logo-website
Jumat, 31 Jul 2026,  WIT

Presiden Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Miliar

Program yang digelar serentak di berbagai daerah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap hunian layak.

Papuanewsonline.com - 31 Jul 2026, 14:51 WIT

Papuanewsonline.com/ Ekonomi

Dokumentasi

Papuanewsonline.com, Batang – Presiden Prabowo Subianto meresmikan Akad Massal 62.000 Unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Rumah Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp880 miliar yang digelar secara hybrid dan dipusatkan di kawasan Puri Delta City Side Batang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya akad massal yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses masyarakat terhadap kepemilikan rumah yang layak.

Presiden menegaskan pemerintah akan terus berupaya agar semakin banyak masyarakat Indonesia, khususnya kelompok berpenghasilan rendah, dapat memiliki rumah sendiri.

Ia menilai penyediaan hunian yang layak merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang harus terus didukung melalui berbagai kebijakan pemerintah.

Presiden juga menekankan bahwa percepatan pembangunan dan penyediaan rumah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan.

Kolaborasi tersebut melibatkan pemerintah, Bank Indonesia, perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), para pengembang, hingga sektor swasta nasional.

Menurut Presiden, kerja sama tersebut mencerminkan semangat Indonesia Incorporated, yakni semangat gotong royong di mana pihak yang memiliki kapasitas lebih besar membantu pelaku usaha dan masyarakat yang lebih kecil agar tetap produktif dan berkembang.

Pemerintah berharap program KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan dapat terus mendorong peningkatan kepemilikan rumah sekaligus memperkuat sektor properti yang memiliki dampak luas terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak, aman, dan terjangkau bagi keluarga Indonesia.

Sumber: BPMI Sekretariat Presiden


Penulis: Jid

Editor: OF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE