Lagi! Tim Gabungan Berhasil Temukan 5 Jenasah Korban Gempa Cianjur
Cianjur sudah hujan rintik-rintik sejak pagi, medan pencariannya sangat perlu kehati-hatian karena licin. Begitu juga saat evakuasi jenazah setelah ditemukan, harus melewati gang sangat sempit dan itu anggota estafet kantong jenazahnya agar bisa sampai ke
Papuanewsonline.com - 26 Nov 2022, 15:41 WIT
Papuanewsonline.com/ Pendidikan & Kesehatan
Papuanewsonline.com, Cianjur-Tim gabungan K9 Polri, Basarnas, dan TNI berhasil mengevakuasi korban hilang yang tertimbun tanah usai gempa Cianjur, Jawa Barat (Jabar). Kali ini, evakuasi menemukan lima jenazah di wilayah Kecamatan Cugenang.
Kadiv Humas
Polri Irjen Pol Dedi
Prasetyo mengungkapkan, evakuasi korban kali ini harus melewati medan
yang cukup menantang. Selain karena gundukan tanah licin karena hujan turun
rintik-rintik sejak pagi, tetapi area pemukiman yang tidak luas juga harus
dilewati.
“Jadi karena
cuaca hari ini di Cianjur sudah hujan rintik-rintik sejak pagi, medan
pencariannya sangat perlu kehati-hatian karena licin. Begitu juga saat evakuasi
jenazah setelah ditemukan, harus melewati gang sangat sempit dan itu anggota
estafet kantong jenazahnya agar bisa sampai ke ambulans,” kata Dedi dalam keterangan
resmi yang diterima Papuanewsonline.com, Sabtu
(25/11).
Dedi
merinci, penemuan pertama pukul 08.00 WIB, berjenis kelamin laki-laki di Desa
Cijendil, Kecamatan Cugenang. Ditemukan di longsoran bawah dekat kali.
Kemudian,
penemuan kedua pukul 09.20 WIB di longsoran atas Desa Cijendil, Kec.Cugenang,
Kab. Cianjur. Ditemukan dua jenazah, yakni laki-laki dan satu balita perempuan
berusia sekitar dua tahun.
Lalu,
penemuan ketiga pukul 09.30 WIB di longsoran atas dekat kali Desa Cijendil,
Kec.Cugenang, Kab. Cianjur. Ditemukan jenazah seorang laki-laki.
Terakhir,
pada pukul 10.55 WIB di pinggir kali longsoran atas Jalan Cariu, Desa Cijendil,
Kec. Cugenang, Kab. Cianjur. Ditemukan satu jenazah laki-laki dewasa.
“Selanjutnya,
seluruh jenazah dibawa ke RSU Sayang untuk proses identifikasi oleh DVI,”
tuturnya.
Dedi
memastikan, evakuasi korban masih akan dilakukan dengan berkoordinasi bersama
stakeholder lainnya. Meski demikian, diakuinya, cuaca dan medan yang tak mudah
masih menjadi tantangan bagi tim gabungan menemukan korban hilang akibat gempa
Cianjur.(Redaksi)