Pelantikan Pejabat Mimika Ricuh, Sejumlah ASN Protes Belum Masuk Daftar Pengukuhan
Prosesi pelantikan dan pengukuhan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika yang digelar di Gedung Eme Neme Yauware sempat diwarnai keributan setelah sejumlah Aparatur Sipil Negara
Papuanewsonline.com - 11 Mar 2026, 20:48 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Timika – Acara pelantikan dan pengukuhan jabatan pejabat di lingkungan Pemkab Mimika di Gedung Eme Neme Yauware, Rabu (11/3/2026), sempat diwarnai keributan akibat kekecewaan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang hadir namun belum dilantik pada kesempatan tersebut. Keributan dipicu oleh kekecewaan mereka yang telah menjabat cukup lama bahkan hingga sekitar tujuh tahun, namun tidak termasuk dalam daftar pelantikan kali ini.
Sejumlah ASN mengaku telah menduduki jabatan lama namun
belum pernah mendapatkan pengukuhan resmi. Mereka mempertanyakan alasan tidak
masuk dalam daftar pelantikan serta proses seleksi yang tidak jelas bagi
mereka.
Situasi sempat memanas ketika beberapa orang menyampaikan
protes langsung dan mempertanyakan keputusan pemerintah daerah terkait masa
jabatan dan proses pelantikan yang tidak dilakukan secara menyeluruh untuk
seluruh pejabat.
Menyikapi hal ini, Bupati Mimika Johannes Rettob menjelaskan
bahwa pemerintah telah melalui berbagai tahapan seleksi yang ketat sebelum
menetapkan nama-nama yang dilantik hari ini.
Proses tersebut meliputi seleksi administrasi, evaluasi
kinerja, penyesuaian kesesuaian jabatan, hingga uji kompetensi yang dilakukan
bersama dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN).
“Pemerintah daerah juga memastikan seluruh proses akan tetap
mengacu pada aturan yang berlaku untuk menjamin keadilan dan transparansi bagi
seluruh calon pejabat.
Penulis: Jid
Editor: GF