logo-website
Selasa, 04 Agu 2026,  WIT

9 Helikopter Kawal Operasi Darat TNI di Intan Jaya, TPNPB Klaim Warga Terganggu Ibadah Minggu

KOMNAS TPNPB-OPM melaporkan adanya operasi udara besar-besaran yang melibatkan 9 unit helikopter militer dan sipil di wilayah Kabupaten Intan Jaya.

Papuanewsonline.com - 03 Agu 2026, 23:29 WIT

Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal

Dokumentasi Helicopter

Papuanewsonline.com, Intan Jaya - Manajemen Markas Pusat Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka (KOMNAS TPNPB-OPM) melaporkan adanya operasi udara besar-besaran yang melibatkan 9 unit helikopter militer dan sipil di wilayah Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.


Laporan tersebut tertuang dalam Siaran Pers resmi yang dikeluarkan Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB per Senin, 3 Agustus 2026, yang disampaikan Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom.

Dalam siaran pers tersebut, KOMNAS TPNPB menyebut menerima laporan langsung dari Pasukan TPNPB Kodap VIII Intan Jaya. Disebutkan, operasi udara dilakukan pada Minggu, 2 Agustus 2026, mulai pukul 05.00 WIT hingga sore hari, dengan rute penerbangan dari Distrik Sugapa menuju wilayah Distrik Ugimba.

"9 unit helikopter militer dan sipil telah melakukan operasi udara dari Distrik Sugapa ke wilayah Distrik Ugimba," tulis laporan PIS TPNPB yang dikutip dalam siaran pers tersebut.

Ibadah Minggu Terganggu, Pendoropan di Halaman Gereja

TPNPB mengklaim, manuver belasan kali keluar-masuk helikopter di wilayah tersebut mengakibatkan aktivitas warga sipil terganggu. Warga di kampung-kampung di Distrik Sugapa dan Distrik Ugimba disebut tidak dapat melaksanakan ibadah hari Minggu dengan baik.

Pihak TPNPB juga melaporkan adanya aktivitas pendoropan pasukan dan logistik militer di halaman Gereja Wanibugi, Distrik Ugimba, sebagai bagian dari pengawalan operasi darat yang digelar aparat militer Indonesia.

"Di halaman Gereja Wanibugi, di wilayah Distrik Ugimba aparat militer Indonesia berulangkali melakukan pendoropan pasukan dan logistik militer sambil pengawalan operasi darat," bunyi laporan tersebut.

Pasukan Darat Sudah Masuk Kampung

Selain operasi udara, TPNPB melaporkan bahwa aparat militer Indonesia yang melakukan operasi darat dari Sugapa ke Distrik Ugimba telah menempuh perjalanan selama satu hari sejak 2 Agustus dan telah memasuki wilayah kampung-kampung di Distrik Ugimba.

Disebutkan, sebagian besar pasukan masih berada di hutan-hutan sambil mendirikan kamp-kamp militer.

Menanggapi situasi tersebut, Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB mengeluarkan imbauan kepada aparat militer Indonesia untuk tidak melakukan penembakan dan penangkapan terhadap warga sipil di seluruh wilayah Distrik Ugimba.

Mereka juga mendesak agar seluruh pos-pos militer yang berada di pemukiman warga sipil segera dicabut karena dinilai berdampak langsung terhadap rasa aman warga sipil.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI/Polri maupun Pemerintah Kabupaten Intan Jaya terkait klaim operasi udara dan darat tersebut.


Penulis: Hendrik

Editor: OF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE