logo-website
Sabtu, 25 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Kapolda Papua : Pesta Demokrasi di Tanah Papua Berjalan Aman dan Damai Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Daerah Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K mengungkapkan terkait dengan Pemilihan Umum 2024 di Tanah Papua bisa berjalan denga naman dan damai.Hal ini Kapolda ungkapkan saat diwawancarai awak media di ruang kerjanya di Polda Papua lama, Kota Jayapura, Senin (26/02/2024).Kapolda mengatakan di Papua sendiri tentunya punya tingkat kesulitan sendiri dalam menghadapi semua berbagai tantangan dalam pembangunan Nasional termasuk bagaimana pesta Demokrasi terbesar di tanah air yaitu Pemilu serentak ini.“Dari semua keterbatasan dan kondisi geografis yang begitu cukup sulit kami bisa bekerja sama dengan semua unsur mulai dari masyarakat itu sendiri tokoh-tokoh masyarakat para hamba tuhan dan para penyelenggara termasuk kami aparat TNI-Polri semua bisa berjalan dengan baik,” ucap Kapolda Papua.Kapolda berharap terkait beberapa TPS yang belum selesai hari ini bisa diselesaikan dengan aman sehingga bisa mengikuti beberapa Daerah yang sudah mulai perhitungan di Tingkat Kabupaten.“Mudah-mudahan dalam minggu ini kan sudah masuk dalam tingkat Kabupaten bisa jalan cepat supaya suara itu bisa dibawa di Provinsi dan proses berikutnya yang akan dilakukan oleh KPU Provinsi,” harap Kapolda.Ia juga berpesan kepada masyarakat yang punya kepentingan dengan politik lokal untuk bisa menahan diri melakukan langkah-langkah yang kala itu merasa tidak puas sesuai dengan ketentuan aturan hukum yang ada.“Jaga dan pelihara pesta Demokrasi di tanah Papua sehingga menjadi ciri tersendiri untuk bagaimana Papua kedepan lebih maju daripada Papua yang telah kita lalui beberapa waktu kemarin,” tuturnya.“Mari kita jaga kita tunggu menggunakan cara-cara yang sesuai dengan ketentuan aturan hukum yang ada. Papua boleh berbeda Papua boleh banyak tetapi satu, kita anak-anak yang hidup di negeri ini Tanah Papua Jaga dan pelihara kedamaian itu,” tambahnya. (PNO-12) 27 Feb 2024, 07:30 WIT
Polres Tanimbar Bantu Lima Anggota KPPS, PTPS dan Linmas yang Sakit Papuanewsonline.com, Tanimbar - Aparat Kepolisian Resort Kepulauan Tanimbar menyalurkan bantuan sosial terhadap lima anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Pengawas TPS (PTPS) dan Linmas yang jatuh sakit diduga akibat menjalankan beban tugas yang berat.Mereka yang sakit diantaranya Sintia Sairdekut, petugas KPPS Desa Makatian. Meski dalam kondisi mengandung, Ibu Sintia merasa terpanggil untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diemban. Ia rela menyeberangi lautan dalam kondisi alam yang tidak bersahabat yakni cuaca laut angin kencang dan bergelombang.Selain ibu Sintia, Petugas PTPS 1 Desa Weratan, yaitu ibu Benselina Labobar, juga merasa terpanggil melaksanakan tugas tanggal 14 Februari meski dalam keadaan mengandung mamun tetap menjalankan tugas.Tak hanya itu, tiga anggota Linmas Desa Kamatubun juga merasakan sakit namun tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab baik pemungutan hingga perhitungan suara di tingkat desa sampai kecamatan. Mereka tak pernah lalai dan absen menjaga logistik pada Sekretariat PPK Wermaktian. Mereka ialah Frans Gepse, Timones Fidlela dan Fur Fatunlebit.Penyerahan bantuan sosial terhadap kelima petugas tersebut dilaksanakan di Balai Desa Temin, Kecamatan Wermaktian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Sabtu (24/2/2024).Penyerahan bansos dihadiri oleh Kapolsek Wermaktian Iptu Luky Kora, SH, Ketua PPK Wermatian, Hanok Kelbulan, Ketua Panwascam Wermaktian Nikolas Angwarmas, Danpos Wermaktian Sertu K. Melsadalim, dan P.s Kanit Intel Polsek Wermaktian Bripka Fraly E. Lololuan.Kapolsek Wermaktian, Polres Kepulauan Tanimbar, Iptu Luky Kora, mengatakan, aksi sosial yang dilakukan ini merupakan bentuk kepedulian dan keprihatinan terhadap anggota KPPS, PTPS dan Linmas yang telah menyelenggarakan pesta demokrasi dengan baik, meski rasa sakit harus dirasakan."Mereka ini adalah garda terdepan dalam proses pemungutan suara pemilu dan memiliki beban tugas dan resiko tugas yang berat," kata Kapolsek.Anggota KPPS, PTPS dan Linmas merupakan mitra kerja Polri dalam mensukseskan penyelenggaraan Pemilu 2024."Kami juga mendoakan mereka agar selalu diberikan kesehatan dan kekuatan sehingga tugas pemilu ini akan berakhir dengan aman dan sukses," harapnya. (PNO-12) 27 Feb 2024, 07:22 WIT
Jelang Pleno, Aparat Keamanan Jaga Ketat KPU Kab. Pegunungan Bintang Papuanewsonline.com, Pegubin - Aparat keamanan gabungan TNI-POLRI jaga ketat KPU Kab. Pegunungan Bintang jelang rapat Pleno tingkat Kabupaten, Selasa 26 Februari 2024.Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya gangguan Kamtibmas yang akan di lakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan menjaga pesta demokrasi tetap aman dan tenteram.Terlihat aparat gabungan TNI-POLRI bersenjata lengkap menjaga dua sisi jalan yang dilalui masyarakat dan memeriksa orang maupun barang yang akan melewati jalan menuju KPU Kab. Pegunungan Bintang.Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Moh. Dafi Bastomi, SH., SIK., M.K., mengatakan bahwa pengamanan KPU untuk memberikan kenyamanan agar rapat Pleno berjalan tertib dan lancar."Kita mempersiapkan pengamanan secara maksimal agar rapat Pleno berjalan aman dan tertib," ucapnya.Dirinya juga berharap kepada seluruh masyarakat agar bekerja sama menjaga keamanan di Kab. Pegunungan Bintang sehingga tercipta situasi Kamtibmas yang aman dan damai.Ditempat terpisah Kasatgas Humas ODC 2024 AKBP Dr. Bayu Suseno, SH., SIK., MM., MH., mengatakan bahwa keterlibatan personel ODC 2024 dalam menjaga KPU dan logistik pemilu menjelang rapat Pleno yakni untuk mewaspadai situasi yang dapat mengganggu jalannya rapat Pleno serta rusaknya logistik pemilu di Kab. Pegunungan Bintang."Karena logistik pemilu ini merupakan dokumen penting Negara dan sebagai langkah untuk memastikan keamanan tetap kondusif jelang rapat Pleno di Kab. Pegunungan Bintang," ungkapnya. (PNO-12) 27 Feb 2024, 07:15 WIT
Polresta Ambon Salurkan Bantuan Sosial Kepada Anggota KPPS Yang Sakit & Meninggal Papuanewsonline.com, Ambon - Pemilihan Umum (Pemilu) secara serentak di Indonesia telah berlangsung tanggal 14 Februari 2024. Termasuk di Maluku yang berjalan lancar, aman dan kondusif.Tahapan Pemilu hingga pemungutan dan perhitungan suara calon Presiden-Wakil Presiden maupun lima calon anggota legislatif mulai dari tingkat pusat hingga kabupaten/kota, berlangsung alot.Berbagai proses yang dilaksanakan itu sangat menguras tenaga hingga banyak petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang akhirnya jatuh sakit. Bahkan, ada yang meninggal dunia.Sebagai bentuk kepedulian terhadap petugas KPPS yang jatuh sakit dan meninggal dunia, Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease menyalurkan bantuan sosial yang dilaksanakan pada Sabtu (24/2/2024).Bantuan sosial disalurkan secara langsung yang dipimpin Kasat Intelkam Polresta Ambon, AKP. Marthen Wenno. Ia didampingi Wakasat Intelkam Iptu M. Alfons, Kasi Humas Ipda J. Luhukay, KBO Intelkam Ipda T. Muskita, dan 15 personil Intelkam. Turut hadir dalam kunjungan dan penyaluran bantuan sosial tersebut yaitu sejumlah Tokoh Agama yaitu Ibu Pdt. Paulus/Hatu, dan Ustad Baco Sarluf.Terdapat dua lokasi di kota Ambon yang dikunjungi, tujuannya selain memberikan bantuan juga untuk menyampaikan dukungan baik secara moril maupun materil bagi keluarga dan penyelenggara Pemilu tersebut.Tempat yang dikunjungi yakni ruangan Pavilium Jasica Rumah Sakit Sumber Hidup. Di ruangan ini dirawat anggota KPPS yang sakit yakni Charles Jan De Fretes, warga Bere-Bere RT 003/005 Kelurahan Batu Meja, Kecamatan Sirimau Ambon."Jadi kami melakukan kunjungan diawali dengan beberapa penyampaian dan dukungan oleh Kasat Intelkam kepada Bapak Charles Jan de Fretes. Bapak Kasat juga mendoakan semoga anggota KPPS ini lekas sembuh," kata Kasi Humas Polresta Ambon, Ipda Janete Luhukay.Pada kesempatan itu, Kasat Intelkam juga menyampaikan terima kasih kepada anggota KPPS tersebut karena telah menjadi Pahlawan Demokrasi dalam mensuseskan Pemilu 2024."Pak Kasat juga berharap semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu menjaga dan melindungi kita semua," katanya.Setelah berbincang dengan pasien, dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan kepada anggota KPPS yang sakit tersebut kemudian dilanjutkan dengan doa oleh Ibu Pdt. Paulus/Hatu.Selain di RS Sumber Hidup, hal yang sama juga dilakukan terhadap keluarga dari anggota KPPS yang meninggal dunia yaitu Almarhum Ichwan Rumalessin di Air Kuning RT 001 RW 021 Desa Batu Merah Kecamatan Sirimau Ambon.Almarhum Ichwan Rumalessin merupakak anggota KPPS di TPS 164 Desa Batu Merah. Ia meninggal Dunia pada tanggal 20 Februari 2024 (Pasca Pemilu)."Selain menyerahkan bantuan Kami juga menyampaikan turut berduka cita kepada Istri Almarhum yakni Ibu Suhaini Sahabudin Rumalesin, yang ditutup dengan doa oleh Ustad Baco Sarluf," ujar Kasi Humas. (PNO-12) 26 Feb 2024, 18:13 WIT
Personel Dit Samapta Polda Maluku Amankan Aksi Demonstrasi Masyarakat Pemerhati Pemilu Papuanewsonline.com, Ambon - Puluhan personel Direktorat Samapta Polda Maluku mengamankan aksi damai yang dilakukan aliansi masyarakat pemerhati penyelenggara Pemilu di Provinsi Maluku.Aksi unjuk rasa damai berlangsung di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku di Jalan Sultan Hassanudin, Kota Ambon, Senin (26/2/2024).Pengamanan aksi demonstrasi tersebut di pimpin oleh Kasubagmin bagian operasi Direktorat Samapta Polda Maluku, Kompol Yosep de Fretes.Dalam aksi itu, kelompok aliansi masyarakat pemerhati penyelenggara Pemilu ini diterima oleh anggota Komisioner KPU Provinsi Maluku Engelbertus Dumatubun SH bersama staf di depan Kantor KPU Maluku.Isye Muryani dan Ona Leunupun dalam orasinya meminta KPU Maluku dan KPU pusat untuk dapat memperhatikan nasib dan kesejahteraan para anggota KPPS dan PPK khususnya yang ada di Provinsi Maluku."Saya selaku yang mewakil rekan-rekan saya yang hadir pada siang ini meminta pihak KPU baik pusat maupun daerah untuk dapat memperhatikan nasib para anggota KPPS dan PPK khususnya yang ada di wilayah Maluku," pinta mereka.Menurut para orator, anggota KPPS maupun PPK merupakan pahlawan demokrasi. "Kami rela tinggalkan anak dan keluarga kami berhari-hari untuk kepentingan bangsa dan negara, kami luangkan segenap tenaga dan waktu kami dengan ikhlas agar proses pemilu dapat berjalan dengan aman dan lancar di wilayah Maluku yang kita cinta," katanya.Mewakili rekan-rekan KPPS dan PPK, para orator berharap agar nasib mereka dapat diperhatikan oleh KPU Maluku maupun KPU RI."Kami mau sampaikan, kami rela tinggalkan semuanya agar proses pemilu di setiap TPS berjalan dengan baik dan lancar. Meski sakit para anggota KPPS dan PPK di setiap wilayah di Maluku tetap siap untuk bekerja dan bahkan ada yang sampai meninggal dunia saat menjalankan tugasnya," ungkapnya.Di tempat yang sama, Komisioner KPU Maluku Engelbertus Dumatubun yang menerima tuntutan masa aksi menyampaikan terima kasih atas masukan yang sudah disampaikan. Ia mengaku tuntutan masa aksi akan ditindaklanjuti kepada KPU RI."Ini akan menjadi masukan juga bagi kami dan kami akan menindaklanjuti apa yang menjadi harapan Bapak dan Ibu semua ke KPU pusat dan kami sangat berharap apa yang Bapak dan Ibu sampaikan dapat tercapai dan terakhir dari kami ucapan terima kasih juga karena aksi Bapak dan Ibu semua siang ini dalam damai olehnya itu kami sampaikan selamat kembali ke rumah masing-masing dengan tertib juga dan sampai dengan selamat," harapnya. (PNO-12) 26 Feb 2024, 17:47 WIT
Polda Papua Gelar Pengambilan Sumpah & Penandatanganan Pakta Integritas Dikbangum Polri Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Daerah Papua menggelar kegiatan pengambilan sumpah dan penandatanganan Pakta Integritas Pendidikan Pengembangan Umum (Dikbangum) Polri Tahun Anggaran 2024.Pelaksanaan pengambilan sumpah dan penandatanganan Pakta Integritas dilaksanakan di Aula Rastra Samara Polda Papua lama, Kota Jayapura, dengan mengikuti zoom meeting dari Mabes Polri yang dipimpin oleh Karo Watpers SSDM Polri Brigjen. Pol. Anwar S.I.K. M.Si., Senin (26/02/2024).Turut hadir dalam kegiatan tersebut Karo SDM Polda Papua, Kombes Pol Sugandi, S.I.K., M.Hum, Dir Samapta Polda Papua, Kombes Pol Sondang Richman Daniel Siagian, S.I.K. Karumkit Bhayangkara TK. III Jayapura, Kompol dr. Andhika Nur Syamsul Arifin, Sp.OT. dan para peserta Dikbangum T.A. 2024 Polda Papua sebanyak 700 peserta.Dalam kesempatannya, Karo Watpers SSDM Polri mengatakan Pelaksanaan pengambilan sumpah dan penanda tanganan Pakta Integritas menandai dimulainya seleksi Dikbangum Polri T.A 2024.“Saya mengingatkan bahwa harus sungguh-sungguh sebagai bentuk integritas kita sebagai abdi negara yang professional,” ucap Karo Watpers SSDM Polri.Sementara itu, Karo SDM Polda Papua mengatakan Dikbangum Polri T.A 2024 meliputi seleksi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) tingkat II, seleksi S-1 Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), seleksi Sekolah Staf dan Pimpinan Tingkat Pertama (Sespimma) dan seleksi Sekolah Inspektur Polisi (SIP) angkatan 53 T.A 2024.“Peserta nantinya akan mengikuti berbagai macam seleksi yang telah ditentukan oleh panitia seperti pemeriksaan kelengkapan administrasi, tes kesehatan, tes kesamaptaan, tes psikologi, tes Akademik dan lain-lain,” tuturnya."Kepada peserta yang dinyatakan lulus terpilih, untuk PKN II pendidikan dimulai 8 Agustus s.d 7 Desember 2024, S-1 STIK pendidikan dimulai 14 April s.d 17 Juni 2025, Sespimma angkatan 71 dimulai 7 Maret s.d 26 Juli 2024, Sespimma angkatan 72 dimulai 16 Agustus s.d 5 Desember 2024 dan SIP angkatan 53 pendidikan dimulai 18 April hingga 13 Oktober 2024,” tambahnya. (PNO-12) 26 Feb 2024, 17:27 WIT
Polres Malra Kunjungi Anggota KPPS & PPS Yang Sakit Papuanewsonline.com, Malra - Aparat Kepolisian Resort Maluku Tenggara (Malra) melakukan aksi sosial dengan menjenguk tiga anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang jatuh sakit pada Sabtu (24/2/2024).Mereka yang sakit yaitu Sandy Bahari Djohar, warga Ohoi/Desa Watdek. Ketua KPPS TPS 3, Kelurahan Ohoijang Watdek ini pingsan akibat tekanan darah rendah atau Bradikardia. Pemuda 28 tahun ini dirawat selama 5 hari sejak tanggal 15 - 20 Februari 2024 di RSUD Karel Sadsuitubun Langgur.Anggota KPPS lainnya yaitu Maria Dumatubun, warga Ohoi/Desa Langgur. Anggota KPPS pada TPS 14 Desa Langgur ini sakit di mana daya tahan tubuh menurun, pusing, dan lemas. Wanita 32 tahun ini dirawat selama 1 hari tanggal 15 - 16 Februari 2024 di RSUD Karel Sadsuitubun Langgur.Sementara anggota PPS yang sakit yakni Putri Hadya Renhoran, warga Perumahan Guru Ohoijang. Wanita 23 tahun yang merupakan anggota PPS Ohoijang Watdek ini mengalami sakit dengan gejala daya tahan tubuh menurun, pusing, dan lemas. Ia dirawat selama 4 hari sejak tanggal 16 - 20 Februari 2024 di RSUD Karel Sadsuitubun Langgur.Kasat Intelkam Polres Malra, Iptu P. Houver J. Unmehopa, mengatakan, aksi sosial yang dilakukan ini merupakan bentuk kepedulian dan keprihatinan terhadap anggota KPPS dan PPS yang telah menyelenggarakan pesta demokrasi."PPS dan KPPS adalah garda terdepan dalam proses pemungutan suara pemilu dan memiliki beban tugas dan resiko tugas yang berat," kata Kasat yang didampingi oleh Kaurmintu Satreskrim Pores Malra, Aipda V. Rumangun dan PS Kanit Intelkam, Bripka W. Patty.Ia mengatakan, dalam tahapan pemungutan hingga rekapitulasi penghitungan suara pada tingkat PPS, masih ditemukan ada sejumlah rekan penyelenggara Pemilu (KPPS/PPS) yang mengalami sakit. Mereka bahkan harus dirawat di Rumah Sakit."Kami pahami sungguh bahwa tugas dan tanggung jawab yang rekan rekan PPS serta KPPS terima cukup menyita tenaga, selain dihadapkan dengan administrasi, dihadapkan pula dengan tekanan psikis dari berbagai pihak yang menuding netralitas, mengintervensi bahkan ada diskriminasi maupun penyerangan verbal maupun fisik. Namun semua itu adalah resiko dan konsekwensi tugas yang harus diterima," ungkapnya.Bertolak dari kejadian kejadian tersebut, Polri, kata Dia, yang adalah mitra kerja (KPPS/PPS) dalam menyukseskan penyelenggaraan Pemilu 2024, berupaya menjangkau rekan-rekan PPS maupun KPPS sebagai garda terdepan."Terutama bagi rekan rekan PPS maupun KPPS yang mengalami sakit dalam pelaksanaan tugas negara ini, kami mendoakan agar rekan rekan KPPS/PPS selalu diberikan kesehatan dan kekuatan sehingga tugas pemilu ini akan berakhir dengan aman dan sukses," harapnya. (PNO-12) 26 Feb 2024, 17:15 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT