Oknum Polisi Bertindak Seperti Preman, Pukul Hp Wartawan Jubi Saat Liputan Aksi di Jayapura
Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas oknum dan kerusakan HP milik jurnalis tersebut
Papuanewsonline.com - 03 Agu 2026, 21:20 WIT
Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal
Papuanewsonline.com, Jayapura-,
Arogansi aparat kembali mencoreng kerja jurnalistik di Papua. Seorang jurnalis mengaku menjadi korban kekerasan oleh oknum personel polisi saat meliput aksi massa di Jayapura, Senin (3/8/2026).
Korban adalah Wartawan Jubi atas nama Silpester Kasipka. Handphone miliknya dipukul hingga layarnya retak hanya karena berusaha mengambil gambar.
Peristiwa itu terjadi saat polisi hendak menaikkan seorang massa aksi ke mobil Dalmas. Kasipka yang berada di lokasi untuk tugas liputan, mengabadikan momen tersebut.
Itu yang memicu emosi oknum polisi tersebut.
“Saya berusaha mengambil gambar (seorang massa aksi yang hendak dinaikkan ke mobil Dalmas) maka itu dia (oknum polisi itu) emosi dan merusak HP saya. Satu polisi saja larang saya ambil gambar lalu toki (pukul) HP saya pakai tangan,” kata Silpester Kasipka, menirukan kejadian.
Kasipka menegaskan, ia sudah menjelaskan identitasnya sebagai jurnalis yang sedang menjalankan tugas peliputan, sama seperti polisi yang sedang bertugas melakukan pengamanan.
Namun penjelasan itu tak digubris.
“Namun tidak digubris, lalu dengan emosinya memukul HP saya sambil berkata yo tong (kita) tahu ko (kamu) kerja, tapi jangan terlalu berlebihan,” ucap Kasipka mengulang pernyataan oknum polisi itu.
Tindakan tersebut merupakan bentuk penghalang-halangan kerja jurnalistik dan pelanggaran terhadap UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas oknum dan kerusakan HP milik jurnalis tersebut.
Penulis: Hendrik
Editor. : Of