BREAKING NEWS
Polri Raih Rekor MURI Penanaman Bawang Putih Serentak, Dorong Swasembada Nasional dalam Tiga Tahun
Pengusaha OAP Suarakan Hak Afirmasi, Bupati Mimika Janji Evaluasi Kebijakan
Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Sp3 Mimika, Polisi Selidiki Penyebabnya
Presiden Prabowo Ajukan Penjualan Eks-KRI Ki Hajar Dewantara kepada DPR RI
Australia Pererat Kemitraan di Jawa Timur Melalui Pendidikan dan Dialog Kebangsaan
Warga Distrik Agisiga Mengungsi Pascagerakan Pasukan, TPNPB-OPM Desak Investigasi dan Akses Wartawan
Bahlil Lahadalia: Seluruh Kader Golkar Wajib Dukung Penuh Kebijakan Pemerintah Prabowo-Gibran
Tanamkan Kebiasaan Hidup Sehat, Mahasiswa KKN UPGRIS Ajak Siswa MI Ibrohimiyyah Praktik Cuci Tangan
Menteri HAM Natalius Pigai: Rakyat Papua Bebas Tuntut Apapun kecuali Merdeka
Polsek Asologaima Ditembaki Saat HUT ke-81 RI, Polisi Temukan 10 Selongsong Peluru di Lokasi
Hadiri Malam Perdamaian Di Polres SBB, Kapolda Maluku: Jaga Kamtibmas
Kapolda maluku mengajak seluruh elemen masyarakat di kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) untuk saling menjaga, bahu membahu menciptakan kehidupan yang rukun dan damai.
Papuanewsonline.com - 18 Sep 2023, 12:42 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Seram - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif, mengajak seluruh elemen masyarakat di kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) untuk saling menjaga, bahu membahu menciptakan kehidupan yang rukun, damai dan saling menghormati sesama manusia.
Ajakan tersebut disampaikan Kapolda dalam sambutannya saat menghadiri acara malam persatuan yang digelar di halaman depan Polres SBB di Piru, Sabtu (16/9/2023). Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polda, Forkopimda SBB, tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat dan personel Polres SBB.
"Kita ketahui bahwa Indonesia merupakan negara yang multikultural, hal ini dapat kita lihat dari beragam suku, agama, dan budaya. Dengan hadirnya berbagai keragaman tersebut sudah sepatutnya kita saling menjaga, bahu membahu menciptakan kehidupan yang rukun, damai dan saling menghormati sesama manusia," ajak Kapolda.Orang nomor 1 Polda Maluku ini mengaku sangat menyangkan melihat adanya berbagai kejadian yang mengandung nilai intoleransi, berbau sara dan saling mojok memojok. Sebab, bangsa yang besar adalah bangsa yang mau menjunjung tinggi nilai toleransi.
"Saya mengajak kita semua untuk menanamkan diri kita masing-masing tentang sifat sang tokoh di zaman kerajaan Majapahit yaitu Mahapatih Gajah Mada. Dengan kecintaannya kepada negara dan dengan kerasnya mempersatukan Nusantara yang saat ini monumennya baru dibangun tepat di Mako Polres SBB," pintanya.
Kegiatan yang digelar ini, tambah Kapolda, merupakan ajang silaturahmi antara seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama berkomitmen menjaga situasi kamtibmas di wilayah Seram Bagian Barat. "Apalagi, tidak lama lagi kita akan menghadapi Pemilu serentak 2024. Mari kita bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, agar SBB dan secara umum Maluku, bisa aman, damai dan sejahtera," pungkasnya.
Untuk diketahui, sejumlah acara budaya lintas suku di Indonesia turut memeriahkan pelaksanaan malam persatuan tersebut. Diantaranya tari kecak dari Hindu, tari kolaborasi adat Buton, Maluku dan Jawa, nyanyian deen assalam, dance toleransi dari pemuda Katolik, paduan suara meddle Sulut, Batak, Maluku dan Papua dari personel Polres SBB, serta Kolaborasi rebana Masjid, terompet Gereja dan band. (PNO-12)
Komentar
Berita Lainnya