Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Opsnal Narkoba Ringkus Seorang Perempuan Penjual Sabu
Papuanewsonline.com, Jayapura – Tim Opsnal Sat Narkoba Polresta Jayapura Kota meringkus seorang perempuan berinisial SJ Alias Ceria (43) lantaran kedapatan menjual narkotika jenis Sabu bertempat di sekitar Jalan Baru Kali Acai Distrik Abepura, Rabu (24/4) sore.SJ Alias Ceria tertangkap tangan bersama barang buktinya yakni narkotika golongan I jenis Sabu.Hal tersebut diungkapkan Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Dr. Victor D. Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si melalui Kasat Resnarkoba AKP Irene Aronggear, S.H saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (25/4) siang.AKP Irene menerangkan, berawal saat tim opsnalnya mendapatkan informasi adanya penjualan narkotika jenis Sabu disekitar Kali Abepura.“Merespon informasi yang ada, anggota Opsnal kemudian melakukan penyelidikan disekitar TKP dengan melakukan under cover buy, hingga akhirnya anggota pun berhasil masuk ke dalam kios milik SJ dan menemukan barang haram tersebut,” ujar AKP Irene.Lebih lanjut terangnya, sempat lakukan perlawanan terhadap anggota, SJ akhirnya berhasil dibekuk dan ditemukan barang bukti narkotika jenis Sabu sebanyak satu plastik klipper bening ukuran kecil yang disimpannya di dalam kaleng rokok Gudang Garam.“Tak hanya sampai disitu, anggota terus lakukan pencarian barang bukti lainnya hingga ditemukan dua plastik klipper bening ukuran kecil berisikan Sabu yang disimpan di dalam pampers bayi merk mamypoko,” kata AKP Irene.Dirinya juga menambahkan, dari hasil pemeriksaan awal, barang haram tersebut didapat oleh SJ dikirim dari Makassar sebanyak 3 Gram yang dibelinya seharga 2,5 juta per gramnya, dan dijualnya di Kota Jayapura seharga 6 juta rupiah per gramnya.“Kini SJ bersama barang buktinya telah diamankan di Mapolresta Jayapura Kota untuk dilakukan proses penyelidikan dan penyidikan atas perbuatannya,” pungkas Kasat Resnarkoba AKP Irene Aronggear. (PNO-12)
26 Apr 2024, 19:36 WIT
Tingkatkan Literasi, Sat Lantas Polresta Gelar Taman Bacaan Kepada Anak Usia Dini
Papuanewsonline.com, Jayapura - Salah satu bentuk kepedulian dan perhatian serta upaya turut mencerdaskan generasi anak bangsa, Sat Lantas Polresta Jayapura Kota menggelar Kegiatan Taman Bacaan Dan Himbauan Tertib Berlalu Lintas Untuk Anak Usia Dini bertempat di Jalan Tanjung Ria Aspol SPN deplat kiri Jayapura Utara, Rabu (24/04) pagi.Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota Kompol Dian Novita Pietersz, S.I.K ketika dikonfirmasi mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan pihaknya merupakan salah satu wujud kepedulian terhadap sesama yang lebih membutuhkan serta upaya turut mencerdaskan anak bangsa melalui kehadiran Taman Baca. "Personel kami yang dipimpin oleh Aipda Martina Meygar pagi tadi langsung turun kelapangan untuk memberikan edukasi literasi kepada anak usia dini," ujar Kasat Lantas. Lanjut Kompol Dian menjelaskan, tak hanya itu kami juga memberikan himbauan keselamatan berlalu lintas kepada anak-anak untuk selalu mematuhi peraturan dalam berlalu lintas pada saat orang tua mengantar ke sekolah harus menggunakan helm baik orang tua dan anak agar disiplin sejak dini patuhi aturan berlalu lintas. "Himbauan ini kami berikan untuk membuka wawasan anak-anak tentang pentingnya tertib dalam berlalu lintas," terang Kompol Dian.Kompol Dian juga menambahkan, selama kegiatan berlangsung anak-anak merasa sangat senang dan gembira karena dapat bertemu langsung dengan bapak/ibu polisi dan dapat belajar dan bermain bersama. (PNO-12)
26 Apr 2024, 19:21 WIT
Warga Kampung Bring Ikuti Program Gabus Polres Jayapura
Papuanewsonline.com, Jayapura - Pembukaan perdana gerakan baca tulis (GABUS) kali ini menjangkau warga Kampung Bring Distrik Kemtuk Gresi Kabupaten Jayapura, Rabu (24/04).Dalam pembukaan tersebut dihadiri Kapolsek Kemtuk Gresi Iptu Yusuf Kalean serta dihadiri Ondoafi Frans Nian, Kepala Kampung Elisa Nian, para Bhabinkamtibmas Polsek, serta 15 peserta yang juga warga kampung yang nantinya akan mengikuti program gerakan baca tulis dalam memberantas buta aksara.Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH melalui Kapolsek Kemtuk Gresi Iptu Yusuf Kalean mengucapkan terima kasih atas waktu yang diberikan serta dukungan warga dalan program GABUS guna memberantas buta aksara."Kami ucapkan terima kasih kepada Tokoh adat dan warga atas dukungannya Bapak Ibu meminta program Gabus diadakan di kampung Bring, Gabus ini bertujuan untuk memberantas Buta Aksara Untuk bisa membaca dan menulis, sangat luar biasa buat Peserta yang ingin belajar, yang sudah terhitung sekitar 15 orang, kami akan jadwalkan Bhabinkamtibmas yang mengajar minggu depan," katanya.Sementara Kepala kampung Bring Bapak Elisa Nian menyampaikan program GABUS sangat luar biasa."Kami sudah datakan warga yang belum bisa baca tulis, pengetahuan ini sangat penting apalagi program gabus ini sangat luar biasa, mari kita ciptakan generasi muda untuk meningkatkan sumber daya manusia, tak lupa kami ucapkan terima kasih buat Bapak Kapolres Jayapura dengan dibukanya Program Gabus," tutupnya. (PNO-12)
26 Apr 2024, 19:04 WIT
Polda Maluku dan Polresta Ambon Gelar Baksos di Negeri Hulaliu
Papuanewsonline.com, Malteng - Personel gabungan dari Polda Maluku dan Polresta Ambon kembali menggelar Bakti Sosial (Baksos) di Negeri Hulaliu, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (24/4/2024).Kegiatan baksos yang dilaksanakan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat di desa itu, diantaranya pembersihan lingkungan perkampungan, dan pesisir pantainya.Aksi peduli lingkungan yang dipimpin Kabag Log Polresta Ambon Kompol Jandry Alfons dan Kapolsek Pulau Haruku ini juga turut melibatkan para Babinsa Koramil Kecamatan Haruku dan personel Batalyon 733 Raider Masariku Kodam XVI Pattimura.Kapolresta Ambon Kombes Pol Driyano Andri Ibrahim mengaku, kegiatan yang dilaksanakan tersebut atas perintah Kapolda Maluku."Kegiatan ini sudah direncanakan dan dijadwalkan cukup lama hanya baru bisa dilaksanakan pada hari ini," ungkapnya.Menurutnya, kegiatan baksos yang dilaksanakan bertujuan untuk menjalin sinergitas dan kekompakan antara aparat kepolisian, TNI, pemerintah dan masyarakat."Kami berharap dengan kebersaman ini maka situasi kamtibmas di setiap wilayah tetap aman dan kondusif," harapnya.Kapolresta juga menyampaikan rasa syukurnya karena Pemilu 2024 dapat terlaksana dengan lancar dan aman. Ia juga berharap pelaksanaan Pilkada nanti pun bisa berlangsung aman dan damai."Semoga kita juga mampu mengamankan seluruh rangkaian Pilkada dan mampu untuk menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman terkendali," harapnya.Kombes Driyano juga menyampaikan harapan Kapolda Maluku melalui program Basudara Manise yang sudah berjalan selama ini. Ia berharap masyarakat Maluku selalu aman, damai dan sejahtera. (PNO-12)
26 Apr 2024, 18:24 WIT
Sidak Proses Rekrutmen Polri di SPN, Kapolda: Jalankan Sesuai Protap dan Aturan
Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs. H. Lotharia Latif, SH., M.Hum melakukan sidak proses rekrutmen Polri di SPN Polda Maluku di Passo, Kota Ambon, Kamis (25/4/2024).Saat melakukan Sidak serta pengecekan pelaksanaan Verifikasi dan Pemeriksaan Administrasi Awal Seleksi Penerimaan Bintara dan Tamtama Polri Tahun 2024, Kapolda didampingi sejumlah pejabat utama Polda Maluku.Selain mengecek pelaksanaan Rikmin, Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga menyempatkan waktu untuk menyapa dan berbincang dengan para peserta, termasuk saat mereka melakukan pengukuran tinggi badan."Ini merupakan salah satu bukti kongkrit, yang mana saya selaku Penanggungjawab Panitia Seleksi Penerimaan Anggota Polri bertanggung jawab untuk mengecek dan memastikan secara langsung setiap tahapan Proses Penerimaan," kata Kapolda Maluku.Pengecekan yang dilakukan tersebut, lanjut Kapolda merupakan bentuk pengawasan dengan harapan semua tahapan penerimaan seleksi anggota Polri berjalan sesuai mekanisme. "Pengecekan dilakukan agar sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang ditetapkan oleh Mabes Polri yang bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis," ungkapnya.Selain menyapa para peserta, Kapolda juga memberikan pesan moral dan motivasi bagi para Casis Bintara maupun Tamtama Polri 2024."Saya berharap kepada para peserta calon anggota Polri yang saat ini tengah melaksanakan tes, untuk selalu berdoa, berusaha serta mempersiapkan fisik mental akademi yang baik guna mendapatkan hasil yang baik," pintanya.Kapolda juga memberikan arahan kepada para panitia seleksi dan pengawas baik internal maupun eksternal agar dalam melakukan tugas-tugas sebagai panitia penerimaan harus secara profesional.“Sebelumnya kita sudah melaksanakan pakta integritas untuk itu Saya menghimbau bagi seluruh pihak baik itu peserta, panitia maupun Orang tua/wali untuk menghindari segala bentuk pelanggaran atau penyimpangan pada tahapan penerimaan," pintanya.Kepada panitia dan pengawas Kapolda juga berharap agar menjalankan tugasnya secara objektif, jujur dan transparan, sehingga menghasilkan kualitas penerimaan Polri yang Clear and Clean. (PNO-12)
26 Apr 2024, 18:12 WIT
Unpatti kerjasama koas Forensik dengan Polda Maluku
Papuanewsonline.com, Ambon - Rumah Sakit Bhayangkara Ambon bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (FKUP) dalam program Koas (Co-Assisten dokter) Forensik.Kerjasama dilakukan setelah Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif mengetahui kalau selama ini, FKUP melaksanakan koas forensik ke luar daerah yakni di Surabaya, Jawa Timur.Mengetahui hal itu, Kapolda merasa terpanggil dan memerintahkan Kabid Dokkes Polda Maluku, dr. Bambang Prasetya yang juga selaku Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Ambon, untuk dapat menjajaki kerjasama. Ini bertujuan agar dapat mengurangi biaya dan waktu yang dibutuhkan calon-calon dokter yang merupakan anak-anak dari Maluku. Kapolda menyampaikan bahwa kerja sama ini juga wujud nyata tekad Kapolda Maluku untuk memajukan generasi muda Maluku."Program ini sangat baik dan strategis dan berharap dengan adanya kerja sama ini akan menekan biaya dan memajukan para dokter lulusan Unpatti," tegasnya di Ambon, Rabu (24/4/2024).Praktek lapangan tersebut akhirnya telah disepakati dan berjalan sejak tanggal 5 April 2024. Kini, sebanyak 6 sarjana kedokteran Unpatti tengah melaksanakan koas forensik di RS Bhayangkara Ambon.Penanggung jawab Koas Forensik RS Bhayangkara Ambon, dr. Arkipus SpF, menjelaskan, kerjasama dilakukan dengan bagian Medikolegal Fakultas Kedokteran Unpatti. Kerjasama dilakukan untuk mempersiapkan para sarjana kedokteran menjadi seorang dokter."Jadi bagian forensik medikolegal Universitas Pattimura sudah kerjasama dengan Rumah Sakit Bhayangkara Ambon untuk forensik koas. Ini merupakan kepaniteraan klinik, jadi untuk mempersiapkan mereka menjadi dokter itu kan mereka harus praktek dulu. Dan ini sudah dimulai sejak 5 April 2024," kata dr. Arkipus.Kerjasama yang baru berjalan tersebut, diakui dilakukan setelah diminta Kabid Dokkes Polda Maluku. Hal ini dilakukan mengingat adanya ketersediaan tenaga, dan sarana prasarana di RS Bhayangkara."Selama ini kan Unpatti koas di Surabaya. Koas ini kan bisa dilakukan di beberapa rumah sakit. Kalau ada yang mau ke Surabaya bisa juga ke sana. Jadi bisa ada pilihan. Kalau di sini kan biaya murah dan waktu terjangkau," katanya.Selain ketersediaan tenaga dan sarana prasarana di RS Bhayangkara, dr. Arkipus mengaku, kasus penganiayaan juga banyak terjadi, sehingga membutuhkan tenaga forensik di Maluku."Di sini tenaganya ada, sarana prasarananya juga, kasusnya juga banyak, kenapa harus keluar, kan sayang," ungkapnya.Dokter ahli forensik di Maluku ini mengaku, RS Bhayangkara Ambon dan Fakultas Kedokteran Unpatti telah bekerjasama sejak lama pada bidang lainnya. "Selama ini kan Unpatti dengan Rumah Sakit Bhayangkara sudah MoU untuk bagian lain misalnya bedah anastesi memang sudah ada, tinggal tambah forensik saja. Dan ada enam orang untuk pertama kali yang sudah koas forensik dan ini sudah minggu ketiga berjalan," jelasnya.Mereka yang menjalani koas diakui telah masuk pada tingkat kepanitiraan. "Dokter itu kan sampai semester delapan itu mereka kuliah di kampus, dan diwisuda sebagai sarjana kedokteran. Setelah itu baru mereka praktek di rumah sakit namanya kepaniteraan klinik atau koas. Jadi mereka ini sudah sarjana kedokteran. Mereka koas untuk persiapan jadi dokter, ada forensik, bedah, penyakit dalam, semua dilalui, ada yang 1 minggu, 1 bulan, 3 bulan, kalau di forensik kita kasih 5 minggu," jelasnya.Ia berharap kompetensi para koas forensik seperti forensik klinik misalnya kasus visum hidup (korban penganiayaan, KDRT, pencabulan) bisa melakukan pemeriksaan, dan meraka dapat mengeluarkan hasil visum et repertum (VER) untuk dipakai oleh penyidik."Kalau nanti sudah jadi dokter mereka bisa langsung mempraktekkan, karena nanti setelah jadi dokter yang dihadapi adalah kasus-kasus itu," jelasnya.Untuk visum mati (orang meninggal), Arkipus mengaku mereka bisa melakukan visum luar kemudian membuat VER. Namun untuk autopsi atau pemeriksaan dalam, hal itu kompetensinya adalah ahli."Kita bersyukur karena bisa buka koas forensik di Ambon, karena ini juga sekaligus membantu anak-anak, karena kalau ke luar (daerah) mungkin juga biaya agak mahal," pungkasnya. PNO-11
25 Apr 2024, 18:29 WIT
Unpatti kerjasama koas Forensik dengan Polda Maluku
Papuanewsonline.com, Ambon - Rumah Sakit Bhayangkara Ambon bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (FKUP) dalam program Koas (Co-Assisten dokter) Forensik.Kerjasama dilakukan setelah Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif mengetahui kalau selama ini, FKUP melaksanakan koas forensik ke luar daerah yakni di Surabaya, Jawa Timur.Mengetahui hal itu, Kapolda merasa terpanggil dan memerintahkan Kabid Dokkes Polda Maluku, dr. Bambang Prasetya yang juga selaku Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Ambon, untuk dapat menjajaki kerjasama. Ini bertujuan agar dapat mengurangi biaya dan waktu yang dibutuhkan calon-calon dokter yang merupakan anak-anak dari Maluku. Kapolda menyampaikan bahwa kerja sama ini juga wujud nyata tekad Kapolda Maluku untuk memajukan generasi muda Maluku."Program ini sangat baik dan strategis dan berharap dengan adanya kerja sama ini akan menekan biaya dan memajukan para dokter lulusan Unpatti," tegasnya di Ambon, Rabu (24/4/2024).Praktek lapangan tersebut akhirnya telah disepakati dan berjalan sejak tanggal 5 April 2024. Kini, sebanyak 6 sarjana kedokteran Unpatti tengah melaksanakan koas forensik di RS Bhayangkara Ambon.Penanggung jawab Koas Forensik RS Bhayangkara Ambon, dr. Arkipus SpF, menjelaskan, kerjasama dilakukan dengan bagian Medikolegal Fakultas Kedokteran Unpatti. Kerjasama dilakukan untuk mempersiapkan para sarjana kedokteran menjadi seorang dokter."Jadi bagian forensik medikolegal Universitas Pattimura sudah kerjasama dengan Rumah Sakit Bhayangkara Ambon untuk forensik koas. Ini merupakan kepaniteraan klinik, jadi untuk mempersiapkan mereka menjadi dokter itu kan mereka harus praktek dulu. Dan ini sudah dimulai sejak 5 April 2024," kata dr. Arkipus.Kerjasama yang baru berjalan tersebut, diakui dilakukan setelah diminta Kabid Dokkes Polda Maluku. Hal ini dilakukan mengingat adanya ketersediaan tenaga, dan sarana prasarana di RS Bhayangkara."Selama ini kan Unpatti koas di Surabaya. Koas ini kan bisa dilakukan di beberapa rumah sakit. Kalau ada yang mau ke Surabaya bisa juga ke sana. Jadi bisa ada pilihan. Kalau di sini kan biaya murah dan waktu terjangkau," katanya.Selain ketersediaan tenaga dan sarana prasarana di RS Bhayangkara, dr. Arkipus mengaku, kasus penganiayaan juga banyak terjadi, sehingga membutuhkan tenaga forensik di Maluku."Di sini tenaganya ada, sarana prasarananya juga, kasusnya juga banyak, kenapa harus keluar, kan sayang," ungkapnya.Dokter ahli forensik di Maluku ini mengaku, RS Bhayangkara Ambon dan Fakultas Kedokteran Unpatti telah bekerjasama sejak lama pada bidang lainnya. "Selama ini kan Unpatti dengan Rumah Sakit Bhayangkara sudah MoU untuk bagian lain misalnya bedah anastesi memang sudah ada, tinggal tambah forensik saja. Dan ada enam orang untuk pertama kali yang sudah koas forensik dan ini sudah minggu ketiga berjalan," jelasnya.Mereka yang menjalani koas diakui telah masuk pada tingkat kepanitiraan. "Dokter itu kan sampai semester delapan itu mereka kuliah di kampus, dan diwisuda sebagai sarjana kedokteran. Setelah itu baru mereka praktek di rumah sakit namanya kepaniteraan klinik atau koas. Jadi mereka ini sudah sarjana kedokteran. Mereka koas untuk persiapan jadi dokter, ada forensik, bedah, penyakit dalam, semua dilalui, ada yang 1 minggu, 1 bulan, 3 bulan, kalau di forensik kita kasih 5 minggu," jelasnya.Ia berharap kompetensi para koas forensik seperti forensik klinik misalnya kasus visum hidup (korban penganiayaan, KDRT, pencabulan) bisa melakukan pemeriksaan, dan meraka dapat mengeluarkan hasil visum et repertum (VER) untuk dipakai oleh penyidik."Kalau nanti sudah jadi dokter mereka bisa langsung mempraktekkan, karena nanti setelah jadi dokter yang dihadapi adalah kasus-kasus itu," jelasnya.Untuk visum mati (orang meninggal), Arkipus mengaku mereka bisa melakukan visum luar kemudian membuat VER. Namun untuk autopsi atau pemeriksaan dalam, hal itu kompetensinya adalah ahli."Kita bersyukur karena bisa buka koas forensik di Ambon, karena ini juga sekaligus membantu anak-anak, karena kalau ke luar (daerah) mungkin juga biaya agak mahal," pungkasnya. PNO-11
25 Apr 2024, 18:29 WIT
Bid Humas Polda Papua Raih 2 Penghargaan dalam Rakernis Humas Polri 2024
Papuanewsonline.com, Surabaya - Polri menggelar Rakernis Humas tahun anggaran 2024 dengan tema “Divisi Humas Polri Siap Mendukung Stabilitas Kamtibmas yang Kondusif Dalam Proses Demokrasi Guna Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan”. Acara ini berlangsung dari Senin, 22 April 2024 hingga Rabu, 24 April 2024 di Surabaya.Dalam rakernis ini, seluruh Polda di Indonesia berpartisipasi untuk membahas tugas Humas Polri ke depan, serta melakukan Analisa dan Evaluasi (Anev) kinerja Bidang Humas di masing-masing Polda.Bidang Hubungan Masyarakat (Bid Humas) Polda Papua meraih Dua penghargaan, yaitu Kategori Amplifikasi Berita Positif Polri Terbanyak Zona WIT dan Cipta Trending Topik (CTT) Zona WIT. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, menyatakan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh personel Humas Polri untuk meningkatkan kinerja."Perasaan tentu senang mendapat penghargaan, tapi kami akan lebih menjadikan penghargaan ini motivasi untuk bekerja lebih baik lagi, bukan sekedar kebanggaan," ujarnya.Dalam kesempatannya, Kombes Pol. Benny menekankan pentingnya peran Humas Polri dalam menjaga stabilitas Kamtibmas yang kondusif dalam proses demokrasi, sejalan dengan percepatan transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan."Kepercayaan Masyarakat terhadap Institusi Polri adalah harga mati yang harus kita jaga," tegasnya.Kabid Humas Polda Papua juga menyoroti pentingnya kerjasama antara Humas Polri dengan komponen masyarakat dan pelaku komunikasi lainnya. Dalam menjalankan fungsi kehumasan, personel Polri harus dapat menjalin kerjasama yang baik dan menyediakan informasi yang akurat dan mudah diakses oleh masyarakat.Ia juga mengajak media dan pegiat media untuk mendukung pemberitaan yang positif guna menciptakan suasana yang kondusif di tengah masyarakat.Semua peserta Rakernis Humas, termasuk pejabat utama Divisi Humas Polri dan Kabid Humas dari seluruh Polda se-Indonesia, hadir dalam acara ini yang dibuka langsung oleh Kadivhumas Polri Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, S.IK., S.H., M.Hum.Dalam kegiatan tersebut, Kadiv Humas Polri menyampaikan Direktif dan Pembulatan dengan menekankan peningkatan pemantauan terhadap isu-isu sensitive yang berpotensi menjadi gangguan kamtibmas serta meningkatkan kegiatan yang bersifat Cooling System di masa pemilu yang mampu mencegah polarisasi di tengah masyarakat.“Tidak hanya itu, saya juga menginginkan pengoptimalan kegiatan komunikasi, koordinasi dan kolaborasi melalui Badan Koordinasi Humas (Bakohumas) yang melibatkan beberapa instansi dan komunitas terkait,” tuturnya.Menurutnya, berdasarkan Perkap No.6 Tahun 2023 seluruh Pegawai Negeri pada Polri adalah pengemban fungsi Kehumasan sehingga mengharuskan Like, Share dan Comment pada setiap postingan akun resmi Polri dikarenakan Humas adalah salah satu pilar penting untuk membangun Kepercayaan Publik sehingga perlunya meningkatkan kompetensi Kehumasan melalui Proses Sertifikasi metode e-learning Humas Presisi (Muda, Madya, Utama).“Selain penekanan yang telah saya sampaikan tadi, saya akan memberikan akses Aplikasi Humas Presisi Sistem yang ada dalam Portal Humas kepada masing-masing Bid Humas Polda Jajaran. Sehingga dapat lebih memberikan kontribusinya dalam mengantisipasi gangguan-gangguan kamtibmas didunia nyata,” kata Irjen Pol. Sandi Nugroho sekaligus menutup Rakernis Div Humas Polri 2024. PNO-11
25 Apr 2024, 18:21 WIT
Polda Maluku Bersama Polresta Ambon Gelar Bakti Sosial di Negeri Ulath dan Ouw
Papuanewsonline.com, Malteng - Kepolisian Daerah Maluku bersama Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease melaksanakan kegiatan bakti sosial yang bertempat di negeri Ulath dan Negeri Ouw, Kecamatan Saparua Timur, Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (24/4/2024).Kegiatan yang dikemas dengan nama Bakti Polri Presisi ini merupakan implementasi dari Program Kapolda Maluku yaitu "Basudara Manise".Dalam pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan atas perintah Kapolda Maluku ini turut hadir Kapolresta Ambon, Kombes Pol Driyano Andri Ibrahim, Kasdim 1504 Ambon, kepala pemerintahan kedua desa, camat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, dan masyarakat.Bakti sosial yang dilaksanakan hari ini berupa pengecatan dan pembersihan Kantor Negeri Ouw; Pembersihan Gapura masuk Negeri Ulath sampai ke pantai Beilohy Amalatu negeri Ouw; Pembersihan ruas-ruas jalan di Negeri Ouw dan Negeri Ulath; Pembersihan Baileo (rumah adat) Negeri Ulath."Kegiatan yang kembali dilakukan ini merupakan wujud kepedulian Polri untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat," ungkap Kapolda.Kegiatan Bakti Polri Presisi ini, lanjut Kapolda akan dilaksanakan secara rutin di semua jajaran Polres. Pelaksanaannya dilakukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat."Semoga kegiatan yang dilaksanakan oleh Polri ini dapat bermanfaat dan membantu masyarakat," ungkapnya.Pada pembukaan kegiatan yang berlangsung di gedung serbaguna Gereja Negeri Ouw, Camat Saparua Timur mengaku Camat Saparua Timur, Khalid Pattisahusiwa menyampaikan terima kasih kepada Kapolda dan Kapolresta Ambon beserta jajaran yang telah melakukan kegiatan bakti sosial di Kecamatan Saparua Timur terkhus di Negeri Ouw dan Ulath."Kami menyambut baik dan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini yang merupakan wujud komitmen baik dari pihak Kepolisian serta membantu masyarakat untuk tetap menjalin sinergitas antara TNI/Polri, Pemerintah Kecamatan Saparua Timur, pemerintah Negeri Ouw dan Ulath," katanya.Camat berharap, dengan adanya kegiatan seperti ini dapat membangun kerjasama yang solid antara TNI/Polri, Pemerintah Kecamatan Saparua Timur, pemerintah Negeri Ouw dan Ulath dalam menjaga situasi Kamtibmas yang selalu kondusif dalam menyambut proses Pilkada tahun 2024 di Maluku.Sementara itu, Kapolresta Ambon dalam sambutannya memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat di negeri Ouw dan Ulath yang telah datang berkumpul untuk bersama-sama mensukseskan kegiatan Bakti sosial yang dilaksanakan."Kegiatan ini dilakukan atas perintah Kapolda Maluku dan sudah direncanakan dan dijadwalkan cukup lama hanya baru bisa dilaksanakan pada hari ini," ungkapnya.Kegiatan baksos hari ini dapat berlangsung atas dukungan serta kerjasama Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tengah, rekan rekan TNI dan turut dibantu Forkopimcam Saparua Timur, pemerintah Negeri Ouw dan Ulath."Dengan demikian kita semua perlu terus untuk menjalin sinergitas dan kekompakan yang selama ini sudah berjalan dengan sangat baik sehingga kita secara bersama sama dengan seluruh elemen masyarakat dapat menjaga situasi agar tetap kondusif khususnya di Negeri Ouw dan Ulath," harapnya.Kapolresta Ambon juga menyampaikan rasa syukurnya karena Pemilu 2024 dapat terlaksana dengan lancar dan aman. Ia juga berharap pelaksanaan Pilkada nanti juga bisa berlangsung aman dan damai."Semoga kita juga mampu mengamankan seluruh rangkaian Pilkada dan mampu untuk menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman terkendali," harapnya.Kapolresta juga menyampaikan harapan Kapolda Maluku dengan adanya program Basudara Manise yang sudah berjalan selama ini dapat menciptakan Maluku yang aman, damai dan sejahtera."Marilah kita sama-sama bahu membahu untuk tetap menjaga situasi keamanan masing-masing Negeri di seluruh Wilayah Maluku agar tetap aman dan penuh kedamaian serta kenyamanan. Seluruh elemen masyarakat juga harus mendukung semua program program dan kegiatan Polri yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, sehingga pelaksanaan tugas Polri dapat terlaksana dan memperoleh hasil yang optimal serta dampak dan manfaatnya juga dapat dirasakan oleh masyarakat," pintanya. (PNO-12)
25 Apr 2024, 18:09 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru