Kejar Target Tanam Oktober, Kementan Terapkan Swakelola Cetak Sawah Papua
Kementerian Pertanian mempercepat penyelesaian program pencetakan lahan sawah baru di Papua Barat agar siap ditanami pada Oktober 2026.
Papuanewsonline.com - 03 Agu 2026, 21:31 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Manokwari – Kementerian Pertanian mempercepat penyelesaian program pencetakan lahan sawah baru di Papua Barat agar siap ditanami pada Oktober 2026. Untuk mengejar jadwal tanam yang semakin dekat, pemerintah menerapkan skema swakelola tipe II guna menuntaskan sisa pekerjaan tahun 2025 yang belum masuk tahap konstruksi.
Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Hermanto menjelaskan langkah ini diambil agar pemanfaatan lahan tidak terhambat musim tanam.
“Waktu yang tersisa semakin sempit, sehingga skema swakelola dinilai paling efektif mempercepat proses agar hasil panen tahun ini tetap tercapai,” ujarnya.
Dari total alokasi survei dan desain seluas 3.369 hektare pada 2025, sebanyak 2.358 hektare sudah dikontrak, sementara 1.011 hektare di Teluk Bintuni dan Fakfak masih dalam persiapan. Untuk tahun 2026, telah disiapkan lagi 1.864 hektare yang tersebar di empat kabupaten.
Pemerintah menegaskan program ini tidak mengambil hak ulayat masyarakat, melainkan bertujuan meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan bersama.
Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan meminta seluruh jajaran daerah memperkuat sosialisasi agar masyarakat memahami manfaat program.
“Keberhasilan ini akan menjadi dasar penambahan anggaran tahun depan. Jangan sampai penolakan membuat alokasi berpindah ke daerah lain,” tegasnya.
Penulis: Jid
Editor: OF