logo-website
Selasa, 23 Jun 2026,  WIT

Tekan angka Kemiskinan dan Stunting, Mimika Raih Apresiasi Pemda Berprestasi

Kemendagri memberikan penghargaan kepada Pemkab Mimika sebagai peringkat pertama untuk kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting, serta kategori Creative Financing di tingkat kabupaten

Papuanewsonline.com - 23 Jun 2026, 17:35 WIT

Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan

Pemberian penghargaan kepada Pemerintah Daerah berprestasi di Regional Papua oleh Kementerian Dalam Negeri di Hotel Suni Abepura, Jayapura, pada Senin (22/6/2026).

Papuanewsonline.com, Jayapura – Kementerian Dalam Negeri menggelar ajang “Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Papua” di Hotel Suni Abepura, Jayapura, pada Senin (22/6/2026). Dalam kegiatan ini, pemerintah daerah berprestasi menerima insentif total Rp64 miliar sebagai bentuk apresiasi kinerja, dengan dana keseluruhan untuk enam wilayah regional mencapai Rp361 miliar dan cadangan sekitar Rp1 triliun.


Menteri Dalam Negeri M. Tito Karnavian menyatakan pemberian ini bertujuan menciptakan persaingan sehat serta mendorong kepala daerah terus berinovasi melayani masyarakat.

Penghargaan diberikan dalam empat kategori utama, yaitu Penurunan Tingkat Pengangguran, Creative Financing, Pengendalian Inflasi, serta Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting.

Kabupaten Mimika menjadi salah satu daerah yang berhasil meraih dua predikat terbaik sekaligus, yakni peringkat pertama untuk kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting, serta kategori Creative Financing di tingkat kabupaten.

Bupati Mimika Johannes Rettob menyambut baik penghargaan tersebut sebagai pengakuan objektif atas kerja nyata yang telah dijalankan.

“Ini bukti kinerja yang terukur. Kami terus berusaha memberikan pelayanan terbaik, meski masih ada ruang perbaikan. Tantangan terbesar selanjutnya adalah mempertahankan dan meningkatkan capaian ini di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran birokrasi dan masyarakat yang telah mendukung jalannya pembangunan.

Dana insentif yang diterima akan dialokasikan melalui APBD, bukan dalam bentuk tunai langsung.

“Dana ini akan digunakan untuk menyelesaikan program yang masih membutuhkan tambahan anggaran, terutama untuk pembangunan infrastruktur, perumahan, dan program yang langsung menyentuh kebutuhan warga,” jelasnya.

 

Penulis: Jid

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE