KSP Pastikan Hambatan Ekspor Mineral Berhasil Diurai, Dorong Hilirisasi Logam Tanah Jarang
Koordinasi lintas sektor dilakukan untuk memperkuat tata kelola ekspor mineral kritis sekaligus mempercepat pengembangan industri bernilai tambah di dalam negeri.
Papuanewsonline.com - 03 Agu 2026, 18:47 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Jakarta – Kantor Staf Presiden (KSP) memastikan berbagai hambatan dalam ekspor mineral berhasil diurai melalui koordinasi lintas sektor yang melibatkan kementerian, aparat penegak hukum, BUMN, surveyor, dan pelaku usaha.
Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman dalam wawancara bersama jurnalis CNBC Indonesia, Shafinaz Nachiar, di Gedung Bina Graha, Jakarta, Senin (3/8/2026).
Dudung menjelaskan, pemerintah terus memperkuat tata kelola ekspor mineral kritis, termasuk Logam Tanah Jarang (LTJ), agar proses ekspor berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, KSP berperan mempertemukan seluruh pemangku kepentingan untuk menyamakan pemahaman terkait regulasi dan mekanisme ekspor. Langkah tersebut dilakukan agar komoditas yang telah memenuhi persyaratan dapat kembali diekspor sembari pemerintah menyempurnakan regulasi yang ada.
Selain menyelesaikan persoalan ekspor, KSP juga mendorong penguatan tata kelola sektor Logam Tanah Jarang melalui percepatan program hilirisasi.
Dudung menegaskan, pemerintah ingin Indonesia tidak hanya menjadi pengekspor bahan mentah, tetapi juga mampu menghasilkan produk bernilai tambah yang dapat meningkatkan daya saing industri nasional.
Menurutnya, pengembangan hilirisasi Logam Tanah Jarang menjadi salah satu strategi penting untuk memperkuat perekonomian nasional sekaligus mendukung pertumbuhan sektor industri berbasis sumber daya mineral.
Pemerintah berharap sinergi lintas sektor yang telah dibangun dapat menciptakan kepastian bagi dunia usaha, meningkatkan nilai tambah komoditas nasional, serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri global.
Penulis: Jid
Editor: OF