Papuanewsonline.com
BERITA TAG Kriminal
Homepage
Inilah Serangkaian Keberhasilan Brigjen Dr Faizal Ramadhani Selama Menjadi Ka Ops Damai Cartenz 2023
Papuanewsonline.com, Jayapura - Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H. yang merupakan salah satu Perwira tinggi di Kepolisian Repbulik Indonesia memiliki catatan prestasi yang gemilang di Tanah Papua.Sejak dipercayakan menaungi Operasi Damai Cartenz sebagai Kepala Operasi (Kaops) dari Tahun 2023-2024 telah banyak keberhasilan yang dicapainya. Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M., M.H., dalam keterangannya membeberkan rangkaian keberhasilan yang dicapai oleh Satgas Ops Damai Cartenz selama kepemimpinan Brigjen Dr. Faizal Ramadhani. keberhasilan tersebut diantaranya:Pada bulan Febuari 2023, Tim Gabungan Satgas Damai Cartenz berhasil mengevakuasi 15 pekerja bangunan yang diancam oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Pimpinan Egianus Kogoya bertempat di Distrik Paro Kab. Nduga.Dua bulan berikutnya, Satgas Damai Cartenz berhasil mengamankan 1 orang terduga Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Kab. Puncak. Selain itu, Satgas Damai Cartenz gabungan TNI-Polri berhasil mengamankan 2 pucuk senjata api laras panjang dan 1 pucuk senjata laras pendek beserta ratusan butir amunisi di Area Camp Simal Kab. Nduga.Pada bulan Mei 2023, Satgas Damai Cartenz berhasil melakukan penagkapan terhadap saudara Anis Taplo yang berprofesi sebagai jaringan senjata dan amunisi Kab. Pegunugan Bintang dan juga berhasil mengamankan Kopitua Heluka KKB Yahukimo yang diduga merupakan pelaku pembunuhan dikilo 7 lokpon Kab. Yahukimo.Berselang sebulan kemudian, Tim Gabungan Satgas Damai Cartenz dan Polres Kep. Yapen berhasil menggerebek dan menduduki markas KKB di kampung Ambaidiru Distrik Kosiwo Kab. Kepulauan Yapen. “Penggerebekan tersebut berawal dari serangkaian aksi KKB yang membakar alat berat dan pengibaran bendera bintang kejora”, Ujar Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno.Lanjutnya, pada bulan Agustus 2023, Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo kembali berhasil menggerebek markas KKB Kodap XVI Yahukimo pimpinan Kopitua Heluka bertempat di belakang Kantor Bupati Yahukimo dan terjadi kontak senjata antara Personel Satgas Damai Cartenz. Dalam kontak tersebut sebanyak 2 anggota KKB Mati.Masuk pada bulan September, Aparat Gabungan Satgas Damai Cartenz berhasil menembak mati 2 anggota KKB yang terlibat kontak senjata dengan aparat keamanan pada 11 September 2023.“Kontak tembak tersebut diawali dari terjadinya aksi pembakaran bangunan perumahan nakes RSUD Ilaga yang diduga dilakukan oleh KKB Puncak”, terang Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno.Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, kembali mejelaskan bahwa, pada akhir bulan September tepatnya pada tanggal 30 September 2023, Satgas Damai Cartenz berhasil menembak mati 5 orang anggota KKB yang bertempat di Kampung Mondusit Disktrik Serambakon Kab. Pegunungan Bintang dan berhasil mengamankan 2 pucuk senjata laras panjang dan 2 pucuk senjata laras pendek.“Brigen Pol. Faizal Ramadhani diakhir jabatannya sebagai Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz pada Tahun 2023 silam berhasil menangkap 3 anggota KNPB yang merupakan terduga pembunuhan aktivis perempuan Papua Michelle Kurisi Doga di Kab. Jayawijaya” pungkasnya.Selama pelaksanaan operasi satgas damai cartenz-2023 berhasil menangkap 33 orang anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB), berhasil menewaskan 19 kkb, terdapat 32 senjata yang berhasil disita, 1.279 butir amunisi, 25 magasen, 107 alat komunikasi, 31 bilah senjata tajam, 334 barang lainnya termasuk atribut, bendera dan lain-lain serta berhasil menduduki dan menguasai sebanyak 42 titik markas KKB.Lebih Lanjut, Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno menerangkan, Masuk pada Tahun 2024, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., kembali dipercayakan untuk melanjutkan tugasnya sebagai kepala Operasi Damai Cartenz-2024.“Dengan cara kepemimpinannya dan strategi yang begitu profesional, Operasi Damai Cartenz di Tahun 2024 mampu melampaui catatan keberhasilan di tahun sebelumnya” Tutur Kasatgas Humas Damai Cartenz-2024.Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, dalam keterangannya kembali menerangkan bahwa, sejak 21 Januari 2024, sebanyak 5 anggota KKB dilaporkan tewas dalam kontak tembak dengan pasukan gabungan TNI-Polri di Kabupaten Intan Jaya dan pada 23 januari 2024, Satgas Damai Cartenz-2024 Kembali berhasil menembak mati 1 anggota KKB wilayah Intan Jaya atas nama Harisatu Nambagani saat kontak tembak terjadi di pos tower Tigamajigi, Sugapa, Kab. Intan Jaya.Selain itu juga, 5 (Lima) keberhasilan yang dicapai pada bulan Febuari Tahun 2024.Yang pertama, pada tanggal 3 Februari 2024, Satgas Ops Damai Cartenz-2024 berhasil mengamankan 3 anggota KKB di Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah. “Dalam peristiwa tersebut, 1 KKB tewas atas nama Warinus Murib dan 2 KKB lainya Diamankan yakni KKB (AM) dan KKB (DK)”. Pungkasnya.Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, menjelaskan, 4 (Empat) hari berselang Satgas Ops Damai Cartenz-2024, berhasil membawa terdakwa atas nama Penihas Heluka alias Kopi Tua Heluka ke Pengadilan Negeri Wamena Kelas IIA karena terbukti secara sah terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap Pratu Eka Johan Kaize di Perum Pemda Yahukimo Dan Brigadir Usdar di depan Bank BRI unit Dekai, yahukimo.Selanjutnya, Pada minggu 18 Februari 2024, 1 anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atas nama ALENUS TABUNI alias KOBUTER diamanakan oleh Satgas Ops Damai Cartenz-2024 di depan Puskesmas Distrik Ilaga Kabuapten Puncak saat sedang bergabung dengan sekelompok masyarakat yang berdiri di depan puskesmas Distrik Ilaga.Pada 20 Februari 2024, tepatnya di Hotel Lavela In, Mimika, Satgas Ops Damai Caetenz-2024 Berhasil Mengamankan seorang anggota KKB, EPSON NIRIGI yang berperan sebagai penyuplai amunisi dan senjata api kepada kelompok KKB Kodap III Ndugama, Pimpinan Egianus Kogoya di Kabupaten Mimika, Papua Tengah dan diakhir bulan Pada Kamis 22 Februari 2024, Aparat Gabungan TNI-Polri Satgas Damai Cartenz-2024 dan Satgas Yonif 7 Marinir Yahukimo Berhasil melakukan penindakan di Area Kali Brasa, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.“Dalam Peristiwa itu, Tim gabungan berhasil melumpuhkan 1 orang yang diduga merupakan anggota KKB serta mengamankan 2 orang saksi di TKP penindakan”, terang Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno.Lanjutnya, pada bulan Maret 2024, Satgas Operasi Damai Cartenz-2024, berhasil tangkap 1 anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Puncak, atas nama Jukius Tabuni (32 tahun) di Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah.Sebulan kemudian, Satgas Ops Damai Cartenz-2024 bersama Satgas Amole 2024 dan Satgas Nanggala berhasil menembak mati 2 anggota KKB wilayah Mimika yang diduga Abubakar Kogoya atau (ABK), dan Demianus Magay (DM) di sekitar Kali Kabur, Mile 69 Distrik Tembagapura, Kabupaten MimikaPada Senin 8 April 2024, Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz-2024 berhasil mengamankan satu orang KKB atas nama Bui Wonda alias Bossman Wenda terkait senjata dan amunisi dan Pada Kamis, 11 April 2024, Satgas Operasi Damai Cartenz-2024 Wilayah Yahukimo berhasil melumpuhkan 2 anggota KKB aktif kelompok Kopi Tua Heluka dan kelompok Yotam Bugiangge. Mereka adalah Afrika Heluka, anggota KKB aktif kelompok Yahukimo pimpinan Kopi Tua Heluka dan Toni Wetapo alias Toni Giban, anggota KKB aktif kelompok Yahukimo pimpinan Yotam Bugiangge.Pada bulan Mei 2024, Personel Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz-2024 mendampingi tim Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nduga Provinsi Papua Pegunungan melimpahkan tersangka EN alias Epson Nirigi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Wamena Kabupaten Jayawijaya dan juga berhasil mengamankan seseorang yang diduga sebagai pelaku pembunuhan Almarhum Danramil 1703- 4/Aradide, Lettu (Anm.) Oktovianus Sogalrey yang tertangkap Tengah membawa kabur telepon genggam milik korban.Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, menerangkan, selanjutnya, Satgas Ops Damai Cartenz-2024 berhasil membekuk anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Puncak, Lupa Waker alias Lupa Walo, di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Tidak hanya itu, Aparat gabungan TNI-Polri dan Satgas Ops Damai Cartenz-2024 kembali berhasil Menembak Mati 1 Anggota KKB atas nama, Basoka Lawiya alias Masyarakat Kogoya yang merupakan Ajudan pimpinan KKB Undius Kogoya, di Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai.“Dibulan Juni 2024, Satgas Ops Damai Cartenz-2024 berhasil menangkap “M.O” saat hendak melakukan transaksi jual beli senjata di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura dan juga Satgas Ops Damai Cartenz-2024, telah berhasil menangkap Petrus Oyaitouw berusia 74 tahun (petani) di Kelurahan Hedam, Distrik Heram, Kota Jayapura terkait kasus kasus jual beli senjata api di Jayapura”, terang Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno.Lanjutnya, pada tanggal 7 Juni, Satgas Damai Cartenz berhasil menangkap Sarius Indey, Tersangka Baru Kasus Senjata Api di Hamadi, Kampung Nelayan, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura. Seminggu kemudian Satgas Ops Damai Cartenz 2024, Kodam XVII/Cenderawasih dan Polda Papua berhasil menduduki Markas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), pimpinan Undius Kogoya di Distrik Bibida Kabupaten Paniai.“Tidak berhenti disitu, Satgas Ops Damai Cartenz-2024 dan TNI-Polri berhasil menembak mati satu KKB disekitar markas KKB di Distrik Bibida, Paniai, yang diduga merupakan KKB dari kelompok KKB Undius Kogoya.” Ujar Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno.Pada Juli 2024, Satgas Operasi Damai Cartenz-2024, berhasil menangkap Satu KKB atas nama Basoka Lawiya yang merupakan KKB Kodap VIII Intan Jaya Pimpinan Undius Kogoya di Kampung Topo, Distrik Uwapa, Kabupeten Nabire, Papua Tengah Dan pada Agustus 2024, Aparat Gabungan TNI-Polri satgas Ops Damai Cartenz-2024 berhasil mengevakuasi Jenazah pilot helikopter milik PT. Intan Angkasa Air Service, Mr. Glen Malcolm Conning dari Distrik Alama ke Timika.Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno. Menambahkan, Pada Kamis 8 Agustus 2024 hingga Sabtu 10 Agustus 2024, Satgas Ops Damai Cartenz 2024, Satgas Amole, dan Anggota Brimob Batalyon B Pelopor Polda Papua, Berhasil melakukan pengibaran bendera Merah Putih di puncak Gunung Cartensz, titik tertinggi Indonesia dengan ketinggian 4.884 meter di atas permukaan laut dalam rangka Menyambut Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia.“Tidak hanya sampai disitu, tepatnya di hari Kemerdekaan RI Ke 79, Tim Gabungan TNI-Polri dari Satgas Operasi Damai Cartenz-2024 berhasil menangkap dan mengamankan DPO Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Nduga, Rife Kerebea, alias Erik, alias Trisna Telenggen yang merupakan orang kepercayaan Egianus Kogoya di Kabupaten Nduga, Papua Tengah.” Tutur Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno.Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, menambahkan bahwa keberhasilan yang dicapai oleh Satgas Ops Damai Cartenz selama kepemimpinan Brigjen Dr. Faizal Ramadhani telah berjalan dengan sangat maksimal. Hal ini terlihat dari tindakan tegas terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menyebabkan banyak anggota KKB berhasil dilumpuhkan, dan beberapa di antaranya tewas dalam operasi Damai Cartenz di Papua.“Selain itu, anggota KKB yang ditangkap telah menjalani proses hukum sesuai dengan undang-undang yang berlaku”. Tutup Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno. (PNO-12)
14 Sep 2024, 20:52 WIT
Ditresnarkoba Polda Papua Musnakan 1 Kg Ganja dan 210 Paket Sabu
Papuanewsonline.com, Jayapura – Direktorat Reserse Narkoba Polda Papua memuskanan barang bukti Narkoba jenis ganja dan sabu hasil penangkapan selama bulan September 2024. Adapun barang bukti yang di musnakan sebanyak 959,56 gram Narkoba jenis ganja dan 210 paket Narkoba jenis Sabu.Direktur Reserse Narkoba Polda Papua, Kombes Pol Alfian mengatakan pemusnahan narkoba tersebut dilaksanakan di kantor Penjagaan Narkoba Polda papua jalan Trikora Dok 5 atas sekitar pukul 10.00 Wit, Jumat (13/9/2024).”Ada dua giat pemusnahan, yang pertamana Giat pemusnahan narkoba jenis ganja atas dasar LP/52/IX/2024/SPKT-DITNKB POLDA PAPUA, tanggal l 04 September 2024 dengan tersangka Samuel Waisapy dan Roy Agustinus Wondiwoy, dengan berat barang bukti 959,56 gram ganja dan yang kedua pemusnahan narkoba jenis sabu sebanyak 210 paket dengan tersangka atas nama Supardi,” ungkap Kombes Alfian, Jumat (13/2024).Dijelaskan Alfian, untuk pemusnahan ganja dilakukan menggunakan potongan drum kemudian ganja dimasukkan kedalam potongan drum lalu dibakar hingga ganjanya habis“Berikut untuk barang bukti 210 paket sabu di musnakan dengan cara menggunakan panci berisi air mendidih kemudian dsabu dimasukkan kedalam panci tersebut hingga sabu habis mencair,” jelasnya.Lanjut Kombes Alfian, sebelum melakukan pemusnahan semua barang bukti baik ganja maupun sabu di periksa dulu oleh pihak labfor Polda Papua.“Jadi pemusnahannya itu setelah dilakukan uji barang bukti dulu oleh pihak labfor Polda Papua, yakni Iptu Herlia selaku Kaur Narko Subbid Narkoba Bid Labfor dan Briptu Febri selaku Anggota Bid Labfor dan hasil pengujian nya positif,” ujarnya.“Kami berikan apresiasi kepada anggota dari tim subdit III yang berhasil mengungkap kasus peredaran dan kepemilikan narkoba baik jenis ganja maupun sabu di papua dan kami juga berharap kepada masyarakat jangan sungkan untuk melaporkan kepada kami bila melihat atau mengetahui adanya praktek praktek penjualan atau kepemilikan narkoba. Mari kita jaga Papua bebas Narkoba untuk masa depan Papua yang cerah,” imbuhnya. (PNO-12)
14 Sep 2024, 19:31 WIT
Kapolsek Sarmi Kota Amankan Pelaku Pengancaman dan Pengrusakan di Kampung Bagaiserwar II
Papuanewsonline.com, Sarmi – Kapolsek Sarmi Kota, Iptu Suhartono, S.Sos., merespons cepat aduan masyarakat terkait dugaan tindak pidana pengancaman dan pengrusakan yang terjadi di Kampung Bagaiserwar II, Distrik Sarmi Timur, Kabupaten Sarmi. Aduan tersebut dilaporkan oleh korban, Yohan Sosomar, melalui telepon, Kamis (12/9/2024). Pelaku berinisial "OY" diduga melakukan aksi tersebut setelah terlibat perselisihan dengan korban.Kapolsek menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi sekitar pukul 07:00 WIT ketika pelaku, yang diduga berada di bawah pengaruh alkohol, membuat keributan di depan rumah korban. Pelaku mengancam korban dengan sebilah pisau tombak, namun karena korban tidak keluar dari rumah, pelaku melampiaskan kemarahannya dengan merusak pintu rumah korban menggunakan ujung pisau. Akibatnya, pintu rumah tersebut mengalami kerusakan cukup parah."Penyebab pelaku melakukan pengancaman dan pengrusakan ini ternyata hanya karena kesalahpahaman," ujar Iptu Suhartono, menjelaskan motif di balik insiden tersebut. Setelah mendapat laporan, Kapolsek bersama anggota piket segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengamankan situasi dan mengumpulkan barang bukti. "Kami berhasil mengamankan pelaku serta barang bukti berupa 1 buah pisau tombak yang digunakan pelaku untuk merusak pintu rumah korban," tambahnya.Pelaku kini diamankan di Rumah Tahanan Polsek Sarmi Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut. Namun, dalam perkembangan kasus ini, korban menyampaikan bahwa dirinya tidak ingin membawa perkara ini ke jalur hukum. "Korban meminta agar kejadian ini diselesaikan secara damai melalui pendekatan keadilan restoratif (restorative justice)," kata Kapolsek. Pertemuan antara kedua belah pihak direncanakan akan berlangsung pada hari Jumat, 12 September 2024, di Polsek Sarmi Kota.Restorative justice merupakan pendekatan penyelesaian kasus yang menekankan pada perdamaian antara pelaku dan korban serta pemulihan hubungan sosial. Dalam beberapa kasus seperti ini, pendekatan tersebut dianggap lebih tepat dan bisa memberikan solusi yang lebih cepat bagi kedua belah pihak tanpa melalui proses hukum formal yang panjang.Kapolsek berharap kejadian serupa tidak terulang dan masyarakat dapat menyelesaikan permasalahan dengan cara yang lebih baik tanpa menggunakan kekerasan atau tindakan melanggar hukum. (PNO-12)
13 Sep 2024, 21:20 WIT
Bareskrim Gerebek Lokasi Percetakan Uang Palsu
Papuanewsonline.com, Jakarta - Bareskrim Polri melakukan penggerebekan sebuah rumah produksi uang palsu di dua lokasi wilayah Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Penggerebekan itu pun berujung penangkapan 8 tersangka, yakni SUR, SU, IL, AS, MFA, EM, SUD, dan JR.Direktur Tipideksus Bareskrim Polri Brigjen. Pol. Helfi Assegaf menjelaskan, tersangka SUR berperan sebagai pemilik. Lalu, tersangka SU sebagai karyawan yang memotong uang palsu.“Kemudian IL, AS, MFA, EM, SUD, dan JR yang berperan sebagai perantara,” ucap Helfi saat dikonfirmasi, Kamis (12/9/24).Kasubdit IV Dittipideksus Kombes. Pol. Andi Sudarmaji menambahkan, para tersangka beroperasi sejak awal 2024. Berdasarkan pengakuan para tersangka, metrka sudah 6x melakukan pencetakan.“Sekali mencetak sebanyak 12.000 lembar. Tersangka sudah kita tahan,” ungkapnya Ia menjelaskan, jaringan ini biasa membanderol uang palsu hasil cetakan senilai Rp300 juta. Penjualan pun dilakukan dengan sistem beli putus sebagaimana transaksi narkoba."Barang bukti uang rupiah palsu pecahan Rp100 ribu sebanyak 12.000 lembar. Untuk uang palsu tersebut tidak bisa dikonversi ke dalam rupiah karena tidak ada nilainya,” jelasnya. Dijelaskannya, lokasi penggerebekan sendiri jika dilihat dari luar selaiknya percetakan pada umumnya.Kepolisian menyangkakan SU Pasal 36 Ayat 2 dan ayat 3 UU Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. Kemudian JR disangka melanggar Pasal 36 Ayat 3 UU Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. Sementara itu, 6 tersangka lain, yakni AS, SUR, SUD, MFA, IL dan EM dikenakan Pasal 36 Ayat 3 UU Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP. (PNO-12)
13 Sep 2024, 19:48 WIT
Kapolda Maluku Menindak Tegas Oknum Polisi Yang Terlibat Narkoba
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Drs. Eddy Sumitro Tambunan M.Si, memerintahkan untuk menindak tegas oknum polisi yang terlibat dalam penggunaan dan peredaran gelap narkoba.Perintah tersebut disampaikan setelah penyidik Ditresnarkoba pada Selasa sore, 27 Agustus 2024, berhasil menangkap seorang oknum polisi berinisial Bripka YHFT alias Hendra. Anggota Samapta Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease ini diciduk setelah tim penyidik berhasil menangkap teman perempuannya berinisial PM bersama satu paket narkotika jenis sabu-sabu. PM disuruh Hendra membeli sabu-sabu di desa Kailolo."Mengenai oknum polisi yang ditangkap karena diduga terlibat narkoba, Bapak Kapolda telah memerintahkan penyidik untuk menindaknya secara tegas sesuai prosedur hukum yang berlaku," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Areis Aminnulla, S.Ik pada Senin (9/9/2024).Tak hanya ditindak secara hukum pidana, Kapolda juga memerintahkan Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease untuk memproses hukum oknum tersebut dengan kode etik profesi.Saat ini Tersangka Hendra telah ditahan di rumah tahanan Ditresnarkoba Polda Maluku sebagaimana surat ketetapan Direktur Resnarkoba Polda Maluku nomor : S.Tap/92.A/VIII/RES.4.1./2024/Ditresnarkoba tanggal 31 Agustus 2024 dan Surat Perintah Penahanan Direktur Resnarkoba Polda Maluku nomor : SP-Han/91/IX/RES.4.1./2024/Ditersnarkoba tanggal 02 September 2024."Pada tanggal 5 September 2024 Sipropam Polresta Ambon telah menerbitkan laporan polisi nomor : LP-A/14/IX/2024/Sipropam dan surat perintah Kapolresta Ambon nomor : Sprin/513/IX/WAS.2.2./2024 tanggal 5 September 2024 tentang pemeriksaan pelanggaran kode etik profesi Polri atas nama pelaku," kata Kombes Areis.Terkait dengan pelanggaran kode etik Polri, Sipropam Polresta Ambon menjerat pelaku menggunakan Pasal 13 ayat (1) PPRI nomor : 1 Tahun 2003 dan Pasal 13 huruf e Perpol nomor : 7 Tahun 2022."Hari ini Sipropam Polresta Ambon telah melakukan koordinasi dengan penyidik Ditresnarkoba Polda Maluku yang menangani perkara dimaksud untuk melakukan pemeriksaan terhadap para saksi seperti saudari (pelaku lainnya) dan penyidik yang menangani perkara penyalahgunaan narkotika tersebut," jelasnya.Hingga saat ini, proses hukum terhadap Bripka Hendra masih terus dilakukan. Ia sementara diamankan di rumah tahanan Ditresnarkoba Polda Maluku. (PNO-12)
11 Sep 2024, 20:21 WIT
Satgas Habema Berhasil Tangkap Seorang Anggota OPM di Titigi
Papuanewsonline.com, Intan Jaya - Tugas pengamanan wilayah oleh Satuan Tugas (Satgas) TNI di Papua merupakan realisasi Instruksi Presiden (Inpres) kepada Panglima TNI sebagaimana tersebut dalam Inpres Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Papua. Pelaksanaan tugas pengamanan ini pula yang dilakukan oleh para Prajurit TNI di wilayah Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah. Pada hari Senin, 9 September 2024, berdasarkan data perkembangan situasi daerah tugas, Panglima Komando Operasi HABEMA di Papua memerintahkan Satgas TNI di wilayah Distrik Sugapa untuk melaksanakan kegiatan pengamanan wilayah Kampung Titigi, meliputi pemeriksaan kendaraan beserta penumpang dan barang-barang yang ada di kendaraan.Sehubungan dengan wilayah tanggung jawabnya, seterimanya perintah tersebut, maka para Prajurit TNI, langsung bergerak dengan mengedepankan faktor keamanan serta sisi humanis dalam pemeriksaan kendaraan. Sekitar pukul 09.40 WIT, para Prajurit TNI dengan sopan menghentikan sebuah sepeda motor yang akan melewati Pos Pemeriksaan. Selanjutnya, mereka meminta pengemudi untuk turun dari kendaraan guna dilakukan pemeriksaan.Berdasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah foto dokumentasi yang dibawa oleh pengemudi bernama Ruben Zanambani. Foto-foto tersebut memperlihatkan kegiatan beberapa orang kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang sedang membawa senjata api laras panjang dengan lokasi di Kampung Titigi, Distrik Sugapa. Melihat dokumentasi tersebut, maka para Prajurit TNI mengarahkan Ruben ke Pos Pemeriksaan, guna dimintai keterangan lebih lanjut hingga berita ini diturunkan."Tindakan tegas para Prajurit TNI di Kampung Titigi dalam melaksanakan pengamanan wilayah yang diantaranya berhasil menangkap seorang anggota OPM, merupakan upaya untuk menjaga stabilitas keamanan demi kelancaran percepatan pembangunan di wilayah Papua," ungkap Panglima HABEMA, Brigjen TNI Lucky Avianto, pasca menerima laporan pelaksanaan kegiatan. PNO-12
11 Sep 2024, 15:45 WIT
Razia BBM Subsidi, Polda Papua Temukan Penyaluran Ilegal di SPBU Jayapura
Papuanewsonline.com, Jayapura – Polda Papua melaksanakan razia di beberapa SPBU Kota Jayapura sebagai tanggapan atas penumpukan kendaraan di area SPBU, Selasa (10/09/2024).Razia ini merupakan hasil dari pertemuan antara Kapolda Papua Brigjen Pol Petrus Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Kombes Pol Ade Sapari, S.I.K., M.H. dan pihak PT. Pertamina yang membahas masalah tersebut.Direktur Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Kombes Pol Ade Sapari, S.I.K., M.H melalui Kasubdit IV Tipidter Dit Reskrimsus Polda Papua Kompol Agus Ferinando Pompos, S.I.K., M.H memerintahkan tim Subdit IV Tipidter memulai pengecekan disetiap SPBU Kota Jayapura. “Dalam Razia, ini Tim yg dipimpin Ps. Panit 2 Ipda Dito Ashari Ilmuwanto,S.M di dampingi Ps. Panit 3 Ipda Thomas Melkisedek Koimera,S.H menemukan adanya dua kendaraan dengan tangki rakitan di SPBU Nagoya yang diduga digunakan untuk pengetapan atau pengisian ulang BBM Bio Solar dengan barcode ganda. Tangki-tangki tersebut saat pemeriksaan dalam kondisi kosong dan diindikasi akan melakukan penimbunan BBM bersubsidi,” ucap Kompol Agus Ferinando.Kompol Agus menjelaskan tindakan yang diambil oleh anggota meliputi Pengamanan satu unit mobil Mitsubishi Canter warna kuning nopol PA 8864 AL dengan tangki rakitan 1.000 liter, serta mesin sedot solar dan plat nomor ganda.“Selain itu kami juga mengamankan satu unit mobil Mitsubishi Ragsa warna hitam dengan nopol PA 9992 AD berisi drum rakitan 1.200 liter, mesin sedot solar dan plat nomor ganda. Kami juga telah mengklarifikasi awal terhadap supir truk serta melakukan koordinasi dengan Direktorat Lalu Lintas untuk penindakan terhadap kendaraan yang tidak sesuai standar,” jelas Kasubdit IV Tipidkor.Kasubdit IV Kompol Agus menambahkan, barang bukti yang diamankan mencakup kendaraan, tangki rakitan, mesin pompa minyak dan berbagai peralatan terkait. Pengendara yang terlibat juga telah diberikan sanksi tilang sebagai langkah tegas untuk memberi efek jera.“Polda Papua menyatakan akan terus melakukan pengecekan dan penertiban untuk memastikan distribusi BBM subsidi berjalan sesuai ketentuan dan mencegah adanya penyaluran illegal dari pengendara-pengendara yang tidak bertannggung jawab di wilayah Kota Jayapura,” pungkas Kompol Agus Ferinando Pompos, S.I.K., M.H. (PNO-12)
11 Sep 2024, 15:32 WIT
Polres Jayawijaya Gelar Razia Senjata Tajam di Kota Wamena
Papuanewsonline.com, Wamena – Dalam rangka menjaga situasi Kamtibmas di Kota Wamena tetap kondusif, Polres Jayawijaya kembali melaksanakan kegiatan razia terhadap masyarakat membawa alat tajam, Selasa (10/9/2024).Selain melaksanakan patroli di seputaran Kota Wamena, personel Polres Jayawijaya juga melaksanakan razia yang digelar di Pertigaan Jalan Trikora-Jalan Patimura Wamena.Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo S.I.K menyatakan, dari hasil razia tersebut, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa 3 (tiga) bilah parang, 5 (lima) bilah pisau, 1 (satu) buah gunting dan 1 (satu) buah ketapel yang mana barang bukti tersebut saat ini sudah diamankan di Polres Jayawijaya."Razia ini kita lakukan dalam upaya memberikan rasa aman bagi masyarakat, serta menekan angka kriminalitas di Kota Wamena, mengingat masih banyaknya masyarakat yang sudah mulai resah dengan banyaknya masyarakat yang masih membawa alat tajam di Kota Wamena," ucap Kapolres Jayawijaya.Kapolres juga menambahkan bahwa kegiatan Kepolisian yang ditingkatkan ini akan rutin dilaksanakan setiap harinya untuk meminimalisir adanya gangguan keamanan. Selain itu pentingnya kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.“Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk dapat bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas di Kota Wamena sehingga terciptanya Sitkamtibmas yang kondusif di Kabupaten Jayawijaya,” ungkapnya.AKBP Heri juga menghimbau kepada masyarakat, untuk tidak membawa alat tajam, apabila beraktifitas di Kota Wamena, hal ini dikarenakan dapat membuat keresahan di masyarakat, serta dapat memicu terjadinya tindak pidana. (PNO-12)
11 Sep 2024, 14:59 WIT
Polisi Dalami Aksi Gangguan Tembakan Yang Dilakukan OTK di Lanny Jaya
Papuanewsonline.com, Lanny Jaya – Kepolisian Resor Lanny Jaya saat ini tengah mendalami aksi gangguan tembak yang dilakukan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) terhadap seorang anggota Polres Lanny Jaya bernama Brigpol Johan Herik Sibarani (32) dan satu warga sipil bernama Adi Fallo (20).Hal tersebut dibenarkan Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Polisi Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom saat dimintai keterangan, Selasa (10/09/2024) malam.Kabid Humas menjelaskan bahwa gangguan tembakan tersebut terjadi di dua Lokasi yang berbeda yakni di Kampung Dukom, Distrik Tiom dan Kampung Dugime Distrik Niname Kabupaten Lanny Jaya.“Kejadian pertama terjadi di Kampung Dukom sekitar pukul 19.30 WIT, dimana OTK tersebut mendatangi kios milik Brigpol Johan yang tiba-tiba mengeluarkan tembakan yang mengenai korban,” ucap Kabid Humas.Setelah mendapatkan informasi adanya penembakan, Aparat gabungan langsung menuju TKP dan mengevakuasi korban ke RSUD Tiom.“Korban terkena tembakan di bagian dada kanan atas dan bagian punggung kanan yang menyebabkan korban meninggal dunia,” ungkapnya.Tak hanya itu, OTK kembali melakukan aksinya yang terletak di Kampung Dugume Distrik Ninimae yang mana OTK melakukan penembakan terhadap warga sipil bernama Adi sekitar pukul 20.05 WIT.“Korban terkena tembakan di bagian paha kanan atas dalam kondisi sadar dan telah dievakuasi ke RSUD Tiom,” tuturnya.Sementara itu, Kapolres Lanny Jaya, Kompol Nursalam Saka, SPd, MM mengatakan saat ini aparat gabungan masih bersiaga guna mencegah aksi lanjutan.“Saat ini kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku dan aparat gabungan masih bersiaga guna mencegah aksi lanjutan,” pungkasnya. (PNO-12)
11 Sep 2024, 14:40 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru