BRIDA Mimika Sosialisasikan HAKI, Dorong Perlindungan Kekayaan Intelektual sebagai Fondasi Riset
Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Mimika menggelar sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) bertajuk "Perlindungan Kekayaan Intelektual sebagai Fondasi Penguatan Riset dan Inovasi Daerah" di Ballroom Hotel Horison Diana Timika
Papuanewsonline.com - 23 Jul 2026, 12:02 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Timika — Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Mimika menggelar sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) bertajuk "Perlindungan Kekayaan Intelektual sebagai Fondasi Penguatan Riset dan Inovasi Daerah" di Ballroom Hotel Horison Diana Timika, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti peserta dari unsur perangkat daerah, perguruan tinggi, BUMD, dunia usaha, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, komunitas inovasi, hingga pelaku ekonomi kreatif.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BRIDA Kabupaten Mimika, Darius Sabon Rain, dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini merupakan langkah awal membangun kesadaran bahwa kekayaan daerah tidak hanya berasal dari sumber daya alam, tetapi juga dari hasil pemikiran, penelitian, kreativitas, pengetahuan lokal, karya seni, produk usaha, teknologi, dan inovasi pelayanan publik.
Menurutnya, banyak karya dan inovasi yang berpotensi hilang atau diklaim pihak lain karena belum memperoleh perlindungan hukum.
"Karya yang tidak dicatat seolah-olah tidak pernah ada. Karya yang tidak didaftarkan akan mudah ditiru, dan karya yang tidak memperoleh perlindungan dapat diklaim oleh pihak lain. Inilah alasan mengapa kegiatan ini menjadi sangat penting bagi kita semua," ujarnya.
Darius menjelaskan sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perlindungan kekayaan intelektual, mendorong perlindungan hasil penelitian, inovasi, merek, hak cipta, desain produk kreatif, hingga karya tradisional masyarakat.
Selain itu, BRIDA juga menargetkan terbentuknya Sentra Kekayaan Intelektual Kabupaten Mimika sebagai pusat pelayanan, konsultasi, dan pendampingan bagi perangkat daerah, perguruan tinggi, pelaku UMKM, seniman, pengrajin, komunitas, serta masyarakat adat dalam proses pendaftaran hak kekayaan intelektual.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan jumlah hasil riset dan inovasi daerah yang tercatat serta memperoleh perlindungan hukum, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, pelaku ekonomi kreatif, dan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, peserta tidak hanya menerima materi dari para narasumber, tetapi juga mengikuti praktik teknis pendaftaran kekayaan intelektual agar memahami langkah-langkah konkret dalam melindungi karya yang dihasilkan.
Darius mengakui Kabupaten Mimika memiliki potensi besar berupa hasil penelitian, inovasi, produk UMKM, karya seni, motif budaya, pengetahuan tradisional, aplikasi, desain, hingga inovasi pelayanan publik. Namun, sebagian besar potensi tersebut belum terdata, terdokumentasi secara optimal, maupun memperoleh perlindungan hukum.
"Apabila kita terlambat melindunginya, kita bukan hanya kehilangan hak atas karya-karya tersebut, tetapi juga berpotensi kehilangan nilai ekonomi, identitas budaya, serta pengakuan atas hasil karya masyarakat Mimika," katanya.
Karena itu, BRIDA ingin mengubah paradigma bahwa hasil penelitian tidak boleh berhenti sebagai laporan, inovasi tidak hanya menjadi dokumen administratif, dan karya masyarakat tidak sekadar dipamerkan tanpa perlindungan hukum.
"Setiap karya harus dicatat, setiap inovasi harus dilindungi, dan setiap pencipta harus dihargai," tegasnya.
Usai kegiatan ini, BRIDA akan mendorong identifikasi potensi kekayaan intelektual di seluruh perangkat daerah, perguruan tinggi, pelaku usaha, komunitas kreatif, hingga masyarakat adat. Pembentukan Sentra Kekayaan Intelektual juga akan dilakukan melalui kolaborasi dengan seluruh perguruan tinggi yang ada di Kabupaten Mimika.
Ia berharap sosialisasi tersebut menjadi awal gerakan bersama dalam menjadikan kekayaan intelektual sebagai kekuatan baru untuk mendukung riset, inovasi, pengembangan ekonomi kreatif, serta pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Mimika.
Penulis: Bim
Editor: OF