logo-website
Sabtu, 25 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Wakapolres Bersama Dansektor Pegunungan Bintang Hadiri Hari Pendidikan Nasional 2024 Papuanewsonline.com, Pegubin - Wakapolres Pegunungan Bintang Kompol Micha Toding Potty, SH., SIK., MH., bersama Dansektor Pegunungan Bintang IPTU Muh. Kasim Lating, S.TrK., menghadiri Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di SD YPPK ST. Vinsensius Mabilabol Oksibil, Kamis 2 Mei 2024.Acara tersebut juga di hadiri pejabat daerah, tokoh masyarakat, agama, dan tokoh adat serta perwakilan lembaga pendidikan. Momentum ini menjadi panggung bagi pemangku kepentingan pendidikan setempat untuk merayakan arti pentingnya pendidikan dalam membangun masa depan yang lebih baik.Suasana semangat dan antusiasme terpancar dari partisipasi guru, siswa, dan komunitas pendidikan dalam merayakan Hardiknas ini guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan bagi pembangunan daerah khususnya Kab. Pegunungan Bintang.Wakapolres Pegunungan Bintang Kompol Micha Toding mengungkapkan harapannya bahwa melalui peringatan Hardiknas, kesadaran akan pentingnya pendidikan semakin meningkat di kalangan masyarakat dan para siswa.“Dengan pendidikan yang baik, kita dapat membentuk generasi yang cerdas, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnyaSementara itu Dansektor Pegunungan Bintang IPTU Kasim Lating menyampaikan selamat Hardiknas tahun 2024 dan memotivasi seluruh elemen masyarakat terutama para pelajar untuk terus bersemangat dalam menuntut ilmu."Selamat Hardiknas tahun 2024, terus semangat dalam menuntut ilmu sehingga apa yang di cita-citakan bisa tercapai," ungkapnya. (PNO-12) 03 Mei 2024, 18:01 WIT
Gelar Operasional TW I, Kapolda Papua: Jangan Anggap Remeh Pilkada Tahun Ini Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Daerah Papua menggelar kegiatan Gelar Operasional (GO) Triwulan I Tahun 2024 dalam rangka Anev Sitkamtibmas TW I Tahun 2024 dan Anev Operasi Mantab Brata Cartenz 2023-2024 serta Kesiapan Pengamanan Tahapan Pemilukada Serentak Tahun 2024 di Wilayah Hukum Polda Papua yang dilaksanakan di Aula Ball Room GHB II Hotel Horison Kotaraja Kota Jayapura, Kamis (02/05/2024).Acara tersebut dibuka oleh Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K. dan dihadiri Wakapolda Papua, Brigjen. Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si., Karo Ops Polda Papua, Kombes Pol I Ketut Gede Wijatmika, S.I.K., para PJU Polda Papua, para LO Polda Papua di 3 DOB Papua, para Kapolres/ta Jajaran dan para Kabag Ops Polres/ta Jajaran.Dalam kesempatannya, Kapolda Papua mengapresiasi kepada seluruh personel Polda Papua atas pelaksanaan tugas pengamanan Pemilu Presiden dan Pileg 2024, Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1445 H, serta terciptanya kondusifitas di Wilkum Polda Papua tetap terjaga, walaupun ada beberapa insiden dan aksi tidak mempengaruhi Sitkamtibmas secara keseluruhan.“Tentunya tugas Polri tidak sampai disitu saja, kurang lebih 200 hari lagi akan diselenggarakan pemungutan suara Pilkada, tentunya eskalasi ancaman akan berbeda dari Pemilu 2024,” ucap Kapolda Papua.Lebih lanjut, ia mengingatkan untuk tidak menganggap remeh Pilkada tahun ini dan jangan biarkan isu menjadi aksi, aksi menghasilkan chaos hingga kerugian material dan korban jiwa.“Tentunya seluruh keberhasilan pengamanan pemilu dan kondusifitas Kamtibmas, Polri tidak dapat berjalan sendiri, rangkul TNI, elemen masyarakat, para tokoh, para paslon, tim sukses maupun simpatisan, namun yang paling utama soliditas internal harus ditingkatkan,” ungkapnya.Selain Pilkada, Irjen Fakhiri mengatakan masih banyak agenda kedepan yang harus dipersiapkan salah satunya peringatan hari Bhayangkara dan Proklamasi Kemerdekaan RI, serta kalender Kamtibmas lainnya yang harus diantisipasi.“Seluruh Personel Polda Papua harus menjaga nama baik dan kewenangan, alhamdulilah indeks kepercayaan publik terhadap Polri terus meningkat, saat ini berada di angka 76,4%,” pungkasnya. (PNO-12) 03 Mei 2024, 17:43 WIT
Komnas HAM Apresiasi Kinerja Satgas Operasi Damai Cartenz 2024 Papunewsonline.com, Mimika - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) melaksanakan pertemuan dengan Satgas Operasi Damai Cartenz-2024, pada Kamis 2 Mei 2024 bertempat di Posko Ops Damai Cartenz-2024, Mako Yon B Pelopor Mimika Jalan. Agimuga-Karang Senang, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.Dalam pertemuan itu, Komisioner Komnas HAM RI, Dr. Uli Parulian Sihombing, S.H., M.H. mengucapkan terima kasihnya kepada Ops Damai Cartenz-2024 atas waktu dan atensinya untuk menerima tim dari Komnas HAM untuk berkoordinasi tentang kejadian di Papua Khususnya di Kabupaten Intan Jaya, “Kami sangat mengapresiasi Kegiatan Operasi damai Cartenz dalam penegakan hukum dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia,” Jelas UliKomnas HAM (Komisi Nasional Hak Asasi Manusia) mengapresiasi kinerja Satgas Operasi Damai Cartenz 2024. Satgas ini telah menunjukkan dedikasi dan komitmen yang luar biasa dalam menjaga perdamaian dan keamanan di wilayah Papua.Dalam menjalankan tugasnya, Satgas Operasi Damai Cartenz 2024 telah berhasil mengatasi berbagai tantangan dan menghadapi situasi yang kompleks dengan profesionalisme yang tinggi. Mereka telah bekerja keras untuk memastikan bahwa hak asasi manusia seluruh warga negara terjaga dengan baik.Komnas HAM sangat menghargai upaya Satgas dalam melindungi hak-hak masyarakat, termasuk hak atas kebebasan, keamanan, dan kesejahteraan. Satgas ini telah berperan penting dalam menjaga ketertiban dan keadilan di wilayah Cartenz, sehingga masyarakat dapat hidup dalam suasana yang aman dan tenteram.Apresiasi Komnas HAM juga ditujukan kepada seluruh anggota Satgas Operasi Damai Cartenz 2024, yang telah bekerja keras dan berdedikasi untuk melindungi hak asasi manusia. Semangat mereka dalam menjalankan tugas dengan penuh integritas dan tanggung jawab patut diacungi jempol.Komnas HAM berharap agar kinerja Satgas Operasi Damai Cartenz 2024 terus ditingkatkan dan menjadi contoh bagi satuan tugas lainnya dalam menjaga dan melindungi hak asasi manusia di seluruh Indonesia. Semoga kerja keras dan dedikasi mereka dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Cartenz dan Indonesia secara keseluruhan.Sementara itu, Kaops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos, S.I.K., M.H. juga menambahkan bahwasannya Satgas Damai Cartenz telah membangun komunikasi dan hubungan yang baik masyarakat, baik hubungan sosial maupun musyawarah dengan para tokoh-tokoh masyarakat Papua salah satunya di Intan Jaya dan harapan mereka adalah adanya penambahan pos-pos keamanan demi menjaga masyarakat dari gangguan-gangguan KKB, “Kami terus melakukan pendekatan dengan Masyarakat dan tokoh–tokoh masyarkat dengan melakukan musyawarah guna menambah pos–pos keamanan di wilayah tersebut,” jelas Faizal.Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, AKBP Dr. Bayu Suseno saat dikonfirmasi juga mengatakan, dalam pertemuan itu, Komnas HAM memberikan ucapan terima kasih Kepada Satgas Ops Damai Cartenz-2024 atas penanganganan kasus-kasus yang terkait dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua dengan menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia. “Komnas HAM dalam kunjungannya memberikan dukungan dan masukan positif bagi Satgas Operasi Damai Cartenz 2024, hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk senantiasa memberikan yang terbaik dalam mewujudkan rasa aman bagi masyarakat di seluruh Tanah Papua,” Pungkas Bayu. (PNO-12) 03 Mei 2024, 17:27 WIT
Gelar Konferensi Pers, Polres Merauke Ungkap Keberhasilan Kasus Penganiayaan Papuanewsonline.com, Merauke – Kapolres Merauke, AKBP I Ketut Suarnaya, S.H., S.I.K, melalui Kasie Humas, AKP Ahmad Nurung, S.H, beserta KBO Satuan Reskrim Ipda Sewang, menggelar Konferensi Pers untuk mengumumkan keberhasilan dalam mengungkap kasus penganiayaan. Konferensi Pers tersebut digelar di ruang Humas Polres Merauke, Provinsi Papua Selatan, pada Rabu, 1 Mei 2024.Sebuah kejadian tragis menimpa seorang ibu rumah tangga dengan inisial MM, yang tinggal di Kota Merauke. Korban menjadi sasaran penganiayaan oleh pacarnya, berinisial BGS alias R, yang mengakibatkan patahnya tulang hidung dan memerlukan perawatan medis di RSUD Merauke. Insiden tragis tersebut terjadi di Jalan Raya Mandala pada Selasa, 23 April 2024, sekitar pukul 08.20 WIT.“kasus penganiayaan tersebut bermula saat korban meminta bantuan kepada pelakunya untuk membantu mengurus bubur yang sedang dimasak karena merasa terlambat untuk masuk kerja. Namun, permintaan tersebut menimbulkan cekcok dan akhirnya berujung pada serangan fisik yang brutal, mengakibatkan luka-luka serius pada wajah dan tubuh korban,” ucapnya.Ia menambahkan, seorang saksi, dengan inisial EM, mendengar teriakan minta tolong melalui telepon dari korban. Dia segera melapor ke SPKT Polres setelah mendengar teriakan tersebut. Dengan bantuan beberapa temannya, saksi berhasil mendatangi rumah korban dan kemudian melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib. Korban dievakuasi ke RSUD Merauke untuk mendapatkan perawatan medis.“Berdasarkan laporan yang diterima, tim Satuan Reskrim Polres Merauke melakukan penyelidikan, dan pada tanggal 27 April 2024, pelaku berhasil diamankan di rumah orang tuanya di Jalan Sukarelawan Merauke tanpa perlawanan. Pelaku kemudian ditahan di rutan Polres Merauke untuk diproses sesuai hukum. Atas perbuatannya, pelaku dapat dijerat dengan Pasal 351 ayat (2) KUHP, dengan ancaman hukuman penjara paling lama lima tahun,” terang Kasie Humas.Keberhasilan Polres Merauke dalam mengungkap kasus ini menunjukkan komitmen mereka dalam menegakkan hukum dan melindungi masyarakat dari kekerasan dan tindak kriminalitas. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang di masa mendatang. (PNO-12) 03 Mei 2024, 17:16 WIT
Polres Yahukimo Ungkap Kasus Penganiayaan Berat Terhadap Anggota Polisi Papuanewsonline.com, Yahukimo – Kepolisian Resor Yahukimo berhasil mengungkap kasus penganiayaan berat oleh Orang Tak Dikenal (OTK) terhadap anggota Polres Yahukimo bernama Bripda Oktovianus Buara.Hal ini disampaikan oleh Kapolres Yahukimo, AKBP Heru Hidayanto, S.Sos., M.M, saat melakukan Press Release di Mapolres Yahukimo, Senin (29/04/2024).Kapolres mengatakan personel Polres Yahukimo berhasil mengamankan 5 orang berinisial WK, AP, AS, FW dan DA, sedangkan 2 (dua) orang lainnya masih dalam proses pengejaran serta telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).“Kami telah melakukan penyitaan terhadap beberapa barang bukti diantaranya batu yang digunakan oleh para pelaku untuk membunuh korban, 1 buah balok yang digunakan oleh tsk AS untuk memukul korban, 1 buah jaket yang digunakan oleh tsk AP saat kejadian, kemudian alat tajam/pisau yang digunakan untuk membunuh korban tidak ditemukan di TKP dan masih dalam proses pencarian untuk itu kami akan buat daftar pencarian barang bukti,” ucap Kapolres.Kapolres Yahukimo juga menyampaikan bahwa personel Polres Yahukimo bersama Satgas Operasi Damai Cartenz-2024 akan terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku.“Dua orang pelaku akan terus dilakukan pengejaran oleh tim gabungan Polres Yahukimo dan Satgas Damai Cartenz,” pungkasnya.Selain itu, Kapolres mengapreasi personelnya yang telah berhasil mengungkap para pelaku yang telah melakukan penganiayaan berat terhadap anggotanya yakni Bripda Oktavianus. (PNO-12) 01 Mei 2024, 20:02 WIT
Wakapolda Beri Pembekalan Kepada Bintara Remaja Lulusan Diktukba Polri Gel. II T.A. 2023 Polda Papua Papuanewsonline.com, Jayapura - Wakapolda Papua Brigjen Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si memberikan pembekalan dan arahan kepada personel Bintara Remaja lulusan Diktukba Polri Gel. II T.A. 2023 Polda Papua. Acara tersebut berlangsung di Aula Rastra Samara Polda Papua Lama pada Senin (29/04).Turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni Karo Ops Polda Papua Kombes Pol. I Ketut Gede Wijatmika, S.I.K, Dir Intelkam Polda Papua Kombes Pol. Wawan Setiawan, S.I.K, Dansat Brimob Polda Papua Kombes Pol Budi Satrijo, S.I.K., M.Hum, serta para personel Bintara Remaja lulusan Diktukba Polri sebanyak 311 orang.Dalam arahannya, Wakapolda Papua menyampaikan apresiasi atas semangat yang telah ditunjukkan oleh para personel Bintara Remaja. Ia juga memberikan motivasi agar mereka lebih bersemangat dalam menjalankan tugas kepolisian di wilayah hukum Polda Papua."Saya bangga dengan semangat kalian yang masih membara ini, dan saya yakin kalian akan mampu mengemban tugas ini dengan baik. Jadikan ini sebagai kebanggaan," ujar Wakapolda.Ia menegaskan bahwa pembekalan ini penting untuk menyiapkan para personel dalam melaksanakan tugas di Papua. Meskipun sudah menjalani pendidikan, proses belajar dan latihan belum berakhir. Wakapolda menekankan bahwa tugas sesungguhnya baru dimulai setelah mereka dilantik."Kalian akan bertugas di wilayah pegunungan, yang memberikan kesempatan untuk lebih berprestasi. Namun, untuk mencapai prestasi tersebut, perlu belajar dan berlatih. Saya harap kalian mendengarkan, memahami, dan bertanya dengan baik," tambahnya.Dengan pembekalan ini, diharapkan para personel Bintara Remaja dapat menjadi bagian yang berpengaruh dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Papua. Semangat dan kesungguhan mereka diharapkan akan mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat setempat. PNO-11 01 Mei 2024, 17:20 WIT
Tegaskan Tanggung Jawab, Kapolres Mimika Pimpin Penandatanganan Pakta Integritas Papuanewsonline.com, Timika - Dalam suasana yang penuh keseriusan, Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra, SH, SIK, MH, memberikan arahan tegas kepada calon anggota Polri saat acara penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan Anggota Polri di Gedung Aula Polres Mimika Mile-32, Jayapura, Senin (29/4/2024). Hadir dalam acara tersebut berbagai pihak terkait, termasuk Kabag Sumda Kompol Saidah Hobrouw, SH, panitia, pengawas eksternal, serta perwakilan dari orang tua calon anggota Polri, dan 100 calon anggota Polri.Kapolres Mimika menegaskan bahwa menjadi anggota Polri adalah amanah yang harus diemban dengan sepenuh tanggung jawab, karena konsekuensinya adalah kepada masyarakat dan Tuhan Yang Maha Esa. “Pakta Integritas ini bukanlah hal yang bisa diabaikan. Ini tentang kejujuran, tentang perilaku yang dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya dengan tegas.Dalam konteks penerimaan anggota Polri, Kapolres menjelaskan bahwa kegiatan ini diadakan untuk memastikan bahwa penerimaan anggota Polri dilakukan secara bersih, akuntabel, dan jujur. "Kita harus memastikan bahwa anggota Polri yang direkrut adalah yang memiliki kualitas, integritas, dan karakter yang baik," tambahnya dengan serius.Penandatanganan Pakta Integritas ini tidak hanya sekadar formalitas, tetapi juga menjadi komitmen bersama untuk menjaga integritas dan moralitas dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri. Dengan adanya kesadaran dan komitmen ini, diharapkan akan tercipta lingkungan yang lebih bersih dan transparan dalam institusi kepolisian.Sebagai bagian dari proses seleksi, penandatanganan Pakta Integritas ini menjadi langkah awal bagi calon anggota Polri untuk membuktikan komitmennya dalam menjaga integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat. PNO-11 01 Mei 2024, 01:57 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT