logo-website
Senin, 11 Mei 2026,  WIT

12 Kesepakatan Timika Disahkan, Enam Provinsi Papua Satukan Arah Pembangunan

Forum Koordinasi Strategi Percepatan Pembangunan Papua di Kabupaten Mimika melahirkan 12 Kesepakatan Timika yang menjadi pijakan bersama enam provinsi di Tanah Papua

Papuanewsonline.com - 11 Mei 2026, 21:35 WIT

Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan

Para Gubernur dari enam provinsi di Tanah Papua menunjukkan dokumen “12 Kesepakatan Timika” usai penandatanganan Forum Koordinasi Strategi Percepatan Pembangunan Papua di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Papuanewsonline.com, Timika – Forum Koordinasi Strategi Percepatan Pembangunan Papua yang digelar di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menghasilkan dokumen penting bernama "12 Kesepakatan Timika". Naskah persatuan ini ditandatangani oleh enam pemimpin daerah se-Tanah Papua, di antaranya Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, serta perwakilan provinsi lainnya.


Ketua Panitia, dr. Silwanus Sumule, menyambut baik kesepakatan ini dan menegaskan akan dilanjutkan pembahasan teknis lebih mendalam sebagai panduan pelaksanaan Otonomi Khusus ke depan.

“Kolaborasi adalah kunci, kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri,” ujarnya.

Dalam 12 poin kesepakatan tersebut, para pemimpin sepakat mendukung penuh agenda Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045, serta melanjutkan program strategis nasional mulai dari Trans Papua, Tol Udara, hingga kawasan ekonomi dan industri di berbagai wilayah.


Fokus utama juga tertuju pada penyelesaian pembangunan sarana dan prasarana di Daerah Otonomi Baru paling lambat tahun 2028, pembentukan tim pendampingan tata kelola dana, serta mendorong revisi aturan terkait pengelolaan keuangan daerah agar lebih optimal dan tepat sasaran.

Selain infrastruktur dan keuangan, kesepakatan ini juga menggarisbawahi prioritas kesejahteraan masyarakat lewat visi Papua Sehat, Cerdas, dan Produktif.

Program unggulan mencakup pendataan Orang Asli Papua, beasiswa pendidikan, jaminan kesehatan, hingga menjadikan Papua sebagai pusat pembinaan olahraga nasional.

Poin krusial lainnya adalah prinsip keadilan pembagian kekayaan alam, di mana hasil SDA tidak hanya dinikmati daerah penghasil, melainkan menjadi milik bersama melalui mekanisme adil “satu untuk enam, enam untuk satu”, serta penguatan kelembagaan asosiasi kepala daerah agar sinergi tetap terjaga.

“Selamat atas terbentuknya Kesepakatan Timika sebagai bukti nyata persatuan kita. Terima kasih atas komitmen tinggi seluruh pemimpin yang telah menyatukan visi dan langkah. Semoga 12 poin ini menjadi peta jalan kuat, membawa kesejahteraan merata, keadilan, dan kemajuan nyata bagi seluruh masyarakat di enam provinsi Tanah Papua tercinta,” ucap Silwanus.

Pertemuan serupa diagendakan rutin minimal setahun sekali guna memantau dan mengevaluasi pelaksanaan kesepakatan ini.

 

Penulis: Jid

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE