Ketua APA Mimika Kecewa, Minta Bupati Batalkan SK Pengangkatan Pejabat Non-OAP
Ketua Aliansi Pemuda Amungsa (APA), Helois M. Kemong, menyampaikan kekecewaan mendalam kepada Bupati Kabupaten Mimika terkait kebijakan pengangkatan pejabat yang dinilai tidak berpihak kepada Orang Asli Papua
Papuanewsonline.com - 11 Mar 2026, 22:11 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Mimika — Ketua Aliansi Pemuda Amungsa (APA), Helois M. Kemong, menyampaikan kekecewaan mendalam kepada Bupati Kabupaten Mimika terkait kebijakan pengangkatan pejabat yang dinilai tidak berpihak kepada Orang Asli Papua (OAP). Pernyataan tersebut disampaikan melalui rekaman video yang beredar pada Rabu (11/3/2026).
Dalam pernyataannya, Helois menilai kebijakan tersebut telah
mengangkat pihak yang bukan Orang Asli Papua, khususnya dari wilayah Amungme
dan Kamoro, untuk menduduki posisi strategis di daerahnya sendiri.
“Kami sangat kecewa terhadap kebijakan yang telah mengangkat
bukan Orang Asli Papua, khususnya dari wilayah Amungme dan Kamoro, untuk
menjadi tuan di atas negerinya sendiri,” tegasnya.
Ia juga meminta Bupati Mimika untuk segera menarik kembali
Surat Keputusan (SK) yang telah dikeluarkan serta membatalkan proses rolling
jabatan yang telah dilakukan.
Menurutnya, kebijakan tersebut seharusnya memperhatikan
amanat Undang-Undang Otonomi Khusus yang memberikan ruang prioritas bagi Orang
Asli Papua dalam pengisian jabatan di daerah.
“Saya juga menegaskan kepada Bapak Bupati agar amanah
Undang-Undang Otonomi Khusus benar-benar dijalankan sebagaimana mestinya,”
ujarnya.
Helois menegaskan, apabila tuntutan tersebut tidak segera
ditindaklanjuti, pihaknya akan mengambil langkah-langkah lanjutan di Pusat
Pemerintahan Kabupaten Mimika.
“Sekali lagi saya sampaikan kepada Bapak Bupati yang saya
hormati, kami sangat kecewa. Hari ini masyarakat Amungsa sedang merasakan
kesedihan atas keputusan tersebut,” pungkasnya.
Penulis: Bim
Editor: GF