logo-website
Kamis, 13 Agu 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Anak Bintara Asal Kendari Lolos Seleksi Pusat Taruni Akpol 2024 Papuanewsonline.com, Semarang – Seorang pria berkaus mengenakan peci tiba-tiba berteriak histeris sambil mengepalkan tangan di Gedung Serbaguna (GSG) Akademi Kepolisian (Akpol), Minggu (28/7/2024). Dia yang tadinya duduk paling depan sembari merekam dengan ponselnya dihadapkan ke layar besar, kemudian berlari ke bangku tengah dan memeluk beberapa orang di sana. Pria itu adalah Iskhoirum, paman dari Rifda Indriyani Basir, calon Taruni Akpol yang lolos seleksi tingkat pusat. Lolosnya Rifda, diumumkan lewat layar besar itu. Rifda adalah perwakilan dari Polda Sulawesi Tenggara (Sultra).“Alhamdulillah, atas dukungan teman-teman dan ini murni betul dari awal sampai akhir,” katanya, Minggu (28/7/2024) petang. Dia berharap keponakannya itu nantinya jadi perwira Polwan yang bersemangat membangun citra Polri agar terus lebih baik. “Ini tes tahun ke dua, tahun lalu jatuh (gugur) di kesehatan tingkat daerah, ini alhamdulillah lolos sampai tingkat pusat,” lanjutnya yang saat itu langsung sujud syukur bersama keluarga.  Ibunda Rifda bernama Indah Pujiati Ibrahim, seorang pekerja swasta. Mereka tinggal di Kendari, Provinsi Sultra. Dia bercerita anaknya awalnya hendak mendaftar bintara Polri. “Tapi di hari terakhir, pas malam Jumat, dikasih kesempatan mendaftar Taruni Akpol, jadi satu malam itu ubah semua (persyaratan), tapi karena kemauan anak, orangtua mendukung saja, ya alhamdulillah bisa sampai di sini, bisa sampai lolos, bisa sampai terpilih, masya Allah,” kata Indah diwawancara di luar GSG Akpol.Dia menyebut Rifda memang tahun lalu ikut seleksi, tapi tidak lolos. Saat itu umurnya masih 16 tahun. “Harapan saya sebagai ibu, mudah-mudahan Rifda bisa berbakti untuk negara, menolong banyak masyarakat,” lanjutnya yang hadir di Akpol bersama keluarga besarnya. Ayah Rifda, sebut Indah, bernama M. Basir, dia seorang polisi berpangkat Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) berdinas di Satuan Sabhara Polresta Kendari. Ayahnya tidak bisa menemani, sebab masih berdinas di sana. Pada Minggu (28/7/2024) di Akpol digelar Pengumuman Penetapan Hasil Kelulusan Akhir Seleksi Tingkat Panpus RIM Catar Akpol TA 2024. Total, mereka yang mengikuti seleksi sampai akhir berjumlah 490 catar. Mereka telah menjalani karantina selama 21 hari untuk dilakukan serangkaian proses seleksi tingkat pusat.SSDM Polri menyebut, dari 490 Catar Akpol yang mengikuti seleksi sampai akhir, hanya 325 orang yang akan dipilih, terinci 284 Catar Laki-Laki dan 41 Catar Perempuan. Proses penetapan hasil kelulusan akhir seleksi itu terlihat dilakukan di depan para catar dan orangtua serta perwakilan eksternal termasuk Kompolnas. Beberapa perwakilan catar terlihat dipanggil panitia untuk melihat langsung jumlah nilai mereka di masing-masing tahapan seleksi. (eka setiawan)Keluarga Rifda Indriyani Basir Catar Akpol asal Polda Sultra yang lolos seleksi tingkat pusat. Mereka hadir di GSG Akpol, Kota Semarang, Minggu (28/7/2024). PNO-12 29 Jul 2024, 21:06 WIT
Wakapolda Papua Hadiri Pelantikan Pj Bupati Kepulauan Yapen Papuanewsonline.com, Jayapura – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua, Brigjen Pol. Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si., menghadiri kegiatan pengambilan sumpah janji jabatan dan pelantikan Pejabat Bupati Kepulauan Yapen Suzana Dewijana Wanggai, S.Pd, Msoc, SC oleh Pj. Gubernur Provinsi Papua Dr. M. Ridwan Rumasukun, SE.,MM yang dilaksanakan di Aula lantai 9 kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Senin (29/07/2024).Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRP Papua Jhony Banua Rouw, SE., Ketua MRP Papua Nerlince Wamuar, SE, M.Pd., Pj. Sekda Provinsi Papua Jorgenes Derek Hegemur, SH., MH., Kapolres Kepulauan Yapen Kompol Ardyan Ukie Hercahyono, S.IK., M.I.K. dan Dandim 1709/Yawa Letkol Inf Baskoro Wijaya Atmanto, S.E.Dalam sambutannya, Penjabat Gubernur menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Wiliam Manderi yang telah bertugas selama sembilan bulan di Serui.Rumasukun berharap, Suzana Wanggai dapat menjalankan tugas dengan baik dan membawa Kabupaten Kepulauan Yapen ke arah yang lebih baik dalam waktu yang relatif singkat.Ia mengatakan, penjabat memiliki tugas penting, salah satunya adalah mengawal pelaksanaan Pilkada serentak agar berjalan lancar dan kondsuif.“Salah satu tugas penting adalah menjaga kondusifitas daerah sehingga perhelatan pilkada Kepulauan Yapen dapat berjalan dengan baik dan lancar dan menjaga netralitas ASN,,” ujarnya.Selain itu, Pejabat Bupati juga diminta memperhatikan program strategis Nasional yang diselenggarakan di Kabupaten Kepulauan Yapen antara lain, penanganan stunting dan gizi, program pengendalian inflasi daerah, ketahanan pangan, penurunan angka pengangguran, penanggulangan kemiskinan ekstrem.“Saya berharap, saudari Pejabat Bupati kepulauan Yapen beserta jajarannya untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, memperhatikan aspirasi masyarakat dan mewujudnyatakan harapan masyarakat,” pungkasnya. (PNO-12) 29 Jul 2024, 20:34 WIT
Pelaksanaan Operasi Patuh Cartenz 2024 Dinyatakan Selesai, Ini Hasilnya Papuanewsonline.com, Jayapura – Hasil Pelaksanaan Operasi Patuh Cartenz 2024 Polda Papua dan Polres Jajaran yang dilaksanakan selama 14 hari dari tanggal 15 Juli 2024 hingga tanggal 28 Juli 2024, Senin (29/3).Operasi Patuh Cartenz 2024 kali ini dilaksanakan dalam bentuk Operasi Kepolisian sebagai komitmen nyata sinergitas TNI-Polri dengan Stakeholder Terkait, dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan bagi seluruh masyarakat dibidang Kamseltibcar Lantas.Adapun sasaran khusus dalam operasi ini mencakup larangan penggunaan handphone saat berkendara, larangan berbonceng lebih dari satu orang, serta penindakan terhadap pengendara yang melanggar aturan, seperti di bawah umur, tidak menggunakan helm SNI, berkendara dalam pengaruh alkohol, melawan arus, dan tidak menggunakan safety belt.Walaupun operasi patuh ini lebih menekankan kepada peningkatan kesadaran dan kepatuhan masyarakat namun dalam kegiatannya dilaksanakan secara preemtif dan preventif dengan mengedepankan kegiatan edukatif, persuasif, simpatik dan humanis.Adapun Hasil Pelaksanaan Operasi Keselamatan Cartenz selama 14 hari yakni untuk data kasus kecelakaan di Tahun 2024 terdapat kasus kecelakaan sebanyak 61 jika dibanding tahun 2023 dengan jumlah 63 kasus, jadi di Tahun 2024 terjadi penurunan sebanyak 2 kasus. Untuk korban meninggal dunia di tahun 2023 sebanyak 7 sementara di tahun 2024 memiliki 4 kasus meninggal dunia, sehingga ditahun 2024 mengalami penurunan sebanyak 3 korban. Untuk Korban luka berat di tahun 2023 memiliki 32 korban sedangkan di tahun 2024 memiliki 34 korban, sehingga ditahun 2024 mengalami kenaikan sebanyak 2 korban.Sedangkan untuk korban luka ringan di tahun 2023 memiliki 44 korban, jika dibandingkan dengan tahun 2024 terdapat sebanyak 45 korban, sehingga di tahun 2024 mengalami kenaikan sebanyak 1 korban. Untuk kerugian materil ditahun 2023 sebanyak Rp. 193.000.000, jika dibandingan dengan tahun 2024 sebanyak Rp. 121.450.000 sehingga ditahun 2024 mengalami kenaikan sebanyak Rp. 71.550.000,- atau 37%.Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom mengatakan, selama pelaksanaan Operasi Patuh Cartenz 2024 dapat menimbulkan kesadaran lalu lintas bagi masyarakat, khususnya pengguna jalan."Kami dari Polda Papua akan terus mengawal kegiatan masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang ada di Papua. Tentunya kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku untuk menjaga keamanan dan ketertiban,” pungkasnya.Ia juga berharap ada kesadaran masyarakat terutama bagi pengguna jalan sehingga terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di tanah Papua. (PNO-12) 29 Jul 2024, 19:30 WIT
Kasal: Pertahanan Yang Tangguh Dimulai Dari Kesadaran Situasi Yang Baik Papuanewsonline.com, Jakarta - “Pertahanan yang tangguh dimulai dari kesadaran situasi atau situation awareness yang baik. Kesadaran ini memungkinkan kita untuk selalu mampu memahami situasi yang terjadi dan berkembang, mengidentifikasi potensi bahaya serta memprediksi kemungkinan ancaman”. Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali saat memberikan Keynote Speech pada Focus Group Discussion (FGD) “Integrated Maritime Surveillance System (IMSS)” yang diselenggarakan oleh Dinas Materiel Senjata dan Elektronika Angkatan Laut (Dissenlekal) bertempat di Auditorium Denma Mabesal, Cilangkap Jakarta Timur. Senin (29/07/2024).Kegiatan FGD ini diikuti oleh 84 peserta, yaitu sebanyak 67 orang yang terdiri dari perwakilan dari Mabes TNI, Mabesal, Mabesau, Koarmada RI, Kolinlamil, Pushidrosal, dan Kormar yang hadir secara tatap muka. Selain itu kegiatan ini juga dilaksanakan secara virtual conference (vicon) yang diikuti oleh jajaran Koarmada I, Koarmada II, Koarmada III, serta Lantamal jajaran IMSS.Dalam mewujudkan keamanan nasional, setiap negara kepulauan harus menyadari, memahami dan mewujudkan adanya tiga fungsi utama maritim yaitu, safety (keselamatan), security (keamanan) dan defence (pertahanan). Oleh sebab itu TNI AL sebagai menegakkan hukum dan menjaga keamanan di wilayah laut yurisdiksi nasional sesuai dengan ketentuan hukum nasional dan hukum internasional yang telah diratifikasi memiliki tugas dan tanggung jawab untuk melaksanakan tiga fungsi utama maritim tersebut.TNI AL dalam melaksanakan tugas tersebut terus membangun, meningkatkan dan menyiapkan postur alat utama sistem senjata (Alutsista) dan juga system surveilance di darat berupa Integrated Maritime Surveillance System (IMSS). IMSS mengintegrasikan berbagai peralatan deteksi elektronik untuk memberikan pemantauan yang efektif terhadap aktivitas di laut, memungkinkan respons cepat terhadap ancaman atau kejadian yang tidak diinginkan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan maritim secara keseluruhan. Dengan kemampuannya dalam menyediakan informasi tentang penggunaan laut, pengendalian laut, serta intelijen dan pengawasan, IMSS memberikan kontribusi penting dalam memperkuat keamanan maritim dan meningkatkan pemahaman terhadap lingkungan laut yang kompleks.“Hasil dari surveillance system yang terintegrasi harus dapat dimanfaatkan oleh semua pihak yang memerlukan sesuai dengan kewenangan dan tanggung jawab masing-masing, sehingga sistem terintegrasi ini akan mampu menjaga kedaulatan, hak berdaulat, keamanan dan keutuhan wilayah maritim indonesia, serta meningkatkan kesejahteraan bangsa dan negara”, tegas Kasal.Kasal berharap melalui FGD yang mengambil tema “Optimalisasi Integrated Maritime Surveillance System (IMSS) Untuk Mendukung Network Centric Warfare (NCW) Dalam Rangka Mewujudkan TNI Angkatan Laut Yang Modern, Berdaya Gentar Kawasan Dan Berproyeksi Global” ini, dapat lahir ide, pemikiran, saran ataupun masukan dalam memajukan fungsi serta kemampuan IMSS baik secara teknis, operasional, organisasi maupun personel pengawak IMSS, sehingga dapat berfungsi secara optimal dalam mewujudkan situation awereness untuk mendukung pelaksanaan tugas-tugas TNI AL.Pada kesempatan ini juga dipaparkan beberapa materi penting yang disampaikan oleh Paban I Ren Skomlekau, Kapuskodal Mabesal, Paban II Ops Sopsal, Kepala Pustekhan ITB, Paban II Binteman Spersal, Paban II Jemen Srenal, dan Paban II Sistek Skomlekal. PNO-12 29 Jul 2024, 18:36 WIT
Kapolri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat dan Sertijab Pati Polri, Kadiv Propam dan Sejumlah Kapolda Papuanewsonline.com, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara kenaikan pangkat dan serah terima jabatan (sertijab) sejumlah perwira tinggi (pati) Polri di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Senin (29/7/2024).Adapun pati yang mengikuti upacara kenaikan pangkat dan sertijab yakni jabatan Kadiv Propam Polri dan sejumlah Kapolda.Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, ada 17 pati Polri yang melaksanakan upacara kenaikan pangkat dan sertijab pada hari ini."Hari ini ada dua acara serah terima jabatan PJU Kapolda dan korps raport kenaikan pangkat Pati. Untuk PJU yang hari ini serah terima Kadiv Propam. Kemudian untuk Kapolda ada Kapolda Sumatra Utara, Kapolda Bangka Belitung, Kapolda Bali, Kapolda Bengkulu, Kapolda Kaltara, Kapolda Maluku serta satu pejabat utama pejabat utama yang alih tugas yaitu staf Ahli Kapolri," kata Dedi.Selanjutnya, eks Kapolda Jawa Tengah Ahmad Luthfi menjalani korps raport kenaikan pangkat dari jenderal bintang dua atau Irjen menjadi jenderal bintang tiga atau Komjen."Kemudian ada tambahan enam korps raport kenaikan pangkat dari Kombes ke pati atau bintang satu," ujarnya.Jabatan Kadiv Propam Polri yang sebelumnya diemban Komjen Pol Syahar Diantono kini resmi dijabat Irjen Pol Abdul Karim.Lalu ada Irjen Pol Suyudi Ario Seto yang kini menjabat sebagai Kapolda Banten menggantikan tempat yang ditinggal Irjen Pol Abdul Karim.Kemudian Kapolda Sumatera Utara resmi berganti dari Komjen Pol Agung Setya Imam Effendi menjadi Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto.Irjen Pol Hendro Pandowo kini menjabat sebagai Kapolda Bangka Belitung menggantikan Irjen Pol Tornagogo Sihombing.Irjen Pol Lotharia Latif yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Maluku digantikan Irjen Pol Eddy Sumitro. Selanjutnya jabatan Koorsahli diemban Irjen Pol Hadi Gunawan.Kapolda Jawa Tengah pun resmi berganti pimpinan dari Komjen Pol Ahmad Luthfi menjadi Irjen Pol Ribut Hari Prabowo. Ahmad Luthfi sebelumnya dimutasi penugasan luar struktur di Kementerian Perdagangan (Kemendag).Irjen Pol Daniel Adityajaya yang sebelumnya menjabat Kapolda Kalimantan Utara kini menjadi Kapolda Bali menggantikan Irjen Pol Ida Bagus Kade Putra Narenda. Jabatan Kapolda Kalimantan Utara digantikan oleh Irjen Pol Hary Sudwijanto.Terakhir ada Kapolda Bengkulu yang kini dipimpin oleh Irjen Pol Anwar menggantikan Irjen Pol Armed Wijaya. PNO-12 29 Jul 2024, 18:25 WIT
As SDM Kapolri Tegaskan Kuota Khusus dan Rekpro di Seleksi Pusat Taruna Akpol Dihapus Papuanewsonline.com, Jakarta - Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) Irjen Dedi Prasetyo menegaskan kuota khusus dan rekrutmen proaktif (rekpro) dalam seleksi tingkat pusat Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2024 dihapus. Irjen Dedi menjelaskan penghapusan ini untuk melahirkan taruna-taruna Akpol yang benar-benar mampu menjalani proses pendidikan dan pelatihan selama di Akpol."Tahun ini tidak dilakukan dikotomi lagi, atau friksi-friksi jalur rekpro, jalur reguler, jalur kuota khusus. Saya sampaikan dan saya tegaskan tidak ada lagi untuk tahun 2024. Semua berlaku egaliter, semua berlaku equal dan semua berlaku sederajat, sama semuanya," tegas Irjen Dedi saat memberi sambutan di Auditorium Cendikia, Akpol, Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (28/7/2024).Hal ini ditekankan Irjen Dedi berulang kali agar para taruna, orang tua dan jajaran SSDM Polri di tingkat polda memahami."Tidak ada yang 'saya rekpro, saya harus masuk', tidak ada. Tidak ada yang 'saya kuota khusus, saya harus masuk', tidak ada. 'Saya reguler, saya harus masuk' juga tidak ada. Semua berlaku egaliter, semua berlaku sama," Irjen Dedi menekankan.Penghapusan jalur kuota khusus dan rekpro di seleksi tingkat pusat Akpol, jelas Dedi, didasari masukan berbagai pihak, salah satunya Gubernur Akpol Irjen Krisno Halomoan Siregar."Kita terus melakukan evaluasi terhadap rekrutmen-rekrutmen yang dilakukan di tahun-tahun sebelumnya. Masukan dari Gubernur Akpol yang tiap saat berinteraksi dengan para taruna, masukan dari berbagai pihak baik internal maupun eksternal," ujar Irjen Dedi.Dia mengatakan hanya calon taruna terbaik yang akan masuk Akpol. Hal ini menjadi sebuah keharusan, sambung mantan Kapolda Kalimantan Tengah ini, karena ditemukan sejumlah kejadian taruna yang akhirnya tak bisa mengikuti proses pendidikan dan pelatihan dengan baik."Kita tidak mau lagi dilakukan rekrutmen dengan friksi-friksi seperti itu. Nanti ke depannya belum ikut pendidikan di Akpol, baru ikut pendidikan integrasi sudah sakit, sudah cedera dengan proses latihan. Bahkan mohon maaf, ada yang meninggal ketika proses pelatihan. 2024 Ini harus zero accident," pungkas Irjen Dedi. (PNO-12) 29 Jul 2024, 17:03 WIT
SSDM Polri Terima 325 Catar Akpol 2024 Papuanewsonline.com, Semarang - Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) Irjen Dedi Prasetyo mengatakan dari 490 calon taruna Akademi Kepolisian (catar Akpol) yang mengikuti seleksi di tingkat pusat sampai akhir, hanya 325 orang yang akan lulus terpilih. Sebanyak 325 catar yang lulus terpilih terdiri dari 284 calon taruna dan 41 calon taruni."Dari jumlah 490 sampai dengan tes akhir ini, tahun ini kita akan menerima 325 taruna dan taruni. Dari 325, 284 adalah taruna dan 41 adalah taruni," kata Irjen Dedi dalam sambutan saat pembukaan sidang akhir seleksi taruna Akpol tingkat pusat, Auditoriun Cendikia, Akpol, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (28/7/2024).Dedi mengatakan panitia melakukan perankingan dengan menggabungkan catar reguler, rekrutmen proaktif (rekpro) dan kuota. Kemudian panitia akan memilih catar dengan nilai yang paling tinggi dan sesuai kuota masing-masing polda."Yang menentukan kelulusan diri kalian sendiri, bukan orang lain. Kalian berjuang sendiri, kalian bisa mengukur kemampuan sendiri, dan kalian bisa melaporkan pada bapak dan ibu kalian. Ini hasil murni, jerih payah dan kerja keras para calon taruna dan taruni," tegas Irjen Dedi.Sebelumnya diberitakan sidang akhir seleksi tingkat pusat taruna Akademi Kepolisian (Akpol) dimulai pukul 15.00 WIB. Sidang dipimpin Irjen Dedi Prasetyo.Pantauan di lokasi, Auditorium Cendikia, Akpol, Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (28/7/2024) , Irjen Dedi tampak didampingi Ketua Harian Kompolnas Benny Mamoto dan Gubernur Akpol Irjen Krisno Halomoan Siregar memasuki auditorium. Ketiganya lalu duduk di muka auditorium."Rekrutmen tahun ini memang agak sedikit beda di banding tahun-tahun sebelumnya. Sebelumnya kita punya waktu 30 hari (proses seleksi) di tingkat pusat. Tahun ini kita hanya punya waktu 21 hari karena kegiatan di Polri padat," kata Irjen Dedi saat mengawali sambutan.Irjen Dedi lalu berterima kasih kepada seluruh panitia rekrutmen taruna Akpol baik di tingkat daerah maupun pusat karena dinilai telah bekerja keras menyelenggarakan proses seleksi yang objektif dan transparan. Ia mengatakan pihaknya terus melakukan evaluasi terhadap sistem seleksi."Kita selalu melakukan evaluasi terhadap terkait proses rekrutmen. Evaluasi menjadi acuan kami untuk membuat kebijakan," tutur dia.Sebelumnya diberitakan sidang akhir seleksi tingkat pusat taruna dan taruni Akpol 2024 digelar hari ini. Untuk diketahui jumlah taruna dan taruni yang menjalani sidang akhir ini sebanyak 490 orang.Mereka telah menjalani karantina selama 21 hari untuk serangkaian tes dan pemeriksaan mulai dari pemeriksaan administrasi, tes akademik, asesmen mental ideologi, pemeriksaan psikologi, penelusuran mental kepribadian. Kemudian juga uji kesamaptaan jasmani dan anthropometri, hingga pemeriksaan penampilan. (PNO-12) 29 Jul 2024, 14:57 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT