Ada Apa!! Ketua PA GMNI Papua Barat Semprot Timsel KPU Papua Barat Daya
Papuanewsonline.com - 13 Feb 2023, 17:01 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Sorong- Buntut dari seleksi komisoner KPU, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD PA GMNI) Papua Barat, Yosep Titirlolobi, S.H menyebutkan masyarakat selama ini telah dibohongi oleh Timsel KPU Provinsi Papua Barat Daya, karena tidak jujur terhadap publik.
Hal ini disampaikan Ketua PA GMNI Papua Barat Yosep Titirloloby melalui sambungan telepon selulernya, Senin (13/2/2023).
" Untuk diketahui masyarakat bahwa apa yang Timsel lakukan tes hanya formalitas dikarenakan nama -nama titipan Pj Gubernur dan Oknum Menteri sudah diamankan," Terangnya.
Pengacara flamboyan ini mengatakan, telah memperoleh informasi bilah, timsel direkrut secara tertutup oleh KPU-RI.
" Hal ini by designe untuk mengamankan calon peserta tes anggota KPU Papua Barat Daya yang diduga keras merupakan titipan para Pejabat Gubernur dan Oknum salah satu Menteri," jelas Yosep.
Yosep mengatakan, peserta tes seleksi juga diduga kuat sudah didesain oleh timsel, jadi tes dibuka secara terbuka agar masyarakat turut melihat, namun dibalik itu modus sesat yang diduga dilakukan yakni, timsel dengan kewenangannya diduga menggugurkan orang-orang yang berpotensi yang memiliki nilai bagus, sedangkan mempertahankan orang titipan yang sudah ada disaku mereka.
" Saya ingatkan kepada kelima timsel Papua Barat Daya yang telah ditunjuk secara tertutup oleh KPU-RI bahwa ini Negara demokrasi sehingga bekerja secara profesional, jangan bekerja karena desain pejabat, karena konsekwensi hukum menanti," Tegasnya.
Yosep menegaskan, masyarakat umum bisa melihat, bahwa pemilihan seleksi timsel papua barat daya telah dilakukan secara tertutup, tentu hal ini membuat masyarakat kurang percaya kepada Timsel yang sudah pasti bekerja karena ada titipan.
Lanjut Dia, Dengan adanya seleksi timsel secara tertutup tentu masyarakat Papua Barat Daya pasti tidak percaya terhadap kinerja timsel dikarenakan mereka dipilih secara tertutup oleh KPU-RI.
Kata Yosep, Anggota komisoner KPU daerah yang tersebar di Papua barat daya dan papua barat saat ini, merupakan produk dari seleksi yang baik, dan berkualitas, sehingga cara yang dilakukan Timsel Papua Barat Daya akan menghasilkan Anggota komisoner KPU yang bakal rentan dengan masalah.
" Ada oknum dalam timsel yang 5 tahun lalu juga perna menjadi timsel, sehingga oknum-oknum tersebut sudah tentu bekerja berdasarkan materi dari pejabat dan bukan bekerja berdasarkan kemampuan dan nilai tes dari peserta, ini yang bahaya," Sesalnya.
Lanjut Yosep, lima orang timsel yang ditunjuk oleh KPU RI tampa melakukan tes sudah tentu mencoreng demokrasi di Indonesia.
" masyarakat meragukan independensi dari Timsel ini, karena bisa jadi mereka bekerja untuk mengamankan kandidat calon anggota KPU Papua Barat Daya berdasarkan titipan pejabat," pungkas Yosep.(Stefi)