logo-website
Sabtu, 04 Jul 2026,  WIT

"Saya Kakak Menteri, Kita Bangun Papua Bersama": Amran Sulaiman Temui 150 Mahasiswa Papua

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menerima dan berdialog hangat dengan 150 mahasiswa asal berbagai wilayah Tanah Papua di kediaman pribadinya, Kamis (2/7/2026).

Papuanewsonline.com - 04 Jul 2026, 13:36 WIT

Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menerima dan berdialog hangat dengan 150 mahasiswa

Papuanewsonline.com, Jakarta – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menerima dan berdialog hangat dengan 150 mahasiswa asal berbagai wilayah Tanah Papua di kediaman pribadinya, Kamis (2/7/2026). Dalam suasana penuh kekeluargaan, ia menyapa mereka dengan akrab:

“Saya kakak kalian, juga saudara orang Papua. Mari kita bangun tanah ini bersama-sama.”

Para mahasiswa dari Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Barat Daya, dan wilayah lain menyampaikan beragam potensi daerah, mulai dari ubi jalar, sagu, buah merah, hingga kopi dan kakao. 

Terutama dari Papua Tengah, Edron Tabuni menekankan kebutuhan dukungan pengembangan ubi sebagai pangan pokok masyarakat pegunungan yang harus disesuaikan dengan budaya setempat.

Merespons hal itu, Mentan Amran langsung memutuskan bantuan alat pertanian khusus untuk pengembangan komoditas ubi di Papua Tengah dan Papua Pegunungan. 

“Pembangunan harus berdasar kebutuhan dan potensi yang hidup di masyarakat, bukan keinginan dari jauh,” tegasnya. 

Ia juga telah memetakan komoditas unggulan seluruh wilayah Papua untuk dikembangkan secara tepat sasaran.

Menteri pun mengajak generasi muda Papua tidak hanya menunggu pekerjaan formal, melainkan mulai berusaha di bidang pertanian sejak kuliah. 

“Jangan biarkan lahan menjadi tidur. Kalau mulai tanam sekarang, saat lulus kebun sudah menghasilkan, bahkan pendapatannya bisa melampaui pegawai,” ujarnya optimis. 

Mahasiswa pun menyambut baik perhatian yang cepat dan tepat sasaran ini.


Penulis: Jid

Editor: OF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE