Bapenda Mimika Gelar Coffee Morning Awal 2026, Evaluasi Capaian Dan Susun Lombatan Strategis
Coffee morning menjadi ruang refleksi capaian pendapatan daerah 2025 sekaligus penyamaan visi seluruh jajaran Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Mimika untuk memperkuat fondasi kebijakan tahun 2026
Papuanewsonline.com - 09 Jan 2026, 16:39 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Mimika — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mimika menggelar kegiatan coffee morning pada awal tahun 2026 sebagai forum diskusi terbuka untuk mengevaluasi realisasi pendapatan daerah tahun 2025 sekaligus menyusun arah kebijakan strategis menghadapi tahun mendatang. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana santai namun tetap substantif.
Mengusung tema “Secangkir Kopi, Satu Hati, Satu Visi,
Membangun Mimika” dengan subtema “Refleksi Capaian 2025, Fondasi Kita Melompat
di 2026”, kegiatan tersebut menjadi momentum awal penguatan soliditas internal
dan penyamaan persepsi seluruh bidang di lingkungan Bapenda Mimika.
Kepala Bapenda Mimika, Dwi Cholifa, menegaskan bahwa awal
tahun merupakan waktu yang tepat untuk menyepakati fondasi kerja bersama agar
seluruh target dan program pada tahun 2026 dapat dicapai secara lebih optimal
dan terarah.
Selain sebagai forum evaluasi, kegiatan coffee morning ini
juga menjadi uji coba lokasi yang direncanakan akan digunakan secara rutin
sepanjang tahun 2026. Ke depan, Bapenda Mimika berencana menghadirkan pemangku
kepentingan eksternal seperti perbankan, notaris, perusahaan, serta institusi
terkait guna memperkuat sinergi pendapatan daerah.
Terkait realisasi pendapatan daerah tahun 2025, saat ini
masih dilakukan proses rekonsiliasi bersama BPKAD, KPPB, perbankan, dan
instansi pemerintah terkait. Kondisi ini dipengaruhi oleh mekanisme teknis
akhir tahun, di mana meskipun Surat Ketetapan telah ditetapkan, sebagian
penerimaan belum sepenuhnya masuk ke Rekening Kas Umum Daerah.
Hingga akhir tahun anggaran, realisasi APBD 2025 tercatat
mencapai 97,53 persen dari target sekitar Rp6,1 triliun. Masih terdapat sekitar
Rp152 miliar yang menunggu penyelesaian administrasi, termasuk Dana Bagi Hasil
tahap IV dan V.
Di tengah proses tersebut, kinerja pajak daerah menunjukkan
hasil yang positif. Realisasi pajak daerah melampaui target awal, dari sekitar
Rp300 miliar menjadi lebih dari Rp400 miliar. Sementara Pendapatan Asli Daerah
yang ditargetkan sekitar Rp490 miliar berhasil terealisasi lebih dari Rp530
miliar, dengan potensi tambahan pendapatan sekitar Rp30 miliar.
Memasuki tahun 2026, Bapenda Mimika memfokuskan kebijakan
pada sejumlah agenda strategis yang selaras dengan visi Bupati dan Wakil Bupati
Mimika. Fokus tersebut meliputi peningkatan kapasitas sumber daya manusia,
penguatan kualitas pelayanan publik dan transparansi melalui media digital,
serta penyempurnaan standar operasional prosedur dan regulasi pendapatan
daerah.
Selain itu, optimalisasi BUMD dan aset daerah sebagai sumber
pendapatan baru serta pembukaan kawasan ekonomi untuk menciptakan objek pajak
baru juga menjadi bagian dari strategi jangka menengah guna mendukung
pembangunan Mimika secara berkelanjutan.
Penulis: jid
Editor: GF