logo-website
Selasa, 14 Jul 2026,  WIT
BERITA TAG Ekonomi Homepage
Presiden Jokowi Tinjau Langsung Ladang Jagung di Kabupaten Keerom Papuanewsonline.com, Keerom- Presiden Joko Widodo meninjau langsung ladang jagung yang ada di kawasan _food estate_, Desa Wambes, Kecamatan Mannem, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, pada Kamis, 6 Juli 2023. Berdasarkan peninjauannya, Presiden melihat ada beberapa hal yang bisa diperbaiki agar hasil panennya bisa lebih maksimal."Ini adalah jagung yang kita tanam 3 bulan yang lalu, tepatnya 107 hari yang lalu kita ke sini, kita tanam, dan hasilnya ini. Memang ada yang sudah bagus-bagus, gede-gede, tapi juga ada yang masih (kecil) karena terlalu banyak air sehingga tadi dievaluasi dari Pak Mentan, dari Pak Bupati, dari petani memang paritnya harus lebih dikecilkan jaraknya dari 12 (meter) jadi 5 atau 6 meter," ujar Presiden kepada awak media usai peninjauan.Presiden mengatakan bahwa hal tersebut merupakan hal yang wajar karena ladang tersebut baru pertama kali digunakan dan diolah untuk menanam jagung. Meski demikian, ladang jagung tersebut diperkirakan dapat menghasilkan panen jagung melebihi standar nasional."Kira-kira (hasilnya) 7 ton per hektarenya, karena standar nasionalnya 5,6 ton per hektare, ini sudah 7 (ton) karena memang saya melihat tanahnya sangat subur tapi airnya perlu dikelola dengan baik," ungkap Presiden.Presiden juga menyebut bahwa harga jual dari panen jagung di kawasan tersebut cukup tinggi, berkisar Rp5.000-Rp6.000 per kilogram, lebih tinggi dibandingkan harga pokok produksi (HPP). Menurut Presiden, harga tersebut dapat memberikan keuntungan besar bagi petani."Saya kira sudah untungnya gede. Artinya kalau 7 ton per hektare kali Rp6 ribu berarti sudah Rp42 (juta) per hektare. Hati-hati. Kalau kita punya 1.000 (hektare) berarti Rp42 miliar, gede banget untuk hanya 3 bulan atau 100 hari," jelasnya.Lebih lanjut, Presiden menyebut bahwa jika produktivitasnya tinggi, lahan jagung tersebut diharapkan bisa untuk memenuhi kebutuhan jagung nasional, khususnya Indonesia Timur."Ini untuk Indonesia timur nanti kalau memang ini sudah betul karena produktivitasnya tinggi di atas 7 ton, misalnya masyarakat akan berbondong-bondong pasti akan mau ke sini," tutur Presiden.Presiden pun mengatakan akan kembali berkunjung ke Kabupaten Keerom dalam tiga bulan mendatang. Presiden berharap hasil panen berikutnya dari ladang jagung tersebut akan memberikan hasil yang baik."Kalau ini nanti saya cek dari jauh bagus, untuk yang 45 hektare nanti bagus, berarti 3 bulan lagi saya ke sini lagi untuk panen," ucap Presiden.Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam peninjauan tersebut adalah Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Staf Khusus Presiden Billy Mambrasar, Plh. Gubernur Papua Ridwan Rumasukun, dan Bupati Keerom Piter Gusbager.(PNO-11)  06 Jul 2023, 21:43 WIT
Presiden Jokowi Buka Kesempatan Papua Nugini Untuk Kerja Sama Hilirasi Dengan Indonesia Papuanewsonline.com, Jakarta  - Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa Indonesia terbuka terhadap ketertarikan Papua Nugini (PNG) untuk mempelajari langkah-langkah Indonesia dalam melakukan hilirisasi industri produk mineral. Hal tersebut diutarakan oleh Presiden Jokowi saat menjawab pertanyaan jurnalis usai meninjau ladang jagung Food Estate Zona 9 di Kabupaten Keroom, Provinsi Papua, pada Kamis, 6 Juli 2023."Berkaitan dengan mineral, sama Indonesia dengan PNG itu mineralnya melimpah, tapi PNG ingin karena melihat hasil stok nikel di Indonesia memberikan nilai tambah yang sangat besar sampai 30 kali sehingga PNG ingin melihat step-stepnya seperti apa dan Indonesia terbuka untuk itu," ujar Presiden.Lebih lanjut, Presiden Jokowi mempersilahkan pihak PNG untuk melihat hilirisasi industri yang ada di Indonesia, baik di Morowali dan Weda Bay untuk komoditas nikel, di Gresik untuk tembaga, hingga di Bintan untuk bauksit. "Semuanya ada dan akan kita buka. Kalau mau kerja sama boleh dengan BUMN bisa, dengan private sector, sektor swasta juga bisa, tidak kerja sama pun tidak apa-apa, tetapi kita terbuka," imbuhnya.Menurut Presiden, kerja sama tersebut penting untuk kemajuan bersama, utamanya bagi negara-negara selatan. "Ini untuk kemajuan bersama, terutama untuk global south. Selatan-Selatan ini penting sekali kita galang bersama-sama," jelasnya.Selain itu, Presiden juga menyebut bahwa hubungan Indonesia dengan Papua Nugini makin baik. Hubungan yang baik tersebut akan direalisasikan dalam berbagai kegiatan konkret seperti pembuatan zona ekonomi di perbatasan karena potensi nilai perdagangannya yang besar."Kalau kita lihat misalnya di Skouw saja itu nilai perdagangan per tahun mencapai US$300 juta, gede banget, hanya di Skouw saja sama Wutung. Nah, kalau di titik-titik yang lain dikembangkan zona ekonomi seperti itu akan baik. Itu yang kemarin kita tawarkan dan PNG setuju," pungkasnya. (PNO-12) 06 Jul 2023, 21:02 WIT
Respon Cepat Pj Bupati Mimika Terkait Hutang Pengusaha OAP Diapresiasi Papuanewsonline.com, Timika-  Respon cepat Pj Bupati Mimika Valentinus Sudarjanto Sumito  terkait hutang Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika terhadap Sejumlah pengusaha Orang Asli Papua (OAP) pada  Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) diapresiasi Emanuel Ananim selaku kordinator pengusaha OAP di Kabupaten Mimika. "Saya sebagai koordinator pengusaha OAP menyampaikan banyak terimakasih kepada bapak PJ bupati Bapak Valen, karena kehadirnya di Kabupaten Mimika telah menjawab  keluh kesah kami pengusaha OAP," ujar Emanuel melalui pesan singkat Via WhatsApp, Kamis (6/7/2023). Kata Emanuel, kehadiran Pj Bupati Mimika Valentinus Sudarjanto Sumito telah menjawab kerinduan pengusaha OAP karena bersedia menyelesaikan hutang Pemerintah Daerah terhadap pengusaha OAP. "Kami sangat mengapresiasi dan sangat berterimakasih kepada Pj Bupati Mimika yang baru, karena bersedia menyelesaikan hutang Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika, terhadap kami pengusaha OAP, karena  hutang Pemda terhadap kami dari tahun 2022," Ucapnya. Kata Dia,  Respon cepat dari Pak Pj Bupati merupakan suatu penghargaan besar bagi pengusaha OAP. "Sekali lagi, atas nama kordinator Pemgusaha OAP di Mimika menyampaikan banyak terimakasih kepada bapak Pj Bupati," tandas Emanuel. Emanuel menyebutkan, Pengusaha OAP untuk memperoleh haknya, telah melalui berbagai upaya, mulai dari aksi demonstrasi ALIANSI PEDULI PENGUSAHA OAP, hingga pendekatan-pendekatan, namun selalu diberikan janji yang muluk-muluk. "Kami bangga dan patut berterimakasih kepada beliau, karena sudah memberikan kepastian untuk pembayaran utang kontraktor OAP, karena pembayaran ini menyelamatkan kami dari utang-utang matrial serta beban-beban yang kami rasakan selama 7 bulan ini," Pungkas Emanuel. Disinggung kenapa terjadi utang Pemda terhadap pengusaha OAP, Emanuel menjelaskan pemberian  pekerjaan atau proyek dari OPD kepada  pengusaha OAP terutama dinas PUPR biasanya diakhir tahun. "Kami Pengusaha OAP meminta PJ Bupati Mimika tolong awasi kinerja panitia lelang, karena ada POKJA yang nakal serta pemain lama yang sudah bertahun- tahun berafiliasi dengan pengusaha big fish di Timika, sehingga terjadi monopoli pengadaan barang dan jasa di Timika, padahal ada pengusaha OAP serta pengusaha lain juga memiliki finansial dan fasilitas yang cukup," Pintanya. Terpisah dari  hasil penelusuran Media ini menyebutkan otak kerja kotor pada POKJA kabupaten Mimika didalangi oleh salah satu oknum PNS atas nama Muhamad  Dirham.(PNO/02) 06 Jul 2023, 18:23 WIT
Kunjungi Australia, Presiden Jokowi Fokus Perkuat Hubungan Kerja sama Ekonomi Papuanewsonline.com, Jakarta - Agenda pertama kunjungan kenegaraan Presiden Joko Widodo ke Austaralia adalah bertemu pimpinan perusahaan terkemuka di Australia, pada Selasa, 4 Juli 2023. Dalam pertemuan yang digelar di ruang pertemuan Hotel Shangri-La di Sydney, Presiden menyampaikan bahwa fokus kunjungan ke Australia adalah penguatan kerjasama ekonomi.“Kunjungan saya ke Australia kali ini akan fokus pada penguatan kerja sama ekonomi, di mana Anda semua akan jadi bagian penting di dalamnya,” ucap Presiden Jokowi.Dalam pertemuan tersebut, Menteri Perindustrian dan Ilmu Pengetahuan Australia, Ed Husic, menyampaikan bahwa kerja sama Indonesia dan Australia masih dapat ditingkatkan.“Kita dapat mengerjakan lebih banyak kerja sama untuk meningkatkan penguatan ekonomi bagi kedua negara, termasuk juga peningkatan hubungan people to people, kata Ed Husic. Sementara itu, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Arsjad Rasjid, yang hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa pada bulan September nanti, rombongan pengusaha Australia akan datang ke Indonesia.“Ini peluang kita untuk melakukan kerja sama dan meningkatkan investasi Australia di Indonesia,” ucap Arsjad.Turut hadir mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia Siswo Pramono.Dari pihak Australia turut hadir pula Menteri Perindustrian dan Ilmu Pengetahuan Australia Ed Husic dan Premier Australia Barat Roger Hugh Cook. (PNO-12) 04 Jul 2023, 20:54 WIT
Ajak Investor Australia Berinvestasi, Presiden Jokowi: Sektor Prioritas Kami Miliki Potensi Tinggi Papuanewsonline.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo memastikan bahwa Indonesia merupakan mitra terbaik untuk berinvestasi di kawasan Asia Tenggara. Presiden menekankan sejumlah sektor prioritas yang memiliki potensi tinggi bagi para investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia."Indonesia memiliki potensi tinggi sebagai tujuan investasi dengan kekayaan sumber daya alam, bonus demografi, pasar yang besar, stabilitas ekonomi dan politik yang terjaga," ujar Presiden saat melakukan pertemuan dengan para CEO perusahaan-perusahaan Australia di Ruang Pertemuan Cambridge, Hotel Shangri-La, Sydney, pada Selasa, 4 Juli 2023. Sektor prioritas pertama yakni dalam bidang hilirisasi industri. Presiden menuturkan bahwa Indonesia dan Australia memiliki potensi besar untuk berintegrasi dalam mengembangkan industri baterai mobil listrik. "Indonesia sudah targetkan untuk mulai produksi baterai EV tahun depan, serta produksi 1 juta mobil listrik dan 3,2 juta motor listrik di tahun 2035," tuturnya.Selain itu, Kepala Negara menyebut Indonesia memiliki potensi luar biasa dalam sektor energi hijau. Indonesia memiliki potensi besar sebanyak 434 gigawatt dalam bidang energi baru terbarukan dari angin, air, panas bumi, biofuel, dan surya."(Saat ini) tengah dibangun 30 ribu hektare green industrial park," lanjutnya. Lebih lanjut, Presiden menjelaskan bahwa saat ini pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan konsep kota pintar berbasis hutan dan alam mulai dilakukan. Menurut Presiden, peluang investasi pada beberapa sektor di IKN terbuka lebar bagi para investor. "Nilai investasinya capai 25 miliar USD yang sangat terbuka, baik di sektor Pendidikan, Kesehatan, energi, dan lainnya," tambahnya.Terakhir, pada sektor pendidikan dan kesehatan, Presiden meyakini potensi investasi bagi para investor juga sangat tinggi. "Jumlah penerimaan mahasiswa, meningkat sekitar 20 persen setiap tahunnya. Hampir 2 juta orang Indonesia, masih pergi berobat di luar negeri. Sebuah peluang besar bagi investasi di bidang ini," kata Presiden. (PNO-12) 04 Jul 2023, 19:45 WIT
Kunker Ke Distrik Assue Dan Haju, Pj Bupati Mappi Berikan Bantuan Pada Lembaga Non Pemerintah Papuanewsonline.com, Mappi – Penjabat Bupati Mappi, Michael Rooney Gomar, S.STP., M.Si melakukan kunjungan kerja ke Distrik Assue. Dalam kunjungannya, Pj Bupati menyerahkan bantuan hibah berupa dana kepada organisasi dan kelembagaan non pemerintah yang ada di Distrik Assue dan Distrik Haju. Ada 14 lembaga non pemerintah yang menerima bantuan di dua distrik tersebut dengan total bantuan Rp 5.350.000.000. Organisasi dan lembaga tersebut diantaranya Asrama Santo Agatha Eci sebesar Rp 200 juta, Paroki Kuasi Santo Paulus Haju sebesar Rp 350 juta, Paroki Santo Wihelmus Arare Assue sebesar Rp350 juta, Paroki  Santo Yosep Aboge Assue Rp 350 juta, rumah Pastoran Eci Rp 200 juta, rumah Pastoran Haju Rp 200 juta. Ada juga bantuan hibah untuk pembangunan Masjid Kampung Eci Rp 1,5 miliar, Gereja Katolik Kampung Arare/Rumah Pastoran Rp100 juta, Gereja Katolik Kampung Kiki Rp 100 juta, Gereja Katolik Yagatsu Rp 1 miliar, pengadaan mimbar dan bangku GPI Imanuel  Eci Rp 300 juta, rehabilitasi Gereja Katolik St Maria Eci Rp 500 juta, rehabilitasi Gereja Katolik Paghai Rp 100 juta dan rehabilitasi Gereja Katolik Kerke Rp 100 juta. Penyerahan dilakukan secara simbolis di kantor Distrik Assue oleh Pj Bupati Mappi kepada perwakilan penerima. Turut hadir pejabat lingkup Pemkab Mappi, Forkopimda, Kepala Distrik Assue , Kepala Distrik Haju, tokoh adat dan tokoh agama serta masyarakat. Pj Bupati mengatakan bantuan langsung diserahkan di distrik karena saat penyerahan di Kepi, perwakilan dari Haju dan Assue banyak yang tidak hadir. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena penyerahan baru bisa dilakukan padahal sudah direncanakan dua bulan sebelumnya. Dijelaskan Pj Bupati, pemberian hibah kepada gereja, paroki, masjid dan musholah oleh Pemkab Mappi karena Pemda menyadari bahwa untuk membangun umat dalam hal ini iman dan karakter serta perilaku masyarakat tidak bisa dilakukan oleh pemerintah dan hanya bisa dilakukan melalui agama dala hal ini gereja dan masjid.Tiga tungku yaitu adat, pemerintah dan tokoh agama ditegaskan Pj Bupati, memiliki peran strategis dalam pembangunan. “Dengan penyerahan bantuan hibah baik kepada gereja, masjid, harapan kami pemda adalah tokoh agama, tokoh adat dan juga pemda bisa bersinergi bangun karakter manusia. Kita tidak akan maju kalau karakter manusia, umat dan masyarakat tidak bisa dibentuk. Oleh sebab itu tanggungjawab kita pemda, adat dan agama mulai dari masjid, musholah, gereja, paroki, stasi punya tanggungjawab menyuarakan dan bentuk mental spiritual dari warga masyarakat yang jadi umatnya masing-masing,” jelasnya. (PNO-12) 01 Jul 2023, 14:46 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT