Denon Prawiraatmadja Dorong ITS Indonesia Jadi Motor Urban Air Mobility Regional
Founder dan CEO Whitesky Group, Denon Prawiraatmadja, mendorong ITS Indonesia mengambil peran strategis dalam pengembangan Urban Air Mobility di Indonesia dan Asia Tenggara.
Papuanewsonline.com - 13 Mei 2026, 23:34 WIT
Papuanewsonline.com/ Pendidikan & Kesehatan
Papuanewsonline.com, Jakarta — Founder dan CEO Whitesky Group, Denon Prawiraatmadja, mendorong Intelligent Transport System Indonesia (ITS Indonesia/ITSI) agar mengambil peran penting dalam pengembangan Urban Air Mobility (UAM) di Indonesia maupun kawasan regional Asia Tenggara.
Dorongan tersebut disampaikan dalam forum Focus Group
Discussion (FGD) yang membahas masa depan transportasi dan pengembangan Urban
Air Mobility bersama President ITS Indonesia, William P. Sabandar. Kegiatan itu
turut dihadiri para pemangku kepentingan dari sektor transportasi, teknologi,
regulator, hingga pelaku industri.
Dalam forum tersebut, Denon menilai Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu kekuatan utama pengembangan ekosistem Urban Air Mobility di kawasan. Potensi itu didukung kondisi geografis Indonesia yang luas serta kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus meningkat dari waktu ke waktu.

“Dengan karakter geografis Indonesia dan kebutuhan mobilitas
yang terus berkembang, peluang pengembangan Urban Air Mobility di Indonesia
sebenarnya sangat besar. Tantangannya sekarang adalah bagaimana membangun
ekosistem yang terintegrasi dan siap berkembang dalam jangka panjang,” ujar
Denon Prawiraatmadja.
Menurutnya, ITS Indonesia memiliki posisi strategis dalam
mendorong integrasi sistem transportasi masa depan, termasuk pengembangan Urban
Air Mobility sebagai bagian dari transformasi mobilitas nasional yang berbasis
teknologi dan konektivitas.
Denon menjelaskan konsep Intelligent Transport System yang
dikembangkan ITS Indonesia dinilai sejalan dengan visi pengembangan Urban Air
Mobility yang selama ini dibangun Whitesky Group. Ia menekankan pentingnya
sistem transportasi yang saling terhubung agar pelayanan mobilitas masyarakat
menjadi lebih efisien dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“ITS Indonesia sejalan dengan konsep Urban Air Mobility yang
kami dorong selama ini. Ke depan, sistem transportasi tidak bisa berjalan
sendiri-sendiri. Semua harus saling terhubung agar mobilitas masyarakat bisa
lebih efisien dan adaptif,” ungkap Denon.
Ia menilai pengembangan Urban Air Mobility bukan hanya berbicara mengenai moda transportasi udara perkotaan semata, tetapi juga tentang upaya menciptakan sistem mobilitas baru yang mampu menjawab tantangan urbanisasi, konektivitas antardaerah, dan efisiensi transportasi masa depan.

Selain itu, Denon optimistis ITS Indonesia memiliki
kapasitas untuk menjadi salah satu kekuatan penting dalam memenangkan pasar
Urban Air Mobility di tingkat regional. Menurutnya, Indonesia memiliki
kombinasi unik berupa pertumbuhan teknologi, kebutuhan mobilitas tinggi, dan
kondisi geografis yang menjadi keunggulan kompetitif dibanding negara lain di
kawasan.
“Indonesia bukan hanya market, tetapi memiliki potensi untuk
menjadi key player dalam industri transportasi masa depan di kawasan,”
tambahnya.
Lebih lanjut, Denon menegaskan ITS Indonesia bersama
Whitesky Group dapat menjadi key enabler dalam membangun sistem transportasi
masa depan yang lebih terintegrasi, efisien, dan berorientasi pada
keberlanjutan.
Forum FGD ini juga menjadi bagian dari langkah memperkuat
kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam menciptakan ekosistem transportasi
modern yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan
masyarakat di masa mendatang. (GF)