logo-website
Sabtu, 14 Feb 2026,  WIT

Dua Ambulans Puskesmas Nyaris Dibakar OTK Di Yahukimo, Warga Berjuang Selamatkan Fasilitas

Ketegangan menyelimuti kawasan Jalan Seradala KM 04, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, setelah dua unit ambulans milik Puskesmas Aplim hampir menjadi korban pembakaran oleh orang tak dikenal

Papuanewsonline.com - 14 Feb 2026, 21:44 WIT

Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal

Tampak ambulans milik Puskesmas Aplim yang hampir menjadi korban pembakaran oleh orang tak dikenal (OTK) pada Jumat (13/2/2026).

Papuanewsonline.com, Yahukimo – Ketegangan menyelimuti kawasan Jalan Seradala KM 04, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, setelah dua unit ambulans milik Puskesmas Aplim hampir menjadi korban pembakaran oleh orang tak dikenal (OTK) pada Jumat (13/2) malam sekitar pukul 21.05 WIT. Kejadian ini membuat warga sekitar bergegas berkumpul untuk menjaga fasilitas kesehatan yang menjadi satu-satunya akses layanan bagi masyarakat pedalaman.


Menurut keterangan saksi, Luter Matuan (40), seorang tokoh masyarakat lokal, dua pelaku datang membawa bahan bakar jenis solar dalam botol plastik berukuran 1.600 ml dan mengancam akan membakar gedung puskesmas beserta kendaraan ambulans.

Kedua pelaku sempat menyiramkan solar di sekitar ban belakang mobil ambulans jenis Triton putih dan Arena APV putih dengan nomor polisi PA 6434 Y.

"Jika puskesmas ini terbakar, masyarakat tidak punya tempat lagi untuk berobat," ujarnya dengan khawatir.

Warga kemudian berkumpul dan melakukan negosiasi untuk mencegah tindakan destruktif. Dalam upaya meredam situasi, salah satu warga memberikan uang sebesar Rp500.000 kepada pelaku, yang kemudian membatalkan aksi dan melarikan diri ke arah Jalan Seradala.

Pada Sabtu (14/2) pukul 09.25 WIT, personel Satreskrim Polres Yahukimo dibantu Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 yang dipimpin IPTU Muhammad Mirwan segera menuju lokasi kejadian.

Tim melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti berupa botol bekas berisi sisa solar dan rumput kering yang terkena bahan bakar. Meskipun jejak kaki tidak ditemukan, bukti siraman solar di sekitar kendaraan memperkuat dugaan percobaan pembakaran.

Kedua ambulans kemudian dikelola ke Rumah Sakit Umum Daerah Dekai untuk memastikan keamanan fasilitas layanan kesehatan. Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani menegaskan tidak akan mentolerir ancaman terhadap sarana publik.

 

Penulis: Jid

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE