logo-website
Rabu, 22 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Berdasarkan Survei Dari 1.220 Orang Tingkat Kepercayaan Publik Kepada Polri Naik Menjadi 76,4 Persen Papuanewsonline.com, Jakarta - Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan pada 20-24 Juni 2023, tingkat kepercayaan ke Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sebesar 76,4 persen.Dalam survei ini jumlah sampel sebanyak 1.220 orang yang berasal dari seluruh provinsi di Indonesia yang terdistribusi secara proporsional. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.Pemilihan sampel menggunakan metode multistage random sampling, dengan margin of error sekitar lebih kurang 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20 persen dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check). Dalam quality control tak ditemukan kesalahan berarti.Peneliti Utama Indikator Burhanuddin Muhtadi mengatakan, tingkat kepercayaan terhadap Polri yakni 10,8 persen sangat percaya dan 65,6 persen cukup percaya."Jadi yang percaya terhadap polisi di bulan Juni 2023 itu sudah mencapai 76,4 persen yang mengatakan sangat percaya 10,8 persen. Kita gabung dengan mengatakan cukup percaya," ujar Burhanuddin, Minggu (2/7/2023).Kata dia, kurang dari setahun Polri bisa memulihkan citranya. Berdasarkan survei yang mereka lakukan pada bulan Agustus 2022, kepercayaan publik terhadap Korps Bhayangkara berada di angka 54 persen. Angka itu terjun bebas pasca adanya kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat yang dilakukan eks Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri, Ferdy Sambo."Saat itu, kurang lebih sebulan setelah Sambo membetot perhatian publik itu kita sampaikan itulah trust paling rendah polisi kita umumkan saat itu," ujarnya.Namun, kurang dari setahun Polri berhasil memulihkan citranya bahkan sedikit menyalip Komisi Pemberantasan Korupsi alias KPK. Adapun tren kepercayaan terhadap Polri dalam pemberantasan korupsi juga meningkat. Pada Agustus 2022 cuma 63,9 persen. Kini pada Juni 2023 berada di angka 69,2 persen.Selain itu, dalam survei juga disebutkan bahwa masyarakat menyampaikan hubungan TNI-Polri di wilayahnya. Hasilnya mayoritas menilai baik hubungan TNI-Polri dimana 10 persen sangat baik dan 81,8 persen baik.Lebih lanjut, mayoritas masyarakat percaya institusi Polri mampu membenahi internal dimana 2,9 persen sangat percaya dan 66,8 persen percaya. (PNO-12) 03 Jul 2023, 07:52 WIT
2 Oknum Polisi Diduga Terlibat Kasus Pemerkosaan, Polda Maluku: Kami Selidiki Kembali Papuanewsonline.com, Maluku - Kepolisian Daerah Maluku menanggapi pernyataan MS, korban pemerkosaan dan penganiayaan yang diduga dilakukan dua oknum polisi di sejumlah media.Dalam pemberitaan sejumlah media, MS menyampaikan telah membuat laporan palsu di Polda Maluku. Ia mengaku tidak diperkosa Bripka SN maupun Briptu RS di kamar hotel Budget, kota Ambon, Senin (19/6/2023) sekira pukul 19.00 WIT lalu.Bahkan, MS mengaku tidak dianiaya oleh Bripka SN. Luka lebam yang dialami korban di wajah, diakui sebagai tindakan refleks Bripka SN, yang mengayunkan tangannya setelah keduanya bertengkar.MS juga mengaku membuat laporan polisi palsu sudah dalam keadaan mabuk minuman keras. Ia terpaksa membuat laporan itu akibat kesal dengan Bripka SN.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Rum Ohoirat, mengaku, sangat menyesalkan pernyataan dari MS di sejumlah media massa. Belum diketahui pasti alasan dibalik pernyataan terbalik yang disampaikan MS. Padahal, saat membuat laporan polisi, MS tidak mabuk."Ketika MS datang ke Polda Maluku dan buat laporan, yang bersangkutan tidak dalam keadaan mabuk. Korban saat itu dalam keadaan sadar dan bisa menjelaskan peristiwa yang dialami secara jelas dan runut kepada penyidik, dan dituangkan dalam BAP. Korban juga sudah menandatangani berita acara sumpah bahwa apa yang disampaikan tersebut benar adanya," ungkap Ohoirat di Ambon, Minggu (2/7/2023).Terkait dengan pernyataan MS, Ohoirat menegaskan, penyidik tidak hanya berpatokan pada keterangan saksi. Penyidik telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti lain di TKP."Penyidik juga telah mengamankan barang bukti lain di TKP, dimana antara barang bukti dengan keterangan saksi saling terkait dan mendukung adanya peristiwa (pemerkosaan) tersebut," jelasnya.Lantas apa alasan yang mendasari MS sehingga berubah pikiran dengan laporan kasus pemerkosaan itu, belum diketahui pasti. Polda Maluku menyayangkan MS yang justru memberikan tanggapan di media. Padahal, permasalahan itu masih dalam proses penyidikan. Seharusnya, keterangan MS di sejumlah media disampaikan saja dengan jelas di depan penyidik yang menangani, bukan dengan cara memanggil media. Karena hal itu malah menimbulkan kecurigaan baik penyidik maupun publik."Kami menyayangkan MS yang justru memberikan tanggapannya ke media karena kasus itu sedang dalam proses penyidikan Polri atas laporan yang dibuatnya sendiri. Penyidik juga sudah mengumpulkan semua alat bukti dalam memproses kasus tersebut," katanya.Untuk memastikan kasus tersebut, dalam waktu dekat penyidik akan mengundang MS dan semua pihak terkait untuk dilakukan klarifikasi."Kita akan kembali lakukan klarifikasi. Bila ditemukan adanya unsur rekayasa kasus baik oleh MS maupun tersangka atau pihak-pihak tertentu, hal tersebut akan memperberat kasus itu dan akan diproses hukum sesuai aturan yang berlaku," tegasnya.Di sisi lain, perkara yang dilaporkan MS bukan delik aduan. Hal itu merupakan pidana murni sehingga penyidik dapat meneruskan kasus tersebut berdasarkan alat bukti yang ditemukan di TKP."Polda Maluku akan tetap meneruskan proses pelanggaran kode etik terhadap kedua personil tersebut karena perbuatan mereka telah terbukti mencoreng nama baik institusi Polri," ujarnya. (PNO-12) 03 Jul 2023, 07:31 WIT
Meriahkan Hut Bhayangkara Ke-77, Kapolda Papua Ikuti Acara Panggung Prajurit Di Lapangan Mako Brimob Papuanewsonline.com, Jayapura - Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara yang ke-77, Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K., bersama dengan Wakapolda Papua Brigjen Pol. Ramdani Hidayat, S.H., dan Para PJU Polda Papua, mengikuti Acara Panggung Prajurit yang diadakan di Lapangan Mako Brimob Polda Papua pada Sabtu (1/7/2023). Kegiatan tersebut mengusung tema "Polri Presisi Untuk Negeri Pemilu Damai Menuju Indonesia Maju".Dalam acara tersebut, Kapolda Papua menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh prajurit TNI-Polri di Papua atas kehadirannya dalam Panggung Prajurit dalam rangka Hari Bhayangkara Ke-77 Tahun 2023 Polda Papua. Dalam pidatonya, dirinya menekankan pentingnya menjaga soliditas dan sinergitas antara TNI-Polri, karena mereka merupakan pilar utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).“Saya ucapkan terima kasih kepada tamu undangan dan rekan-rekan dari TNI yang hadir dalam acara malam ini, termasuk rekan-rekan Marinir, TNI Angkatan Udara, dan Korem. Saya juga mengapresiasi Dansat Brimob dan ketua panitia acara Panggung Prajurit atas persiapan yang telah dilakukan dengan sungguh-sungguh, sehingga acara malam ini boleh berlangsung meriah dan penih khidmat,” ucap Kapolda.Kapolda mengajak semua untuk merayakan bersama rakyat dan menunjukkan sinergitas, soliditas, serta menjaga ketertiban bersama. “Semoga malam ini menjadi momen yang indah bagi semua yang hadir. Sebagai Kapolda Papua, saya ucapkan terima kasih dan memberikan selamat bertugas kepada semua anggota TNI-Polri, serta berkomitmen untuk terus bekerja dalam mewujudkan Papua sebagai tanah yang damai,” jelas Irjen Fakhiri.Acara Panggung Prajurit dilanjutkan dengan hiburan musik dari artis-artis ibu kota dan lokal. Kegiatan tersebut bertujuan tidak hanya untuk memperingati Hari Ulang Tahun Bhayangkara yang ke-77 di Polda Papua, tetapi juga untuk menjaga sinergitas antara TNI-Polri dalam menghadapi Pemilu 2024.Dengan diselenggarakannya acara ini, diharapkan semakin kuatnya kerja sama antara TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Papua serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Dirgahayu Polri ke-77. (PNO-12) 02 Jul 2023, 13:48 WIT
Lomba Dayung Perahu Tradisional Turut Serta Mewarnai Festival Biak Munara Wampasi Papuanewsonline.com, Biak Numfor -  Lomba dayung perahu tradisional mewarnai Festival Biak Munara Wampasi (FBMW) Tahun 2023. Lomba dayung pertahu tradisioanl di buka langsung oleh Wakil Bupati Biak Numfor Calvin Mansnembra, SE.,M.BA, di Pantai Yenyabo Sorido Kabupaten Biak Numfor. Acara pembukaan lomba dayung itu juga dihadiri oleh Direktur Regional III Bappenas, Ika Retna Wulandary, ST, MSc., Staf Ahli Gubernur Provinsi Papua, Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Elsye P. Rumbekwan, Plt Sekda Biak Numfor dan sejumlah undangan lainnya serta pejabat lainnya. Selain untuk meriahkan Festival BMW, lomba dayung perahu tradisional ini juga diselenggarakan dalam rangka menyongsong pelaksanaan Sail Teluk Cendrawasih (STC) yang akan dilaksanakan pada awal bulan November mendatang.Lomba dayung yang digelar dalam rangka melestarikan kearifan lokal itu dibagi dalam beberapa zona, selanjutnya masing-masing pemenang akan diadu dalam memperebutkan juara 1. Adapun zona itu diantara lain zona 1 atau wilayah Kota dan sekitarnya lalu ada zona Padaido, Numfor, Biak Utara dan Swandiwe serta lainnya.“Kegiatan ini diadakan agar masyarakat dapat mendukung pelaksanaan STC sehingga apabila ada potensi–potensi yang dapat dikembangkan, ini dapat menjadi potensi yang luar biasa untuk ditingkatkan untuk menjadi kegiatan yang tradisional maupun professional di Kabupaten Biak Numfor,” ujarnya.Ia juga berharap lomba dayung kali ini dapat terus diadakan di tahun–tahun mendatang untuk mengembangkan potensi dan keahlian yang dimiliki masyarakat Biak Numfor. “Kami berharap hari ini pelaksaan lomba ini berjalan dengan baik dan bisa meghasilkan pendayung –pendayung berprestasi untuk bisa mengikuti kejuaraan lainnya baik Kejurnas maupun PON,” tutupnyaSekedar diketahui, selain Lomba Dayung Perahu Tradisional, dalam rangka pelaksanaan Festival Biak Munara Wampasi (FBMW) 2023, pemerintah daerah juga mengadakan atraksi Apen Beyeren, Lomba Konten Panorama Sunset, Snapmor dan beberapa event lainnya yang akan dilaksanakan di beberapa titik lokasi sejak tanggal 1 Juli–8 Juli 2023Tak hanya itu, juga ada  pameran UMKM, sajian kuliner, serta DJ Performance dan Hiburan rakyat yang diisi oleh artis asal Papua, Biak, artsi jebolan Idol Nowela, Black Brothers dan sejumlah lainnya. (PNO-12) 02 Jul 2023, 12:14 WIT
Gelar Upacara Hut Bhayangkara ke-77, Kapolda Maluku: Tingkatkan Sinergritas Menuju Indonesia Maju Papuanewsonline.com, Ambon - Peringatan hari ulang tahun Bhayangkara ke-77, yang digelar Polda Maluku berlangsung khidmat dan meriah di Lapangan Letkol Pol Chr Tahapary, Kota Ambon, Sabtu (1/7/2023).Di usia baru Polri, Polda Maluku terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada bangsa dan negara, khususnya terhadap masyarakat di provinsi Para Raja-raja ini.Dengan tagline "Polri Presisi untuk Negeri", Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif, mengaku, pihaknya berkewajiban untuk terus meningkatkan pelayanan, dan perlindungan kepada masyarakat."Artinya kita semua, Polda berkewajiban untuk meningkatkan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat," kata Kapolda di sela-sela acara syukuran hari Bhayangkara dan ramah tamah dengan Forkopimda Maluku maupun para undangan. Polda Maluku, kata Irjen Latif, akan terus bekerjasama, bersinergi dengan seluruh stakeholder maupun komponen masyarakat lainnya. Seperti TNI, Pemerintah Daerah, dan Instansi terkait."Sinergitas dengan semua instansi akan terus kami tingkatkan, lebih khusus menghadapi dan menyiapkan Pemilu damai menuju Indonesia maju," ujarnya.Persiapan menjelang Pemilu tahun 2024 termasuk hal yang krusial disiapkan Polda Maluku dalam waktu dekat, selain tugas-tugas negara lainnya."Tentu ini tidak bisa hanya dilaksanakan oleh Polri saja, kita harus bekerja bersama seluruh komponen termasuk juga dengan teman-teman media, bagaimana membuat situasi kondusif di Indonesia dan lebih khusus di Maluku," ungkapnya.Atas nama Kapolda dan jajaran, Irjen Latif juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh komponen masyarakat bila pelayanan Polda Maluku selama ini belum maksimal."Kami memang belum sempurna tapi kami akan terus meningkatkan pelayanan yang terbaik buat masyarakat," harapnya.Ucapan terima kasih juga disampaikan Kapolda atas dukungan seluruh instansi terkait, tokoh agama, tokoh masyarakat yang selama ini telah bersinergi dengan Polri. Khususnya dalam menjaga daerah ini agar terwujud Maluku yang aman, damai dan sejahtera."Kita juga mohon doa restu untuk Polri yang memasuki usia ke-77 ini kita akan terus meningkatkan pelayanan kita yang terbaik kepada masyarakat," pintanya.Di usia yang terus bertambah, Kapolda mengaku pihaknya telah banyak melakukan berbagai terobosan. Tujuannya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat."Sebenarnya terobosan yang kita lakukan ini banyak dalam rangka peningkatan pelayanan-pelayanan masyarakat. Ada digitalisasi, sekarang ada pengaduan masyarakat online jadi semua sudah terbuka transparan dan akuntabel," ujarnya. Berbagai terobosan yang dilakukan selain meningkatkan pelayanan, juga untuk mengontrol perilaku anggota Polri. Harapannya agar setiap anggota tidak melakukan penyimpangan atau pelanggaran-pelanggaran. Kepada personel berprestasi akan diberikan reward, sebaliknya dijatuhkan punishment kepada anggota yang melakukan pelanggaran."Yang jelas, yang baik kita berikan hak-haknya, kita berikan penghargaan, baik itu sekolah maupun kenaikan pangkat. Tapi bagi yang melakukan pelanggaran, kesalahan, tentu konsekuensinya dia mendapatkan sanksi hukuman dan hal-hal yang lain," jelasnya.Tak hanya itu, terobosan lain yang dilakukan Polda Maluku yaitu pencegahan terjadinya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Hal ini dilakukan mengingat kasus tersebut cukup memprihatinkan di Maluku."Kita sudah melakukan terobosan-terobosan, Polwan sering turun untuk sosialisasi ke masyarakat, kita membuat lagu-lagu untuk lebih mudah dan Menteri PPA juga memberikan apresiasi. Kita juga bekerjasama dengan komunitas disabilitas untuk melatih penyidik sehingga mampu berkomunikasi dengan saudara-saudara kita penyandang disabilitas yang menjadi korban," ungkapnya.Sejumlah terobosan yang dilakukan Polda Maluku, tambah Irjen Latif, menjadi konsen konsen dari Mabes Polri. "Kita juga berikan penghargaan kepada Bhabinkamtibmas, para Babinsa dari TNI, ada Satpol PP, Pemadam Kebakaran dan lain-lain. Ini menunjukkan bahwa Polri tidak bisa bekerja sendiri-sendiri, tapi harus bersama-sama dalam melayani masyarakat," pungkasnya. (PNO-12) 02 Jul 2023, 11:47 WIT
Polda Maluku Gelar Syukuran Hari Bhayangkara ke-77, Pangdam Pattimura Juara Menembak Eksekutif Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku melaksanakan acara syukuran peringatan hari ulang tahun Bhayangkara ke-77 yang bertempat di Tribun Lapangan Letkol Pol (Purn) Chr Tahapary, Kota Ambon, Sabtu (1/7/2023). Dalam acara yang dirangkai dengan ramah tamah tersebut, Polda Maluku juga mengumumkan hasil perlombaan yang digelar selama 1 bulan penuh menyambut hari lahir Polri ini.Untuk pemenang lomba menembak eksekutif, Panglima Kodam XVI/Pattimura Mayjen TNI Ruruh A. Setyawibawa, keluar sebagai juara 1. Sementara juara 2 diraih Wakil Kepala BIN Maluku, Kolonel CPM Joni Kuswarianto. Sedangkan Danlantamal IX/Ambon, Brigjen TNI (Mar) Said Latuconsina, keluar sebagai juara 3.Lomba menembak dengan menggunakan pistol tersebut telah dilaksanakan di Markas Satuan Brimob Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, pada Jumat lalu (16/6/2023).Gubernur Maluku Irjen Pol (Purn) Murad Ismail, didampingi Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif, diberikan kehormatan menyerahkan piala dan piagam penghargaan kepada Pangdam Pattimura, Wakabinda Maluku, maupun Danlantamal Ambon.Selain penyerahan hadiah lomba menembak, Polda Maluku juga memberikan piagam penghargaan kepada para personel berprestasi dari TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara maupun Polri.Tak hanya itu, Polda Maluku juga memberikan penghargaan kepada personel dari instansi sipil seperti Basarnas Ambon, Satpol PP Kota Ambon maupun Damkar Ambon."Penghargaan yang kami berikan menunjukkan bahwa Polri tidak bisa bekerja sendiri-sendiri, tapi harus bersama-sama dengan instansi terkait dalam melayani masyarakat," kata Kapolda Maluku.Kapolda mengungkapkan, menjelang peringatan hari Bhayangkara ke-77, Polda Maluku telah melaksanakan berbagai kegiatan selama satu bulan penuh. Diantaranya bakti sosial, bakti kesehatan, doa lintas agama bersama tokoh-tokoh agama, hingga berbagai perlombaan.Sejumlah perlombaan yang dilaksanakan Polda Maluku yaitu penanganan pengaduan masyarakat; olah TKP; Satkamling; inovasi pelayanan publik; Bhabinkamtibmas; 3 pilar kamtibmas; kebersihan; dan bela diri Polri."Saya menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan TNI, Pemerintah Daerah, dan instansi terkait lainnya yang selama ini telah membantu Polda Maluku dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta dalam menegakkan hukum," katanya.Kapolda mengaku kegiatan yang digelar selama satu bulan penuh kerap melibatkan TNI maupun instansi pemerintah lainnya. Hal ini dilakukan karena Polri tidak dapat bekerja sendiri, butuh dukungan dari semua pihak. Begitu pun sebaliknya."Inilah dinamika, suka duka yang selama ini kita lakukan secara bersama. Kapan kita harus serius, dan kapan kita harus enjoy, gembira. Karena kodrat kita sebagai manusia ada sarapan jasmani, ada sarapan rohani, salah satunya dengan kita bersilaturahmi dengan baik, mudah-mudahan dapat kita pertahankan sehingga dapat membawa manfaat bagi kita sekalian," ungkapnya. (PNO-12) 02 Jul 2023, 11:25 WIT
Atraksi Drumband Yonif 733 Rider Masariku Meriahkan Hari Bhayangkara ke-77 di Ambon Papuanewsonline.com, Ambon - Upacara hari ulang tahun Bhayangkara yang ke-77 dihelat Kepolisian Daerah Maluku di Lapangan Letkol Pol (Purn) Chr Tahapary, Kota Ambon, Sabtu (1/7/2023).Menariknya, pada upacara yang digelar secara sederhana itu, tampak satuan TNI dari Batalyon Infanteri 733 Rider/Masariku, Kodam XVI/Pattimura, ikut memeriahkan dengan menampilkan atraksi drumband.Sejumlah lantunan irama drumband dimainkan mulai dari lagu Mars Rider, dan lagu Manuk Dadali, yang disertai dengan membentuk formasi tulisan Polri. Irama Mars Bhayangkara yang disertai dengan formasi angka 77 juga ikut diperagakan. Menutup atraksi drumband tersebut, para prajurit TNI Angkatan Darat ini memainkan irama lagu ulang tahun yang disertai dengan ucapan selamat hari ulang tahun Bhayangkara ke-77 kepada Polda Maluku.Penampilan drumband dari Yonif 733 Rider/Masariku merupakan wujud dari sinergitas dan soliditas TNI Polri di Maluku. Atraksi tersebut meninggalkan kesan kepada Gubernur Maluku Irjen Pol (Purn) Murad Ismail dan Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif. Keduanya kemudian menemui para personel drumband dan menyapa mereka. Foto bersama kemudian dilakukan Gubernur, Kapolda dan Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Ruruh A. Setyawibawa dengam para personel drumband tersebut."Penampilan yang ditampilkan drumband dari Yonif 733 Rider Masariku sangat luar biasa. Kami terkesan, dan Saya atas nama Kapolda Maluku menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi," kata Kapolda Maluku.Kapolda mengaku penampilan drumband untuk memeriahkan hari Bhayangkara ke-77 merupakan wujud sinergitas dan soliditas TNI dan Polri di Maluku."Semoga sinergitas TNI dan Polri ini terus ditingkatkan untuk Maluku yang aman, damai dan sejahtera," pungkasnya.Selain drumband dari Yonif 733 Rider, kemeriahan hari Bhayangkara ke-77 di Ambon juga diisi dengan tarian kolosal Bhayangkari dan personel Polda Maluku. Tarian yang diperagakan dihadapan tamu undangan ini merupakan pemenang atau juara 1 lomba tingkat Mabes Polri. (PNO-12) 02 Jul 2023, 11:06 WIT
Kapolda Maluku Pimpin Upacara Peringatan HUT Bhayangkara ke-77 Papuanewsonline.com, Maluku - Kepolisian Daerah Maluku menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara yang ke-77 di Lapangan Letkol Pol (Purn) Chr Tahapary, Kota Ambon, Sabtu (1/7/2023) pagi.Upacara dipimpin secara langsung oleh Kapolda Maluku, Inspektur Jenderal Polisi Drs. Lotharia Latif, SH., M.Hum. Sementara bertindak sebagai komandan upacara yaitu AKBP Egia Febri Kusumawiatmaja, Wadir Samapta Polda Maluku.Peringatan hari lahir Polri ini turut dihadiri Gubernur Maluku Irjen Pol (Purn) Murad Ismail, dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan stakeholder terkait lainnya.Secara terpusat, upacara peringatan hari Bhayangkara akan dilangsungkan di Mabes Polri Jakarta, pukul 15.00 WIB hari ini. Presiden RI, Joko Widodo, akan bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus memberikan arahan kepada seluruh personel Polri.Kapolda Maluku, Lotharia Latif sebelum meninggalkan lapangan upacara menyampaikan selamat hari Bhayangkara kepada seluruh personel Polri di provinsi Maluku.Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga memberikan apresiasi, penghargaan dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada Gubernur Maluku, Pangdam XVI/Pattimura, Danlantamal IX/Ambon, Danlanud Pattimura Ambon, Kabakamla Maluku, Kejati Maluku, Ketua Pengadilan Tinggi Ambon dan para tokoh agama maupun stakeholder lainnya."Saya menyampaikan apresiasi dan pengormatan yang setinggi-tingginya kepada seluruh tamu undangan yang hadir hari ini dan yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu. Terima kasih atas kerjasamanya selama ini," ucap Kapolda.Kapolda mengaku hari ini tidak menyampaikan amanat dari Presiden RI,  karena akan disampaikan secara langsung pada pelaksanaan upacara hari Bhayangkara ke-77 di Mabes Polri, Jakarta, sore nanti."Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa menyampaikan perlindungan kepada kita semua dalam menjaga kamtibmas serta menjadi pelayan, pelindung dan pengayom masyarakat," katanya. (PNO-12) 02 Jul 2023, 10:58 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT