BNN: 178 Jenis Zat Baru Masuk Indonesia, Waspada Liquid Vape Bercampur Narkotika
Kepala Badan Narkotika Nasional RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto mengingatkan ancaman narkotika kini semakin beragam dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Papuanewsonline.com - 24 Jul 2026, 08:44 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Bogor – Kepala Badan Narkotika Nasional RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto mengingatkan ancaman narkotika kini semakin beragam dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Dalam peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 2026 di Balai Besar Rehabilitasi BNN Cigombong, Kamis (23/7), ia menyebut setidaknya 1.452 jenis Zat Psikoaktif Baru tercatat di dunia, dan 178 di antaranya sudah teridentifikasi masuk ke Indonesia.
Pola peredaran tidak lagi hanya pada narkotika konvensional, melainkan beralih ke zat sintetis serta modus yang dekat dengan gaya hidup kaum muda, salah satunya cairan rokok elektrik.
Hasil uji laboratorium BNN menemukan sampel liquid vape yang beredar mengandung Kanabinoid Sintetis, Metamfetamin, hingga Etomidate.
Hal ini membuktikan pelaku terus mencari cara agar peredaran sulit terdeteksi.
Etomidate sejatinya adalah obat bius untuk keperluan medis, begitu pula Ketamin yang umum digunakan untuk hewan, namun kini disalahgunakan secara liar.
Menyikapi hal itu, BNN telah mendesak pengaturan yang lebih ketat terhadap produk vape, yang kemudian ditindaklanjuti Kementerian Kesehatan dengan memasukkan Etomidate ke dalam daftar Narkotika Golongan II.
Suyudi menegaskan perkembangan modus kejahatan yang begitu cepat menuntut strategi negara yang lebih lincah, terpadu, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Penanganan tidak bisa lagi dilakukan secara parsial, melainkan harus menyasar hulu hingga hilir, serta melibatkan peran keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitar.
Penulis: Jid
Editor: OF