logo-website
Sabtu, 10 Jan 2026,  WIT

Bapenda Mimika Revitalisasi Struktur, Bentuk Bidang Baru untuk Pengembangan Pendapatan Daerah

Penataan struktur kelembagaan melalui pembentukan bidang baru diarahkan untuk memperkuat perencanaan jangka menengah dan panjang serta mendorong inovasi pendapatan daerah yang kontekstual dan berkelanjutan

Papuanewsonline.com - 09 Jan 2026, 16:44 WIT

Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Mimika, Dwi Cholifa, saat diwawancarai awak media di Mimika, Papua Tengah, Kamis (9/1/2026)

Papuanewsonline.com, Mimika — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mimika melakukan langkah strategis melalui penataan kelembagaan dengan membentuk Bidang Perencanaan dan Pengembangan Pendapatan Daerah. Pembentukan bidang ini merupakan bagian dari implementasi Peraturan Daerah tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) terbaru.


Langkah tersebut diambil sebagai upaya memperkuat sistem pengelolaan pendapatan daerah agar lebih terarah, profesional, dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah yang semakin dinamis. Penataan struktur ini juga menjadi fondasi penting dalam merumuskan kebijakan pendapatan daerah yang sesuai dengan kebutuhan lokal.

Kepala Bapenda Mimika, Dwi Cholifa, menegaskan bahwa pembentukan bidang baru tersebut mencerminkan komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas pengelolaan pendapatan daerah secara lebih sistematis dan terstruktur, seiring dengan tuntutan peningkatan pelayanan publik dan pembangunan daerah.

Bidang Perencanaan dan Pengembangan Pendapatan Daerah ini terdiri dari tiga subbidang, yakni Subbidang Inovasi Pendapatan Daerah, Subbidang Regulasi Pendapatan Daerah, serta Subbidang Retribusi Daerah. Masing-masing subbidang memiliki peran spesifik yang saling terintegrasi dalam mendukung optimalisasi pendapatan daerah.

Melalui struktur baru ini, Bapenda Mimika menargetkan penguatan perencanaan strategis jangka menengah dan panjang, sekaligus mendorong lahirnya inovasi-inovasi pendapatan yang berkelanjutan dan relevan dengan kondisi daerah. Setiap subbidang diarahkan untuk bekerja fokus sesuai mandatnya demi memastikan efektivitas kebijakan.

Dalam pelaksanaannya, bidang baru ini akan memprioritaskan penyusunan perencanaan strategis, penguatan regulasi turunan seperti Standar Operasional Prosedur (SOP), serta pengembangan inovasi pendapatan yang mempertimbangkan kondisi sosial, budaya, dan geografis Kabupaten Mimika.

Pendekatan kontekstual menjadi prinsip utama agar kebijakan yang dirumuskan tidak sekadar meniru daerah lain, melainkan benar-benar mencerminkan karakter masyarakat Mimika serta potensi riil yang dimiliki daerah. Setiap kebijakan diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan mendukung pembangunan secara menyeluruh.

Pengembangan inovasi pendapatan daerah juga akan disinergikan dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) yang direncanakan akan dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten Mimika. Sinergi ini diarahkan untuk memastikan setiap kebijakan pendapatan berbasis riset, data, dan analisis yang akurat.

Dengan terbentuknya Bidang Perencanaan dan Pengembangan Pendapatan Daerah, Bapenda Mimika optimistis pengelolaan pendapatan ke depan akan semakin adaptif, terarah, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kontribusi sektor pendapatan daerah terhadap pembangunan Mimika.


Penulis: jid

 Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE