Karantina Papua Tengah Pastikan Keamanan 5 Ton Es Krim Asal Bekasi
Hal ini dilakukan untuk menjamin produk yang beredar di masyarakat aman dan layak dikonsumsi. Petugas karantina juga memastikan kualitas produk tetap terjaga selama proses distribusi.
Papuanewsonline.com - 10 Jul 2025, 23:26 WIT
Papuanewsonline.com/ Pendidikan & Kesehatan
Papuanewsonline.com, Nabire
– Melalui Satuan Pelayanan (Satpel) Nabire, Karantina Papua Tengah melakukan pemeriksaan terhadap 5 (lima) ton es krim yang baru saja tiba dari Bekasi, Kamis (10/07/2025). Pemeriksaan ini merupakan bagian dari pengawasan lalu lintas pangan, khususnya produk-produk yang memerlukan penanganan suhu dingin seperti es krim.
Petugas karantina melakukan pengecekan dokumen, kondisi fisik produk, dan memastikan bahwa es krim tersebut telah memenuhi standar keamanan pangan yang ditetapkan.

Proses pemeriksaan meliputi verifikasi dokumen pengiriman, pengecekan kondisi fisik es krim untuk memastikan kualitas dan keamanan produk, serta memastikan kepatuhan terhadap standar keamanan pangan yang berlaku.
Hal ini dilakukan untuk menjamin
produk yang beredar di masyarakat aman dan layak dikonsumsi. Petugas karantina juga memastikan kualitas
produk tetap terjaga selama proses distribusi.
"Pemeriksaan ini penting untuk memastikan bahwa produk yang beredar di masyarakat benar-benar aman dan layak konsumsi. Selain itu, kami juga pastikan kualitas produk tetap terjaga selama proses distribusi," ujar Robinson selaku petugas karantina.

Pengawasan ketat ini dilakukan
untuk melindungi masyarakat dari potensi bahaya yang mungkin ditimbulkan oleh
produk pangan yang tidak memenuhi standar keamanan.
Dengan adanya pengawasan yang ketat ini,
diharapkan masyarakat Nabire dan sekitarnya dapat memperoleh produk pangan yang
tidak hanya lezat, tetapi juga aman bagi kesehatan. ( Jidan )