logo-website
Selasa, 28 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Satgas Yonif Raider 142/KJ Bantu Pembangunan Rumah Tokoh Agama di Memberamo Papua Papuanewsonline.com, Memberamo Tengah - Bentuk kepedulian, Satgas Yonif Raider 142/KJ memberikan bantuan dalam pembangunan rumah tokoh agama di Gereja GKI Domine Edward Katutung, Kampung Dabra, Distrik Mamberamo Hulu,. Kabupaten Mamberamo Raya, Papua Pegunungan Tengah, Minggu (13/11/2022)Dalam keterangan, Danpos Dabra  satgas Yonif Raider 142/KJ, Lettu Inf. Jefri Gunawan, menyampaikan bahwa di Kampung Dabra terdapat beberapa tokoh agama, salah satunya Pendeta Mimin Warisal,  yang berkeinginan untuk melanjutkan pembangunan rumah miliknya.Diketahui saat ini yang sudah berdiri beberapa pondasi namun tidak berlanjut, dikarenakan di lokasi kampung Dabra segalanya serba mahal." Ini bentuk kepedulian kita Satgas karena selain memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga Papua, Satgas juga turut andil mensupport pembangunan rumah tokoh Agama, sehingga kehadiran Satgas di Papua dapat memberikan pelayanan yang baik terhadap masyarakat, hari ini Kami membantu  bapak pendeta  Mimin Warisal dengan memberikan bantuan yang berguna," ungkap satgas Yonif Raider 142/KJ, Lettu Inf. Jefri Gunawan melalui presrelease yang diterima Papuanewsonline.com, Senin (14/11/2022).Danpos Jefri saat menyerahkan bantuan tersebut, berharap agar  kelanjutan pembangunan rumah bapak pendeta Mimin Warisal dapat dilakukan sampai dengan selesai, sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi bapa Pendeta dalam melakukan pelayanan Iman terhadap Umat.Di tempat yang sama, Bapak Pendeta Mimin Warisal menyampaikan rasa terimakasih atas bantuan yang diberikan." Terima kasih tidak terhingga dari semua pihak yang membantu, apakah itu tokoh masyarakat, agama, pemuda, jemaat gereja bahkan Satgas 142 ikut andil, Tuhan memberkati atas semua kebaikan kita, wa,wa wa," Ucapnya.(Fausia 14 Nov 2022, 15:24 WIT
Kapal Kargo MV Mutia Ladjoni Dengan 15 Abk Belum Ditemukan Puapuanewsonline.com, Timika- Kapal kargo MV. Mutia Ladjoni 7 yang dinyatakan hilang kontak di Perairan Kepulauan Aru hingga hari ini belum ditemukan. Kepala kantor pencarian dan pertolongan (Basarnas) Timika George L.M. Randang S.IP.,M.A.P membenarkan hingga kini Basarnas Sar Timika terus berkoordinasi dengan Basarnas Ambon dan Lanal serta Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru guna melakukan pencarian. “ Pagi tadi tim dari unit siaga SAR kepulauan Aru Dobo pd pkl 08.00 wit sdh bergerak kelokasi pencarian menggunakan kapal dari  Perhubungan Pemda  setempat untuk mengantarkan unsur SAR gabungan namun belum ditemukan,’’ ujar George Randang di Timika saat dihubungi melalui pesan singkat, Senin (14/11/2022). George menyebutkan, dari Basarnas SAR Timika terus beroordinasi dan meminta penguatan pencarian dari SAR Ambon. “ Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna mengembangkan pencarian di Perairan ARU,’’ Jelasnya. Kata George, SAR Ambon serta  unit siaga SAR kepulauan Aru dan  pemda Kepulauan Aru mengerahkan semua potensi SAR yang  ada di Dobo untuk dapat membantu pencarian. “ Dari hasil koordinasi tersebut telah diberangkatkan 1 unit Kapal Perhubungan Pemda Aru, selain itu ada unsur lain juga yang membantu yaitu  SAR Ambon pos SAR Dobo, Lanal Kepulauan Aru, Polairud Polda Maluku kemudian dari  direktorat polda dan dari Polres Aru, BPBD, dan dari Kapal perhubungan ABK KM Tarangan,’’ tandas George. George menambahkan, hingga kini kapal kargo itu belum ditemukan, namun pada minggu pecan kemarin kapal tersebut sempat bertemu dengan kapal nelayan, namun kapal nelayan tidak tahu bila kapal kargo  tersebut membutuhkan bantuan. “ Hingga kini Kapal itu belum ditemukan, dari Basarnas juga sudah mengarahkan lewat E-Broadcash ke Kapal-kapal yang melintas agar dapat membantu jika menemukan KM Mutia Ladjoni,’’ Tutupnya.Sebagai informasi,  Kapal Kargo MV. Mutia Ladjoni 7, berangkat dari Asike, Timika tujuan  Bontang Kalimantan Timur dinyatakan hilang kontak di Perairan Kepulauan Aru.Kapal Cargo ini dilaporkan hilang pada Jumat 11 November 2022 dengan membawa 15 anak buah kapal (ABK). Kepala Koordinator Unit Siaga SAR Kepulauan Aru Reinhard Loppies mengatakan  Kapal MV. Mutia Ladjoni 7 berangkat dari timika pada Rabu 9 November dengan tujuan Bontang, namun karena bahan bakar minyak (BBM) tinggal sedikit kapal diarahkan ke Dobo Kepulauan Aru untuk mengisi BBM.“Jadi kapal ini dari Timika dan rencana untuk pengisian BBM di daerah Dobo. Pada saat perjalanan ke perairan Dobo, Kapal tersebut hilang kontak dengan perkiraan koordinat 04” 36'50.62 "S / 136” 71.39", ucap Loppies kepada media ini, Minggu (13/11/2022). Loppies menyebutkan, informasi hilangnya kapal Cargo ini diperoleh dari Kansar Timika. "  Unit Siaga SAR Aru memperoleh informasi dari Kansar Timika, bahwa kapal tersebut hilang kontak di perairan laut Aru, Sabtu (12/11/2022).  Lanjutnya, SAR Aru telah melakukan pencarian namun keberadaan Kapal kargo tersebut belum ditemukan, dan  diketahuai keberadaannya.(Noris) 14 Nov 2022, 13:17 WIT
Div TIK Polri Siagakan Repeater Mobile Perkuat Sinyal Komonikasi Pengawalan KTT G20 Papuanewsonline.com, Bali - Divisi Teknologi, Informasi dan Komunikasi (Div TIK) Polri menyiagakan mobil Repeater Mobile di titik-titik lokasi blank spot jaringan komunikasi radio (HT). Hal ini berguna membantu personil dilapangan yang sedang melaksanakan tugas pengamanan dan pengawalan rombongan KTT G20.Salah satu lokasi yang diperkuat oleh repeater mobile berada di wilayah sekitar hotel The Apurva Kempinski, Jalan Raya Nusa Dua Selatan, Badung, Bali. Pasalnya, lokasi jalan yang dilalui oleh rombongan KTT G20 berkelok dan berbukit sehingga membuat komunikasi terganggu."Setelah disurvei kendaraan tersebut disimpan dilokasi ini untuk memperluas jangkauan radio komunikasi, titik-titik yang blank spot tadi dicover dengan kendaraan mobile repeater sehingga pengawalan tidak putus komunikasinya," kata perwira pengendali mobile repeater AKP Arie Wibisono di lokasi, Minggu (13/11/2022).Sebelumnya, Arie dibantu dengan tujuh anggota lainnya telah melakukan survei tempat yang dianggap kurang baik penerimaan sinyal radio. Sebelum di tempatkan mobil repeater trunking, jangkauan komunikasi masih ada penerimaan sinyal radio yang kurang baik terutama seputaran hotel mulia lantaran terganggu titik blank spot. Namun setelah dipasang perangkat tersebut, sinyal bisa diperkuat sampai 5 kilometer. "Jadi setelah kita pasang, jangkauan komunikasi bisa sampai 5 kilometer, kita pastikan tidak ada komunikasi yang terputus di jalur lokasi seputaran hotel mulia, hilton, kempinsky, ritz carlton dan samabe," kata Ari.    Untuk memastikan tidak ada layanan komunikasi yang terganggu, ia bersama empat anggotanya juga bersiaga 1X24 jam selama. Bilamana ada kendala seperti mati listrik, maka langsung menyalakan genset yang berada di kabin belakang.Ia menambahkan mobil Div TIK Polri ini memiliki perangkat site trunking yang dapat terhubung dengan site trunking Polda Bali, Sehingga dapat memberikan backup komunikasi dalam pelaksanaan pengamanan.(Fausia) 14 Nov 2022, 06:38 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT