logo-website
Rabu, 08 Apr 2026,  WIT

DPRK Mimika Tanggapi Demo FRP: Akui Otsus Jilid II Belum Optimal

Pihak Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Mimika memberikan tanggapan resmi terhadap aksi demonstrasi yang digelar Front Rakyat Papua

Papuanewsonline.com - 07 Apr 2026, 19:10 WIT

Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan

Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau saat menerima tuntutan massa aksi demonstrasi yang digelar Front Rakyat Papua, pada Selasa (7/4/2026).

Papuanewsonline.com, Timika – Pihak Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika memberikan tanggapan resmi terhadap aksi demonstrasi yang digelar Front Rakyat Papua (FRP) di halaman kantor mereka, Selasa (7/4/2026). Para legislator menyatakan siap menerima seluruh aspirasi yang disampaikan massa dan berjanji akan menindaklanjutinya ke tingkat yang lebih tinggi agar mendapatkan perhatian serius.


Anggota DPRK, Mathius Yanengga, menegaskan keterbukaan pihaknya untuk mendengar suara rakyat, khususnya Orang Asli Papua. Ia bahkan sependapat dengan tuntutan massa mengenai perlunya evaluasi besar-besaran.

"Saya setuju Otsus Jilid II dinilai gagal dan belum berjalan optimal. Negara harus hadir, kami tidak boleh mati di atas kekayaan sendiri," ujarnya, menyoroti juga perlunya evaluasi terhadap peran Majelis Rakyat Papua (MRP).


Sementara itu, Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau, mengapresiasi jalannya aksi yang berlangsung tertib dan damai tanpa tindakan anarkis. 

Ia menilai aspirasi yang disuarakan sangat penting dan patut diperjuangkan.

"Kami menerima kedatangan kalian. Aspirasi ini luar biasa dan akan kami teruskan ke tingkat yang lebih tinggi," paparnya

Primus juga menekankan pentingnya menyampaikan pendapat dengan cara-cara yang damai agar tidak menimbulkan dampak negatif.

Sebagai sesama anak bangsa, ia mengajak untuk tidak ada permusuhan, melainkan bersatu memperjuangkan nasib yang lebih baik melalui jalur dialog dan peraturan yang berlaku demi kesejahteraan masyarakat Papua.

 

Penulis: Jid

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE