Didampingi Gibran, Prabowo Pimpin Rapat Terbatas: Perkuat Koperasi Desa Merah Putih
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin langsung Rapat Terbatas yang membahas langkah strategis penguatan Koperasi Desa Merah Putih, berlangsung di Istana Kepresidenan, Kamis (23/7/2026).
Papuanewsonline.com - 24 Jul 2026, 08:35 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin langsung Rapat Terbatas yang membahas langkah strategis penguatan Koperasi Desa Merah Putih, berlangsung di Istana Kepresidenan, Kamis (23/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, Presiden didampingi secara langsung oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta jajaran menteri terkait dan kepala lembaga negara.
Rapat ini menjadi bukti keseriusan pemerintahan dalam mendorong pemerataan ekonomi hingga ke tingkat paling dasar masyarakat. Kami mengapresiasi langkah nyata ini yang menyentuh langsung kehidupan warga desa.
Dalam arahannya, Prabowo menegaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih bukan sekadar wadah usaha, melainkan tulang punggung kemandirian ekonomi rakyat.
Ia menginstruksikan seluruh instansi terkait untuk memperbaiki tata kelola, memperluas akses permodalan, serta menjamin ketersediaan pasar bagi hasil produksi koperasi.
“Koperasi ini harus menjadi sarana yang melindungi petani, nelayan, dan pelaku usaha kecil agar tidak lagi tergantung pada pihak yang merugikan,” tegasnya.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam kesempatan tersebut menyampaikan dukungan penuh terhadap percepatan pelaksanaan program.
Ia menekankan pentingnya pendampingan teknis, pelatihan manajemen, serta integrasi rantai pasok agar koperasi mampu bersaing dan memberikan keuntungan maksimal bagi anggotanya.
Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar manfaat program ini dapat dirasakan secara merata di seluruh pelosok nusantara.
Rapat juga membahas sejumlah hambatan yang dihadapi koperasi, mulai dari perizinan, akses pembiayaan, hingga penyediaan sarana prasarana pendukung.
Pemerintah sepakat untuk menyederhanakan birokrasi, memberikan kemudahan kredit bersuku bunga rendah, serta menjamin penyerapan hasil produksi koperasi melalui pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Langkah ini diharapkan dapat mengangkat taraf hidup masyarakat sekaligus memperkuat fondasi ekonomi nasional yang berakar dari desa.
Pemerintah berkomitmen menjadikan Koperasi Desa Merah Putih sebagai pilar utama pembangunan ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Penulis: Jid
Editor: OF