logo-website
Jumat, 14 Agu 2026,  WIT

Di Distrik KI, Wabup Marlinus Tekankan Pendidikan Kunci Masa Depan Boven Digoel

Wakil Bupati Boven Digoel, Drs. Marlinus, mengingatkan masyarakat Distrik KI akan pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan masa depan generasi muda.

Papuanewsonline.com - 14 Agu 2026, 19:01 WIT

Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan

Dokumentasi

Papuanewsonline.com, Boven Digoel – Wakil Bupati Boven Digoel, Drs. Marlinus, mengingatkan masyarakat Distrik KI akan pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan masa depan generasi muda.

Pesan tersebut disampaikan Marlinus saat melakukan kunjungan kerja (kunker) Pemerintah Kabupaten Boven Digoel ke Distrik KI, Jumat, 14 Agustus 2026.

Dalam pertemuan dengan masyarakat, Wakil Bupati menegaskan bahwa tanggung jawab pendidikan tidak hanya berada pada pemerintah.


"Pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan keterlibatan aktif dari seluruh masyarakat, terutama para orang tua," kata Marlinus.

Ia menekankan peran keluarga sebagai lingkungan pertama pendidikan. Orang tua diminta memastikan anak-anak tetap mendapatkan kesempatan bersekolah dan memperoleh pendidikan yang layak.

Marlinus mengajak warga Distrik KI untuk tidak mengabaikan pendidikan anak meski dihadapkan pada keterbatasan. Menurutnya, pendidikan adalah jalan untuk membuka peluang peningkatan taraf hidup dan modal bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Pendidikan sangat penting untuk masa depan anak-anak kita. Karena itu, mari kita bersama-sama memberikan perhatian dan dorongan agar anak-anak tetap bersekolah dan memiliki cita-cita,” ujarnya.


Ia menambahkan, pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan infrastruktur fisik. Peningkatan kualitas manusia melalui pendidikan harus menjadi perhatian bersama agar masyarakat mampu mengambil peran dalam proses pembangunan.

Kunjungan kerja tersebut juga menjadi agenda penyerapan aspirasi masyarakat distrik dan peninjauan langsung kondisi serta kebutuhan warga di lapangan.

Marlinus berharap sinergi empat pilar — pemerintah daerah, masyarakat, tenaga pendidik, dan orang tua — terus diperkuat agar persoalan pendidikan di Distrik KI dapat ditangani bersama.

“Pemerintah daerah tentu akan terus berupaya memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat. Tetapi dukungan masyarakat juga sangat diperlukan, terutama dalam membangun generasi yang berpendidikan dan memiliki masa depan,” pungkasnya.


Penulis: Muhtar

Editor: OF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE