Indonesia dan Papua Nugini Gelar Komisi Gabungan Menteri Awal September di Jakarta
Pemerintah Indonesia dan Papua Nugini sepakat menyelenggarakan pertemuan Komisi Gabungan Menteri atau Joint Ministerial Commission pada awal September 2026.
Papuanewsonline.com - 28 Jul 2026, 08:51 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Jakarta – Pemerintah Indonesia dan Papua Nugini sepakat menyelenggarakan pertemuan Komisi Gabungan Menteri atau Joint Ministerial Commission pada awal September 2026 mendatang di Jakarta. Kesepakatan ini dicapai dalam pertemuan Menteri Luar Negeri Sugiono dengan Menteri Luar Negeri Papua Nugini Justin Tkatchenko di sela rangkaian Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN dan Konferensi Pasca-Kementerian di Manila, Filipina, Senin (27/7/2026).
Forum ini akan menjadi wadah utama untuk meninjau secara menyeluruh capaian kerja sama bilateral yang telah berjalan, sekaligus merumuskan arah kemitraan strategis kedua negara ke depan.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak juga membahas rencana kunjungan tingkat tinggi, termasuk harapan Papua Nugini atas kunjungan resmi Presiden Prabowo Subianto pada awal tahun 2027.
Kedua menteri menekankan pentingnya mempercepat pelaksanaan berbagai perjanjian yang telah disepakati, terutama di bidang pertahanan dan pengelolaan perbatasan.
Langkah ini ditempuh agar kerja sama benar-benar terasa dampaknya bagi masyarakat luas, khususnya warga yang tinggal di wilayah perbatasan kedua negara.
Selain itu, pembahasan juga mencakup keberlanjutan program bantuan pembangunan, antara lain renovasi rumah sakit di Papua Nugini.
“Indonesia tetap berkomitmen menjadi mitra pembangunan yang handal bagi Papua Nugini. Kami ingin setiap kerja sama yang dijalankan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan rakyat di kedua negara,” ujar Sugiono.
Dalam kesempatan itu, Menteri Luar Negeri Papua Nugini kembali menegaskan dukungan penuh negaranya terhadap kedaulatan dan keutuhan wilayah Indonesia.
Kedua pihak berjanji terus memperkokoh hubungan persahabatan yang erat dan saling menguntungkan.
Penulis: Jid
Editor: OF