BREAKING NEWS
Presiden Prabowo Ajukan Penjualan Eks-KRI Ki Hajar Dewantara kepada DPR RI
Australia Pererat Kemitraan di Jawa Timur Melalui Pendidikan dan Dialog Kebangsaan
Warga Distrik Agisiga Mengungsi Pascagerakan Pasukan, TPNPB-OPM Desak Investigasi dan Akses Wartawan
Bahlil Lahadalia: Seluruh Kader Golkar Wajib Dukung Penuh Kebijakan Pemerintah Prabowo-Gibran
Tanamkan Kebiasaan Hidup Sehat, Mahasiswa KKN UPGRIS Ajak Siswa MI Ibrohimiyyah Praktik Cuci Tangan
Menteri HAM Natalius Pigai: Rakyat Papua Bebas Tuntut Apapun kecuali Merdeka
Polsek Asologaima Ditembaki Saat HUT ke-81 RI, Polisi Temukan 10 Selongsong Peluru di Lokasi
PGGM Mimika Gelar Pembentukan Karakter: Pemimpin Gereja Diajak Menjadi Teladan Hidup
Miris di Mimika: Ibu Tewas Ditembak, Anak Dilempar ke Jurang Saat Menolak Dibawa Kelompok Bersenjata
Amnesty International: Putusan MK Soal Penghinaan Presiden Belum Lindungi Kebebasan Berekspresi
Satgas Yonif 122/TS Pos Waris Temukan Narkoba Jenis Ganja Seberat 462 Gram Di Perbatasan RI-PNG
Penemuan tersebut bermula pada saat kegiatan patroli yang berlangsung ketika pemeriksaan Jalur Pelintasan yang dilaksanakan bagi masyarakat melintas/ melewati Gapura Lintas Batas RI-PNG.
Papuanewsonline.com - 15 Sep 2023, 16:18 WIT
Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal
Papuanewsonline.com, Keerom - Setelah rutin pelaksanaan Patroli Jalur Tikus (Jalur Tidak Resmi) Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Sektor Utara Yonif 122/TS, yang berada di bawah naungan Korem 172/PWY Pos Waris melaksanakan Patroli di sekitar Pos Lintas Batas Tradisional Waris menghubungkan ke Perbatasan RI - PNG berhasil temukan Narkoba jenis Ganja, Kp. Banda, Distrik Waris, Kab Keerom, Porvinsi Papua. Kamis kemain (15/09/2023).
Kegiatan Patroli Jalur Pelintasan dilaksanakan bagi masyarakat yang melintas/ melewati Gapura Lintas Batas RI - PNG dikarenakan perbatasan tersebut sering dilintasi oleh masyarakat baik dari PNG ke RI dan sebaliknya dari RI ke PNG dengan tujuan berkebun ataupun menjual hasil kebunnya dari PNG ke Indonesia tanpa ada identitas apapun.
Hal tersebut bermula pada saat berlangsung pemeriksaan dan dengan keberadaan kami di tempat tersebut ada 1 orang pemuda dari PNG (OTK) tidak berani turun jalan kaki bersama masyarakat lainnya ke depan Kantor Pos Lintas Batas Tradisional tempat kami melaksanakan pemeriksaan, pemuda tersebut hanya berdiri diam di seputaran Gapura Perbatasan, Adapun jarak tempat kami melaksanakan pemeriksaan di Kantor Pos Lintas Batas ke Gapura Perbatasan (Tempat berdiri OTK) kurang lebih 150 meter, Hal tersebut dikatakan Danpos Waris Letda Inf Hasan Basri.
Lanjutnya menerangkan, karena merasa curiga keberadaan pemuda tersebut tidak berani melintasi sedangkan masyarakat lain mereka melintasi pemeriksaan," melihat hal tersebut timbul kejanggalan, dan kami berinisiatif untuk mendatangi pemuda tersebut berjalan kaki mengarah Gapura Perbatasan dengan tujuan berkomunikasi/bertanya, namun pada saat kami baru jalan ke arah Gapura, Pemuda (OTK) tersebut langsung kabur meninggalkan Gapura Perbatasan dengan berlari masuk wilayah PNG, kamipun melaksanakan pengejaran tetapi dikarenakan sudah tidak masuk wilayah negara Indonesia, kami mengejar OTK hanya sampai batas Gapura Perbatasan saja"Terangnya.Setibanya di Gapura Perbatasan, kemudian Danpos memerintahkan anggota untuk melaksanakan pemeriksaan/pembersihan disekitar Gapura tempat pemuda tersebut berdiri untuk memastikan apa ada barang barang yang ditinggalkan OTK tersebut dikarenakan setiap masyarakat yang melintas Gapura Perbatasan dan Kantor Pos Lintas Batas Tradisional Waris selalu membawa barang bawaannya dengan tas, karung yang dijinjing atau di pikul di badan, sedangkan pemuda tersebut lari tidak membawa barang apapun.
Pada saat berlangsung pemeriksaan disekitar Gapura Perbatasan, anggota menemukan benda mencurigakan seperti karung beras warna kuning yg sudah kusam di sembunyikan atau tersamar di tumpukan rumput, kemudian anggota mengamankan karung dan dibuka untuk di cek isi dari karung tersebut dengan hasil terdapat bagian atas diisi dengan Daun ubi dan dibawahnya terdapat Ganja yang sudah di pelastik bentuk paketan berjumlah 9 bungkus.
Dikarenakan barang tersebut merupakan barang terlarang jenis Narkoba (Ganja), maka diamankan dibawa ke Pos Waris dan dilaporkan hasil penemuan ke Komando atas serta ditimbang jumlahnya sebesar 462 gram.Pelaksanaan Patroli Jalur Pelintasan selesai pada Pukul 17.15 WIT dalam keadaan aman dan selama melaksanakan Patroli serta personel dan materil aman dan lengkap. (PNO-12)
Komentar
Berita Lainnya