logo-website
Senin, 02 Mar 2026,  WIT
BERITA Olahraga Homepage
Mimika Color Run II Penuhi Eme Neme Yauware dengan Warna dan Semangat Papuanewsonline.com, Timika — Suasana penuh semangat dan warna-warni menyelimuti halaman Gedung Eme Neme Yauware, Timika, Sabtu pagi (18/10/2025). Ribuan warga dari berbagai kalangan memadati area untuk mengikuti Mimika Color Run (MCR) II yang digelar bersamaan dengan kegiatan Car Free Day. Mengusung tema “Coloring Eme Neme Yauware – Running for Mimika Rumah Kita”, kegiatan ini bukan hanya ajang lari biasa, tetapi juga perayaan gaya hidup sehat dan kebersamaan masyarakat Mimika yang kian berkembang. Sejak pukul 06.00 WIT, peserta sudah berdatangan dengan busana olahraga berwarna putih, siap dihujani serbuk warna-warni yang jadi ciri khas Color Run. Musik enerjik dan instruktur zumba dari KORMI Mimika mengawali pagi dengan semangat luar biasa, membuat suasana semakin meriah. Tak hanya masyarakat umum, pejabat daerah pun ikut larut dalam euforia. Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dan Bupati Mimika, Johannes Rettob, turut hadir membuka kegiatan secara resmi. Keduanya bahkan ikut berjalan santai bersama peserta sambil menyapa masyarakat, menandakan bahwa olahraga kini menjadi simbol persatuan dan semangat positif di Mimika. “Kegiatan ini bukan sekadar olahraga, tapi wadah membangun konektivitas antarwarga. KORMI bukan sekadar komunitas hiburan, tapi bagian dari aliran darah kehidupan sehat masyarakat Mimika,” ujar Habel Taime, Ketua KORMI Kabupaten Mimika, dalam sambutannya. Menurut Habel, Mimika Color Run II menjadi bukti bahwa masyarakat kini semakin sadar akan pentingnya hidup sehat. Ia mengajak semua kalangan, dari anak-anak hingga orang tua, untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari rutinitas harian. “Mari kita jadikan Mimika Color Run bukan hanya sekadar lomba lari, tetapi gerakan budaya hidup sehat dan simbol kebersamaan kita. Dengan semangat ini, Mimika akan terus maju sebagai rumah yang sehat, bahagia, dan kuat,” tambahnya. MCR II juga menjadi momentum mempererat hubungan antarwarga sekaligus memperkuat identitas daerah. Warna-warni yang beterbangan di udara bukan hanya simbol keceriaan, tetapi juga representasi keberagaman yang harmonis di Kabupaten Mimika. Acara ini terselenggara atas dukungan Kementerian Pemuda dan Olahraga, RSUD Kabupaten Mimika, serta sejumlah sponsor seperti BNI, Pocari Sweat, dan perusahaan lokal lainnya. Lebih dari seribu peserta turut ambil bagian dalam ajang ini — dari pelajar, komunitas olahraga, hingga masyarakat umum. Mereka bukan hanya berlari, tetapi juga menari, bernyanyi, dan menebar energi positif sepanjang kegiatan. Warna-warna cerah di udara berpadu dengan tawa riang peserta menciptakan panorama yang menakjubkan di jantung Kota Timika. Banyak warga menyebut kegiatan ini sebagai salah satu perayaan paling meriah di peringatan HUT ke-29 Kabupaten Mimika. Mimika Color Run II menegaskan komitmen daerah ini untuk terus mendorong gaya hidup sehat, membangun solidaritas masyarakat, dan memperkuat citra Mimika sebagai daerah yang dinamis dan penuh warna. “Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin Mimika dikenal bukan hanya karena sumber daya alamnya, tetapi juga karena semangat dan kebersamaan warganya,” ujar salah satu panitia dengan bangga. Kegiatan ditutup dengan pembagian doorprize, hiburan musik lokal, dan sesi foto bersama yang menjadi momen puncak penuh tawa dan kebahagiaan. Penulis: Bim Editor: GF   19 Okt 2025, 14:32 WIT
Mimika Color Run II Pecah Warna! Ribuan Warga Tumpah Ruah di Eme Neme Yauware Papuanewsonline.com, Timika — Sabtu pagi (18/10/2025), halaman Gedung Eme Neme Yauware berubah menjadi lautan warna dan tawa. Ribuan warga Mimika, dari anak-anak hingga orang dewasa, tumpah ruah mengikuti Mimika Color Run (MCR) II, sebuah ajang olahraga rekreatif yang sekaligus menjadi perayaan penuh sukacita menyambut Hari Ulang Tahun ke-29 Kabupaten Mimika. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Mimika ini menjadi lanjutan dari kesuksesan Mimika Color Run pertama yang digelar pada tahun 2024. Kali ini, antusiasme masyarakat semakin luar biasa — lebih dari seribu peserta sudah memadati area sejak pukul 06.00 WIT, siap berlari, bernyanyi, dan “bermandikan warna.” Diawali dengan senam zumba massal yang dipimpin oleh instruktur dari KORMI Mimika, para peserta tampak bergoyang penuh semangat mengikuti irama musik yang menggelegar di udara pagi Timika. Tak lama setelah itu, taburan bubuk warna-warni mulai beterbangan, disambut sorak-sorai dan tawa peserta yang tak henti-hentinya mengabadikan momen di ponsel mereka. Anak-anak kecil berlari riang bersama orang tua mereka, sementara kelompok muda berpose dengan wajah berlumur warna cerah. “Seru banget! Ini bukan cuma lari, tapi juga hiburan yang bikin kita lupa capek,” ujar Risa, salah satu peserta asal Kelurahan Koperapoka yang datang bersama teman-teman kantornya. Kemeriahan Mimika Color Run II semakin lengkap dengan kehadiran Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dan Bupati Mimika, Johannes Rettob, yang secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Bupati Rettob menegaskan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bukti nyata semangat masyarakat Mimika dalam menjaga kebugaran sekaligus mempererat rasa persaudaraan. “Mimika bukan hanya daerah yang kaya sumber daya alam, tapi juga kaya semangat dan kebersamaan. Melalui kegiatan seperti ini, kita tunjukkan bahwa Mimika bisa berwarna, sehat, dan bahagia,” ujar Bupati Rettob disambut tepuk tangan meriah peserta. Kesuksesan Mimika Color Run II tak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga dunia usaha. Kementerian Pemuda dan Olahraga, RSUD Kabupaten Mimika, BNI, Pocari Sweat, dan sejumlah hotel serta perusahaan lokal turut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ketua KORMI Mimika menyampaikan bahwa Color Run bukan sekadar ajang olahraga, melainkan sarana memperkuat gaya hidup aktif dan mempererat hubungan antarwarga. “Kami ingin olahraga terasa menyenangkan, bukan beban. MCR ini jadi wadah untuk itu,” ujarnya. Acara yang berlangsung hingga siang hari itu ditutup dengan pembagian doorprize dan penampilan musik dari band lokal yang menambah suasana semakin hidup. Warna-warni bubuk di udara menjadi simbol semangat baru masyarakat Mimika: ceria, sehat, dan kompak dalam keberagaman. “Kami berharap Mimika Color Run bisa menjadi agenda tahunan yang dinanti semua kalangan. Ini bukan hanya soal olahraga, tapi juga tentang kebahagiaan dan rasa memiliki terhadap daerah ini,” tutup panitia. Penulis: Bim Editor: GF   19 Okt 2025, 14:25 WIT
Atlet Garbha Presisi Polri Borong Medali di Ajang PON Beladiri 2025 Papuanewsonline.com, Kudus - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2025, yang diselenggarakan di Kudus, Jawa Tengah, pada 11 hingga 26 Oktober 2025.Ajang nasional yang diikuti oleh 2.645 atlet dari 38 KONI Provinsi ini mempertandingkan 10 cabang olahraga beladiri, yaitu:1. Karate2. Tarung Derajat3. Ju-Jitsu4. Pencak Silat5. Taekwondo6. Gulat7. Judo8. Sambo9. Wushu 10. Shorinji KempoSelama perhelatan berlangsung, Data perolehan medali dari atlet Polri di cabang beladiri lainnya masih terus dihimpun, dan diharapkan kontribusi anggota Polri dapat semakin memperkuat posisi Indonesia di kancah olahraga nasional.Dari cabang-cabang tersebut, sejumlah atlet Polri turut berpartisipasi mewakili provinsi masing-masing, menampilkan kemampuan terbaik dan menjunjung tinggi sportivitas. Salah satu cabang yang menorehkan hasil gemilang adalah Taekwondo, di mana atlet Garbha Presisi Polri berhasil mengumpulkan 5 medali emas, 2 perak, dan 3 perunggu.Perolehan Medali Cabang Taekwondo oleh Atlet Polri:???? Medali Emas: 1. Briptu Rizky Anugrah Prasetyo – Polda Jawa Timur (Kelas O-87 kg Putra) 2. Bripda Adhetian Setya Putra – Polda Metro Jaya (Kelas U-87 kg Putra) 3. Bripda Mega Djuwita – Polda Riau (Kelas U-73 kg Putri) 4. Bripda Petrus Khrisna Putra – Polda Metro Jaya (Kelas U-54 kg Putra) 5. Bripda Shaleha Fitriana – Polda Jawa Tengah (Kelas U-62 kg Putri)???? Medali Perak: 1. Bripda Sekar Embun – Polda Bangka Belitung (Kelas U-67 kg Putri) 2. Briptu Siloam Begur – Polda Kalimantan Timur (Kelas U-54 kg Putra)???? Medali Perunggu:1. Briptu Johansen Visenzo – Polda Sulawesi Tengah (Poomsae Beregu Putra) 2. Bripda Yogy Aziz Sigiantoro – Polda Jawa Tengah (Kelas U-87 kg Putra) 3. Bripda Hanifah Safitri – Polda Riau (Kelas U-53 kg Putri)Kombes Pol Philemon Ginting, S.I.K., M.H. Kabag Binjas SSDM Polri selaku pengurus Komite Olahraga Polri mengungkapkan “Prestasi yang diraih para atlet Garbha Presisi Polri di ajang PON Beladiri 2025 ini merupakan wujud nyata dari semangat disiplin, dedikasi, dan jiwa pantang menyerah anggota Polri. Kami bangga karena mereka tidak hanya menunjukkan kemampuan dalam olahraga beladiri, tetapi juga memperlihatkan karakter kuat dan integritas tinggi yang menjadi jati diri seorang Bhayangkara. Ke depan, Polri melalui Komite Olahraga Polri (KOP) akan terus membina dan memfasilitasi para atlet untuk berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Olahraga beladiri bukan sekadar kompetisi, tetapi bagian dari pembentukan mental dan fisik yang siap mendukung tugas pokok Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,”Eksistensi Komite Olahraga Polri (KOP) berperan penting dalam pembinaan, pengembangan, dan penyaluran bakat anggota Polri di bidang olahraga. KOP menjadi wadah resmi yang mengoordinasikan kegiatan olahraga di lingkungan Polri serta menjembatani sinergi antara pembinaan jasmani, pengembangan prestasi, dan peningkatan citra positif Polri di masyarakat.Melalui KOP, Polri, serta para pelatih dan pimpinan satuan di seluruh Indonesia, Polri terus berkomitmen mencetak atlet berprestasi yang mampu bersaing secara sportif, terhormat, dan berintegritas tinggi.Kegiatan PON Beladiri 2025 di Kudus menjadi momentum penting untuk mempererat semangat sportivitas, memperkokoh persaudaraan, dan menumbuhkan rasa bangga terhadap bangsa. Polri akan terus berperan aktif membangun karakter personel yang tangguh, disiplin, dan berprestasi, sejalan dengan semangat Polri Presisi Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan. PNO-12 15 Okt 2025, 20:29 WIT
Raih Prestasi Gemilang, Polwan Sumut Sabet Emas di Piala Dunia Kickboxing Uzbekistan Papuanewsonline.com, Jakarta - Prestasi gemilang kembali ditorehkan keluarga besar Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Seorang Polwan muda dari Polda Sumatera Utara, BRIPDA APRILIA EKA PUTRI LUMBANTUNGKUP, S.Pd., berhasil mengibarkan Merah Putih di kancah olahraga dunia dengan meraih Medali Emas pada Uzbekistan Kickboxing World Cup 2025.Kejuaraan bergengsi yang berlangsung pada 7-12 Oktober 2025 di Tashkent, Uzbekistan ini mempertemukan atlet-atlet terbaik dunia dari negara-negara dengan tradisi dan pembinaan kickboxing yang sangat kuat. Di tengah persaingan yang ketat, BRIPDA APRILIA tampil perkasa dan berhasil keluar sebagai juara dunia pada kategori K-1 52 KG Female.Merespons kemenangan ini, Irjen Pol Irjen Pol. Drs. Mulia Hasudungan Ritonga, M.Si. selaku Kakorsabhara Baharkam Polri menyampaikan apresiasi dan kebanggaan yang mendalam.“Atas nama pimpinan dan seluruh jajaran, kami mengucapkan selamat sebesar-besarnya kepada BRIPDA APRILIA. Prestasi ini adalah bukti nyata bahwa semangat juang dan daya saing personel Polri di bidang olahraga tidak kalah tangguh dibanding di medan tugas operasional. Di panggung dunia yang keras, ia tidak hanya bertanding, tetapi menang dan mengharumkan nama Indonesia,” ujar IJP Ritonga.Lebih lanjut, IJP Ritonga menegaskan komitmen Komite Olahraga Polri (KOR) dalam membina bakat-bakat unggulan di tubuh Polri.“Komite Olahraga Polri akan terus mendorong dan memfasilitasi personel berprestasi. Kemenangan BRIPDA APRILIA menjadi inspirasi dan pembuktian bahwa program pembinaan atlet kita berada di jalur yang tepat. Ini baru awal, kita akan terus pertahankan dan tingkatkan prestasi ini. Kami buktikan, Polri turut aktif mengibarkan Merah Putih melalui prestasi olahraga dunia,” tegasnya. PNO-12 13 Okt 2025, 08:02 WIT
Penonton MotoGP Mandalika Tembus 140 Ribu, Polisi Sukses Urai Kemacetan Papuanewsonline.com, Lombok Tengah - Keberhasilan kepolisian dalam mengelola arus lalu lintas dan menjaga keamanan saat itu ajang MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika terpampang nyata. Selama tiga hari ajang internasional itu digelar, jalanan menuju kawasan Mandalika ramai lancar tanpa kemacetan yang berarti.Padahal, perhelatan MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika sukses mencetak sejarah baru dengan kehadiran 140.324 penonton. Angka ini menunjukkan peningkatan luar biasa sebesar 36,3 persen dalam tiga tahun terakhir. Kenaikan paling tajam terjadi pada tahun 2025, bertambah 19.072 orang atau sekitar 15,7 persen dibandingkan tahun 2024. Lonjakan ini bahkan terasa hingga ke area Paddock dan VIP Village, yang mengalami peningkatan 36 persen pengunjung dalam satu tahun.Kabidhumas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid S.I.K, mengungkap bahwa meskipun terjadi lonjakan penonton hingga puluhan ribu orang, kondisi di jalanan tetap terkendali. Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi pengaturan lalu lintas yang tepat dan kerja keras aparat kepolisian."Meskipun jumlah penonton tembus 140 ribu dan kendaraan berjubel masuk ke kawasan Mandalika, Polisi berhasil mengurai arus kendaraan sehingga jalanan tetap ramai lancar tanpa kemacetan yang berarti," jelas Kombes Pol. Kholid, Minggu (4/10/25)Pihak kepolisian menerapkan rekayasa dan pengaturan lalu lintas yang ketat di berbagai titik krusial. Mobilisasi penonton, mulai dari pintu masuk hingga area parkir, dapat berjalan mulus.Tindakan kepolisian yang proaktif dan terkoordinasi menjadi kunci utama dalam memastikan kelancaran akses menuju sirkuit, sehingga ribuan kendaraan dapat terdistribusi secara efektif dan tidak menumpuk di satu titik. Selain mengurai kemacetan, fokus utama kepolisian juga diarahkan pada pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) selama perhelatan berlangsung.Kabidhumas Polda NTB menambahkan, kondisi secara keseluruhan tetap aman dan kondusif berkat pemantauan situasi yang ketat dan akurat. Aparat kepolisian bekerja siang dan malam untuk mengantisipasi segala potensi gangguan Kamtibmas, baik di dalam maupun di luar area sirkuit.“Keberhasilan Polda NTB dalam mengelola lonjakan penonton yang memecahkan rekor sambil mempertahankan arus lalu lintas yang lancar dan Kamtibmas yang kondusif membuktikan profesionalisme aparat keamanan dalam mendukung suksesnya event kelas dunia di Pertamina Mandalika International Circuit,” ungkapnya. PNO-12 07 Okt 2025, 07:17 WIT
Anti-Drone Action, Polri Pastikan MotoGP Mandalika Aman dari Ancaman Udara Papuanewsonline.com, Mandalika - Astamaops Kapolri Komjen. Pol. Dr. H. Muhammad Fadil Imran, M.Si., Sabtu (4/10/2025), meninjau langsung pos pantau dan pengamanan drone di Bukit Jokowi. Pos khusus tersebut disiapkan untuk mendukung jalannya pengamanan MotoGP 2025, di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).Dalam tinjauannya, Komjen. Fadil Imran memastikan seluruh peralatan dan personel Satgas Drone Mabes Polri, siap siaga mengantisipasi potensi ancaman dari drone liar, yang dapat mengganggu jalannya balapan internasional tersebut.“Pengamanan jalannya MotoGP Mandalika tidak hanya di darat dan udara dengan patroli biasa, tetapi juga dengan sistem pertahanan udara ringan yang bisa melumpuhkan drone liar. Hal ini penting demi keamanan pembalap, ofisial, maupun penonton,” jelas Komjen. Fadil Imran.Astamaops Kapolri menambahkan, kehadiran teknologi anti-drone yang dioperasikan personel khusus, menjadi salah satu langkah preventif, untuk menjaga kelancaran dan keselamatan event kelas dunia ini.Di pos pantau, para personel memperagakan cara kerja alat pelumpuh drone yang mampu mendeteksi, sekaligus menonaktifkan drone tak berizin dalam hitungan detik. Langkah itu mendapat apresiasi dari Astamaops Kapolri.“Alat dan personel sudah terlatih dengan baik. Kami pastikan keamanan ajang MotoGP Mandalika 2025 menjadi prioritas utama, sehingga masyarakat dan wisatawan bisa menikmati balapan dengan tenang,” tegasnya.Pos pantau Bukit Jokowi sendiri memiliki posisi strategis, karena berada di titik ketinggian dengan pandangan luas ke arah sirkuit dan area sekitarnya. Dengan sistem itu, aparat dapat memantau pergerakan drone secara real-time, sekaligus melakukan tindakan cepat bila ada potensi gangguan. PNO-12 05 Okt 2025, 20:06 WIT
HUT Mimika ke-29: Perbakin Gelar Kejuaraan Menembak Bergengsi, Hadiah Puluhan Juta Rupiah Papuanewsonline.com, Mimika – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kabupaten Mimika, Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Cabang Timika sukses menyelenggarakan Kejuaraan Menembak Senapan Angin di lapangan tembak SP 4, Distrik Wania, pada 4—5 Oktober 2025. Ajang ini berlangsung meriah dengan diikuti 45 atlet menembak dari Mimika dan Jayapura, yang memperebutkan hadiah total senilai Rp45 juta, ditambah hadiah utama berupa senapan, medali, dan piagam penghargaan. Kejuaraan ini mempertandingkan empat kelas utama, yaitu Benchrest 25 Meter Senior, Benchrest 25 Meter Junior, Multi Range 4 Stage, serta Benchrest 50 Meter Plate. Setiap kategori memperlihatkan ketangkasan, konsentrasi, dan ketepatan para atlet dalam mengendalikan senapan angin, membuat suasana lomba penuh semangat dan kompetitif. Kehadiran Bupati Mimika, Johannes Rettob, dalam acara ini menjadi penyemangat tersendiri bagi para peserta. Dalam sambutannya, Bupati memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Perbakin Timika atas kontribusi nyata dalam memajukan olahraga di Mimika. “Terima kasih kepada ketua Perbakin, panitia, dan seluruh atlet yang telah berpartisipasi dalam kejuaraan ini. Turnamen ini tidak hanya memperingati HUT ke-29 Mimika, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi antar-atlet, khususnya dengan kehadiran tim dari Jayapura yang ikut meramaikan Mimika,” ujar Bupati. Ketua Panitia Kejuaraan, Gatot Suprayogi, menyampaikan apresiasinya atas dukungan pemerintah daerah, serta antusiasme para peserta. Ia berharap kejuaraan ini bisa digelar secara rutin setiap tahun sebagai bagian dari rangkaian HUT Mimika. Sementara itu, Ananias Faot, Ketua Perbakin Mimika periode 2025—2029, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya seremonial semata, melainkan menjadi ajang pembinaan dan pencarian bibit unggul atlet menembak di Kabupaten Mimika. “Kami ingin menjadikan olahraga menembak sebagai salah satu cabang yang bisa melahirkan prestasi membanggakan di tingkat provinsi maupun nasional,” katanya. Lebih dari sekadar lomba, kejuaraan menembak ini juga menunjukkan semangat sportifitas dan persaudaraan. Para peserta saling memberikan dukungan, baik sesama atlet Mimika maupun tamu dari Jayapura, mencerminkan semangat kebersamaan dalam membangun olahraga di Tanah Papua. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan semangat para atlet, kejuaraan ini diharapkan menjadi momentum penting untuk mengembangkan olahraga menembak di Mimika, sekaligus menambah semarak perayaan ulang tahun kabupaten ke-29.       Penulis: Jid Editor: GF 04 Okt 2025, 21:06 WIT
Final Kejurnas Motoprix Papua Tengah Seri 2 Region E Digelar di Nabire: Ribuan Penonton Antusias Papuanewsonline.com, Nabire – Suasana Nabire, Papua Tengah, pada Minggu siang terasa berbeda. Dentuman mesin motor balap menggema di kawasan Sirkuit Non Permanen Bandara Lama Nabire, tempat berlangsungnya Final Kejurnas Motoprix Papua Tengah Seri 2 Region E. Ajang balap bergengsi ini resmi dimulai pada pukul 13.00 WIT dan langsung menyedot perhatian masyarakat. Ribuan warga tampak antusias memadati arena, baik yang datang berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan pribadi. Bentot, selaku panitia pelaksana, menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan penonton menjadi prioritas utama. Pihaknya menerapkan aturan ketat dengan membatasi akses ke paddock hanya untuk official, tim crew, dan pembalap. “Akses ke paddock sekarang kami perketat. Hanya official, tim crew, dan pembalap yang boleh masuk. Ini untuk menjaga area tetap steril agar lomba berjalan aman dan lancar,” ungkap Bentot. Selain itu, panitia juga memberikan kabar gembira bagi masyarakat. Jika pada gelaran sebelumnya penonton yang membawa kendaraan dikenakan biaya masuk, kali ini akses penonton sepenuhnya gratis tanpa terkecuali. “Untuk nonton masuk gratis, baik tanpa kendaraan maupun menggunakan kendaraan. Sebelumnya sempat dikenakan biaya bagi yang membawa kendaraan, tetapi hari ini tidak,” jelas Bentot. Kejurnas Motoprix tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi ajang pembuktian kemampuan pembalap muda Papua sekaligus wadah pencarian talenta balap motor potensial yang bisa bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Dengan lintasan non permanen yang penuh tantangan, para rider dituntut untuk menunjukkan teknik balap yang mumpuni, keberanian, serta strategi cerdas dalam menghadapi tikungan tajam maupun trek lurus berkecepatan tinggi. Sorakan penonton yang memenuhi tribun dan area sekitar lintasan menambah semangat para pembalap. Kehadiran masyarakat dalam jumlah besar menunjukkan bahwa olahraga balap motor memiliki tempat istimewa di hati warga Papua Tengah. Ajang ini diharapkan tidak hanya menjadi tontonan seru, tetapi juga memberikan dampak positif berupa peningkatan ekonomi lokal, mulai dari pedagang kaki lima hingga usaha kecil yang turut merasakan manfaat dari ramainya penonton. Final Kejurnas Motoprix Papua Tengah Seri 2 Region E ini menjadi penutup rangkaian kompetisi yang paling ditunggu-tunggu. Dengan segala persiapan matang dari panitia, dukungan masyarakat, serta semangat juang para rider, ajang ini diharapkan mampu melahirkan juara-juara baru dan memperkuat eksistensi Papua Tengah sebagai salah satu pusat olahraga otomotif di Indonesia Timur.     Penulis: Hend Editor: GF 30 Sep 2025, 20:57 WIT
Pemkab Mimika Dorong Wisata Nemangkawi Lewat Sertifikasi Pemandu Lokal Papuanewsonline.com, Mimika – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika kembali menegaskan komitmennya dalam mengembangkan sektor pariwisata berbasis masyarakat, khususnya wisata pendakian Puncak Nemangkawi (Cartenz Pyramid). Hal ini diwujudkan melalui penyerahan sertifikat profesionalisme bagi para pemandu gunung lokal, Selasa (23/09/2025), dalam acara yang dirangkaikan dengan Forum Group Discussion (FGD) Wisata Pendakian Nemangkawi di Hotel Horison Diana, Timika. Acara tersebut diinisiasi oleh Yayasan Wisatari Alam Papua dan mendapat dukungan penuh dari Pemkab Mimika serta Kementerian Pariwisata. Mewakili Bupati Mimika, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Frans Kambu, menekankan bahwa langkah ini adalah bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat lokal. “Selama ini kita hanya jadi penonton di tanah sendiri. Kini saatnya masyarakat ikut jadi pemain utama. Pemandu lokal harus berada di garda depan agar generasi penerus bisa merasakan manfaat nyata dari potensi wisata Nemangkawi,” ujar Frans Kambu dengan penuh semangat. Ia menambahkan bahwa keberhasilan pengembangan wisata tidak bisa dilepaskan dari peran aktif masyarakat adat, tokoh pemuda, hingga pihak keamanan. “Kita perlu membangun komunikasi yang solid dengan semua pihak agar pengelolaan wisata benar-benar membawa dampak positif dan tetap menjaga kelestarian lingkungan,” tambahnya. Penggagas Yayasan Wisatari Alam Papua, Dolfin Beanal, menjelaskan bahwa pemberian sertifikat resmi dari Kementerian Pariwisata merupakan langkah besar bagi pemandu lokal. “Dengan adanya sertifikat, para pemandu tidak hanya mendapat pengakuan, tapi juga kesempatan untuk bersaing secara profesional. Mereka akan mendampingi wisatawan dengan standar layanan yang baik, sekaligus menjaga kelestarian gunung,” ungkap Dolfin. Menurutnya, pariwisata pendakian Nemangkawi akan menjadi alternatif sumber ekonomi baru bagi masyarakat. “Kita tidak bisa terus bergantung pada APBD. Wisata berbasis masyarakat akan membuka peluang usaha, meningkatkan pendapatan, dan membawa Mimika lebih dikenal dunia,” ujarnya optimis. Dengan adanya sertifikasi ini, Pemkab Mimika berharap agar wisata Nemangkawi semakin diminati oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Ke depan, rencana pengembangan tidak hanya mencakup jalur pendakian, tetapi juga penyediaan fasilitas pendukung seperti homestay, transportasi, dan produk UMKM lokal. Program ini diyakini dapat menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan mampu memberdayakan masyarakat setempat. Penulis: Jid Editor: GF 24 Sep 2025, 04:42 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT