logo-website
Sabtu, 11 Apr 2026,  WIT

Herman Gafur: Proyek Air Bersih Atuka Hanya Berfungsi Saat Peresmian

Ketua Komisi III DPRK Mimika, Herman Gafur, menyoroti kondisi memprihatinkan warga Kampung Atuka, yang hingga kini belum menikmati fasilitas air bersih meski proyek tersebut sudah diresmikan

Papuanewsonline.com - 11 Apr 2026, 12:51 WIT

Papuanewsonline.com/ Pendidikan & Kesehatan

Ketua Komisi III DPRK Mimika, Herman Gafur saat diwawancarai awak media, pada Jumat (10/4/2026).

Papuanewsonline.com, Timika – Ketua Komisi III DPRK Mimika, Herman Gafur, menyoroti kondisi memprihatinkan warga Kampung Atuka, Distrik Mimika Tengah, yang hingga kini belum menikmati fasilitas air bersih meski proyek tersebut sudah diresmikan. Hasil kunjungan kerja pada Kamis (9/4/2026) mengungkap fakta ironis, di mana instalasi diduga hanya beroperasi saat momen seremonial saja dan mati total setelahnya.


“Faktanya sejak peresmian sampai sekarang, masyarakat sama sekali belum menikmati air bersih. Mereka masih sangat bergantung pada air tadah hujan, apalagi saat musim kemarau tiba” ungkapnya pada (10/4/2026).

Temuan ini juga dibenarkan oleh Kepala SMP Negeri Atuka yang mengaku krisis air berdampak buruk pada kegiatan belajar mengajar dan sanitasi sekolah.

Herman menegaskan hal ini sangat disayangkan karena air bersih adalah kebutuhan dasar yang tidak boleh dijadikan formalitas belaka.

“Jika benar hanya berfungsi saat peresmian, ini adalah kegagalan layanan publik yang harus dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Komisi III telah melaporkan temuan ini kepada pimpinan dewan untuk dijadikan atensi serius.

Langkah selanjutnya, pihaknya akan segera memanggil Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait guna meminta klarifikasi dan pertanggungjawaban.

Herman berharap proses ini segera menemukan solusi konkret, sehingga aset yang dibangun dengan biaya besar dapat benar-benar berfungsi dan memberikan manfaat nyata bagi warga Atuka.

 

Penulis: Jid

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE