TPNPB Kodap XVI Yahukimo Klaim Masuk Dekai dan Bakar Bendera Merah Putih
Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap XVI Yahukimo mengklaim pasukannya masuk ke Kota Dekai dan membakar bendera Merah Putih pada Minggu malam, 16 Agustus 2026.
Papuanewsonline.com - 17 Agu 2026, 13:57 WIT
Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal
Papuanewsonline.com, Yahukimo -
Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap XVI Yahukimo mengklaim pasukannya masuk ke Kota Dekai dan membakar bendera Merah Putih pada Minggu malam, 16 Agustus 2026.
Klaim tersebut disampaikan Juru Bicara TPNPB, Sebby Sambom, dari Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB-OPM dalam Siaran Pers Ke-III pada Senin, 17 Agustus 2026.
"Benar, Pasukan TPNPB Kodap XVI Yahukimo telah membakar bendera Indonesia di Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan," ujar Sebby dalam siaran pers tersebut.

Menurut Sebby, laporan itu diterima Markas Pusat dari Komandan Operasi Batalyon Yallenang, Mayor Koroway Sonyap. Dalam laporan tersebut disebutkan aksi terjadi pada Minggu, 16 Agustus 2026, sekitar pukul 23.50 WIT di Jalan Kurima, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.
Sebby menyebut pasukan yang masuk ke Dekai dipimpin oleh Yalegeng Yalak.
"Pasukan TPNPB masuk Kota Dekai dipimpin oleh Yalegeng Yalak yang memasuki Kota Dekai dan membakar habis seluruh bendera Indonesia yang dipasang oleh aparat militer Indonesia," kata Sebby.
Dalam laporan yang sama, TPNPB juga mengklaim aksi pembakaran itu dibalas aparat dengan lima kali tembakan ke arah pasukan TPNPB, namun Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Hingga siaran pers ini diterbitkan, Senin 17 Agustus 2026 pagi, belum ada keterangan resmi dari TNI, Polri, maupun Kodam XVII/Cenderawasih terkait peristiwa ini, Lokasi, jumlah bendera yang dibakar, dan kronologi kejadian belum dapat diverifikasi.
Pihak aparat keamanan di Yahukimo belum memberikan tanggapan.
Catatan Redaksi: Berita ini bersumber dari klaim sepihak TPNPB-OPM melalui juru bicaranya. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak TNI/Polri dan pemerintah daerah Kabupaten Yahukimo.
Penulis: Hendrik
Editor: OF