Menko Polkam Djamari Chaniago: Ruang Pendidikan Menentukan Masa Depan Postur TNI
Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, menegaskan bahwa masa depan kekuatan dan postur Tentara Nasional Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan persenjataan, melainkan terutama oleh kualitas sumber daya manusianya.
Papuanewsonline.com - 22 Agu 2026, 14:37 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Bandung — Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, menegaskan bahwa masa depan kekuatan dan postur Tentara Nasional Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan persenjataan, melainkan terutama oleh kualitas sumber daya manusianya.
Hal itu disampaikannya saat memberikan pembekalan kepada Perwira Siswa Pendidikan Reguler LXVIII Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat Tahun Anggaran 2026 di Bandung. 21/8/26)
Penguatan lembaga pendidikan TNI, tegasnya, adalah fondasi utama untuk melahirkan perwira-perwira unggul yang kelak akan memimpin pertahanan negara.
“Pendidikan merupakan investasi penting dalam membangun sumber daya manusia unggul dan memperkuat postur TNI. Karena itu, lembaga pendidikan TNI harus diperkuat dan diisi oleh personel-personel terbaik yang memiliki kompetensi, pengalaman, serta kemampuan untuk membentuk generasi pemimpin masa depan,” ujar Djamari.
Pembangunan kekuatan pertahanan tidak cukup hanya dengan modernisasi alutsista; kualitas manusialah yang menjadi penentu keunggulan sesungguhnya.
Oleh sebab itu, ruang pendidikan harus mampu membentuk karakter, wawasan, kompetensi, dan jiwa kepemimpinan para perwira.
Djamari mengingatkan para perwira siswa agar tidak hanya mengandalkan kemampuan teknis semata, melainkan juga memperkokoh integritas dan keteladanan sebagai pemimpin.
Ia mengutip pesan luhur dari Gurindam Dua Belas karya Raja Ali Haji: “Hukum adil atas rakyat, tanda raja beroleh ‘inayat.”
Maknanya, seorang pemimpin sejati adalah mereka yang senantiasa menegakkan keadilan, berpihak pada kebenaran, dan menempatkan kepentingan bangsa serta negara di atas kepentingan pribadi.
Komandan SeskoAD, Mayjen TNI Agustinus Purboyo, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas pembekalan tersebut.
Pengalaman panjang, integritas, dan keteladanan yang ditunjukkan Menko Polkam menjadi referensi berharga bagi para perwira siswa dalam membangun jati diri pemimpin militer.
Nilai-nilai yang telah disampaikan diharapkan tidak sekadar menjadi materi di ruang kelas, melainkan diamalkan dalam setiap langkah pengabdian kepada negara di masa mendatang.
Penulis: Jid
Editor: OF