Jalan Penghubung Papua Selatan Ditargetkan Selesai Akhir Tahun, Progres Capai Lebih dari 50 Persen
Kementerian Pekerjaan Umum terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua Selatan, yang ditargetkan sepenuhnya rampung pada akhir tahun 2026.
Papuanewsonline.com - 12 Agu 2026, 21:28 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua Selatan, yang ditargetkan sepenuhnya rampung pada akhir tahun 2026. Ruas jalan yang dikerjakan membentang dari Simpang Kuprik–Kampung SP9–SP3 Salor, menjadi penghubung utama Kabupaten Merauke menuju pusat pemerintahan Provinsi Papua Selatan. Proyek ini diharapkan memperkuat konektivitas, memangkas biaya logistik, serta membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan bahwa pembangunan daerah baru harus didukung oleh prasarana yang memadai.
“Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting agar pembangunan berjalan sesuai kebutuhan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya, Rabu (12/8/2026).
Jalan ini dibagi menjadi dua paket pekerjaan yang dikerjakan bersamaan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga.
Paket pertama sepanjang 5 kilometer kini telah mencapai progres fisik 56,13 persen. Sementara paket kedua sepanjang 6,8 kilometer tercatat 50,42 persen.
Kementerian PU terus melakukan pengawasan ketat serta pengendalian mutu agar setiap tahapan memenuhi standar dan target penyelesaian dapat tercapai tepat waktu.
Serah terima pertama untuk kedua paket direncanakan pada 31 Desember 2026.
Manfaat yang diharapkan tidak hanya berupa kelancaran perjalanan semata.
Jalan yang baik akan memperkuat keterhubungan antarwilayah, membuka peluang ekonomi baru, mempermudah distribusi barang dan jasa, serta mempercepat pemerataan pembangunan di bagian selatan Papua.
Akses yang terbuka juga memungkinkan masyarakat lebih mudah menjangkau pelayanan publik dan membawa hasil bumi ke pasar dengan biaya yang lebih terjangkau.
Penulis: Jid
Editor: OF