Operasi Damai Cartenz 2025 Catat Puluhan KKB Ditangkap dan Senjata Disita
Satgas Operasi Damai Cartenz memaparkan capaian penegakan hukum dan pengamanan wilayah Papua selama tahun 2025, mulai dari penangkapan anggota KKB, penyitaan senjata api dan amunisi, hingga penanganan masif terhadap penyebaran hoaks dan konten provokatif
Papuanewsonline.com - 28 Des 2025, 17:42 WIT
Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal
Papuanewsonline.com, Mimika – Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz merilis laporan hasil penanganan gangguan keamanan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sepanjang tahun 2025. Dalam laporan tersebut, tercatat sebanyak 45 anggota KKB berhasil ditangkap, dengan 15 di antaranya tewas akibat melakukan perlawanan terhadap aparat keamanan.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Pol. Yusuf
Sutejo menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari operasi
gabungan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh TNI dan Polri di sejumlah
wilayah rawan. Penindakan dilakukan berdasarkan pemetaan jaringan dan
pergerakan kelompok bersenjata yang kerap melakukan aksi teror terhadap
masyarakat.
Dari total 45 anggota KKB yang diamankan, sebanyak 20 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Sementara itu, sisanya masih menjalani pemeriksaan dan pendalaman untuk mengungkap keterlibatan dalam jaringan dan aksi kriminal lainnya.
Selain penangkapan, aparat juga berhasil mengamankan berbagai barang bukti yang diduga kuat digunakan untuk mendukung aksi kekerasan. Barang bukti tersebut meliputi 29 pucuk senjata api, 4.194 butir amunisi, dua bahan peledak, 93 senjata tajam, serta 57 lembar dokumen yang berkaitan dengan aktivitas kelompok bersenjata.

Dalam aspek nonfisik, Satgas Damai Cartenz juga menaruh
perhatian besar pada perang informasi yang dilakukan oleh kelompok terafiliasi
KKB. Sepanjang 2025, aparat mengidentifikasi sedikitnya 44.171 tautan berita
hoaks dan konten provokatif yang beredar di ruang digital dan dinilai
berpotensi memicu keresahan masyarakat.
Upaya penindakan turut diperkuat dengan penguasaan wilayah.
Satgas bersama TNI berhasil menduduki 14 lokasi yang diduga menjadi markas atau
basis pergerakan KKB, sebagai bagian dari strategi menekan ruang gerak kelompok
tersebut dan memutus jalur logistiknya.
Yusuf menegaskan bahwa tantangan utama ke depan tidak hanya
bersifat fisik, tetapi juga berupa provokasi dan disinformasi di media sosial
yang kerap menyudutkan aparat keamanan. Oleh karena itu, sinergi antara TNI dan
Polri terus diperkuat untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban
masyarakat.
Satgas Operasi Damai Cartenz memastikan komitmen untuk terus
melaksanakan penegakan hukum secara terukur, profesional, dan berkelanjutan
demi menciptakan rasa aman bagi seluruh masyarakat Papua sepanjang tahun-tahun
mendatang.
Penulis: Jid
Editor: GF