logo-website
Rabu, 26 Agu 2026,  WIT

Pleno IV Muscab IKAMI Sul-Sel Cabang Mimika Memanas: Putaran Kedua Tertahan Skorsing Akibat Forum Ta

Pleno IV Muscab IKAMI Sul-Sel Cabang Mimika Memanas: Putaran Kedua Tertahan Skorsing Akibat Forum Tak Kondusif

Papuanewsonline.com - 26 Agu 2026, 12:12 WIT

Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan

Dokumentasi

Pleno IV Muscab IKAMI Sul-Sel Cabang Mimika Memanas: Putaran Kedua Tertahan Skorsing Akibat Forum Tak Kondusif


*Papuanewsonline.com*, TIMIKA — Pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa/Pelajar Indonesia Sulawesi Selatan (IKAMI Sul-Sel) Cabang Mimika yang berlangsung sejak Sabtu, 22 Agustus 2026, mencapai puncak ketegangan. 


Memasuki hari keempat pada Sidang Pleno IV, proses pemilihan ketua umum baru periode mendatang harus tertahan akibat dinamika forum yang kian memanas dan tidak kondusif.


Sistem pemilihan Muscab kali ini melibatkan 24 suara delegasi per Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan, yang terdiri dari: Kota Makassar, Kota Parepare, Kota Palopo, Kabupaten Bantaeng, Barru, Bone, Bulukumba, Enrekang, Gowa, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Maros, Pangkep, Pinrang, Sidenreng Rappang (Sidrap), Sinjai, Soppeng, Takalar, Tana Toraja, Toraja Utara, dan Kabupaten Wajo.


Sengitnya Rekapitulasi Putaran Pertama

Pada babak awal pemungutan suara, persaingan ketat terjadi di antara tiga kandidat perwakilan daerah:

 Rochmatullah (Nomor Urut 1) — Perwakilan Kabupaten Pangkep: 8 suara

 Amelia Putri (Nomor Urut 3) — Perwakilan Kabupaten Bulukumba: 7 suara

 Melvin Tananti (Nomor Urut 2) — Perwakilan Kota Palopo: 2 suara

Dari total 24 delegasi yang hadir,


tercatat 17 suara sah, 2 suara rusak, dan 5 suara abstain. Hasil yang sangat tipis antara Rochmatullah dan Amelia Putri memicu peningkatan tensi antar-pendukung di dalam arena persidangan.

Dinamika Memanas hingga Skorsing Sidang

Tensi Pemilihan yang kian meninggi membuat suasana forum Pleno IV menjelang pemilihan putaran kedua tidak lagi kondusif. 


Hujan interupsi, perdebatan sengit terkait tata tertib, hingga adu argumentasi antar-delegasi daerah tak terelakkan.

Demi menjaga ketertiban, keamanan, serta memulihkan suasana kekeluargaan dalam musyawarah, pimpinan sidang akhirnya mengambil keputusan tegas untuk mengkorsing (menunda sementara) perjalanan Sidang Pleno IV sebelum pemungutan suara putaran kedua resmi dimulai.


Langkah skorsing ini dimanfaatkan oleh para pimpinan sidang, panitia, serta tokoh senior organisasi untuk melakukan lobi-lobi guna pendinginan suasana (cooling down). Diharapkan, setelah masa skorsing dicabut, seluruh delegasi 24 Kabupaten/Kota dapat kembali bersatu dalam semangat persaudaraan Bugis-Makassar, Mandar, dan Toraja demi melahirkan kepengurusan IKAMI Sul-Sel Cabang Mimika yang inklusif, inovatif, dan mandiri.


Bim

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE