Kehilangan Sahabat Seperjuangan, Thaha Alhamid Dipastikan Hadiri Pemakaman Thom Beanal
Istri Thaha Al Hamid membenarkan bahwa mereka akan bertolak ke Timika Jumat besok demi melepas kepergian almarhum dan memberikan penghormatan terakhir kepada Thom Beanal.
Papuanewsonline.com - 01 Jun 2023, 18:09 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Jayapura
– Duka cita yang dirasakan seluruh warga Mimika, juga ikut dirasakan Thaha Al
Hamid, mantan Sekjen Presidium Dewan Papua (PDP) yang tidak lain adalah rekan seperjuangan
Almarhum Thom Beanal. Semasa hidupnya Thom
Beanal turut bersama mendirikan Presidium Dewan Papua, diantaranya Theys Hiyo
Eluay (Ketua), Thaha Al Hamid (Sekjen) serta beberapa nama lainnya yaitu Herman
Awom, Don Flassy dan John Mambor.
Dihubungi oleh Papuanewsonline.com
melalui telepon seluler, istri Thaha Al Hamid yang biasa disapa Umi Korry
membenarkan bahwa mereka akan bertolak ke Timika Jumat besok demi melepas
kepergian almarhum dan memberikan penghormatan terakhir kepada Thom Beanal.
“Abah sangat berduka atas kehilangan sahabat seperjuangannya, jadi Insya Allah kami sekeluarga akan berangkat ke Timika besok guna menghadiri pemakaman Bapa Tom di Timika, “ ujar istri terkasih Umi saat dihubungi melalui sambungan telepon selulernya, kamis 01/06/2023.
Diketahui, kisah Perjuangan Para Tokoh Inspiratif Papua ini dimulai pada akhir tahun 1999 melalui Musyawarah Besar Papua yang mana menghasilkan berdirinya Dewan Presidium Papua yang diketuai Theys Hiyo Eluay dan Sekjen Thaha Al Hamid yang juga Pimpinan Sidang pada saat itu. Juga terbentuknya Tim 100 yang merumuskan berbagai Persoalan dan Penyelesaiannya di Papua dimana mereka berkesempatan berdialog langsung dengan Presiden Gus Dur. Setelah dilakukan Kongres Papua di tahunn yang sama, disepakatilah Otonomi Khusus sebagai solusi politik bagi masyarakat Papua.
Informasi yang diterima, Selain Thaha Al Hamid dan istri,
direncanakan hadir pula Pengacara HAM Papua sekaligus Direktur Aliansi Demokrasi
untuk Papua (AlDP) Latifah Anum Siregar, yang sejak tahun 1999 mengabdikan
dirinya sebagai Perempuan Pengacara HAM Pertama di Papua dan konsisten dalam
memperjuangkan Hak-hak Asasi masyarakat Papua. Keterangan kehadiran Tokoh Perempuan ini diperoleh Papuanewsonline.com melalui pesan whatsApp , Kamis (1/6/2023). (PNO-05)