logo-website
Selasa, 18 Jun 2024,  WIT

Pasca Operasi, Keluarga Korban Panah di Langgur Ucap Terima kasih Kepada Kapolda Maluku

Ucapan terimakasih ini disampaikan Emanuel Rahabav, mewakili seluruh keluarga besar Rahabav, di Kota Ambon

Papuanewsonline.com - 25 Mei 2024, 15:40 WIT

Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal

Papuanewsonline.com, Ambon

- Keluarga Rahabav, di Ohoi Marfun, Kecamatan Kei Kecil Timur, Kabupaten Maluku Tenggara mengucapkan terimakasih kepada Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs Lotharia Latif, bersama jajaran atas respon cepat dalam memberikan pelayanan medis  kepada korban Sesilius Gino Rahabav ( 16 thn ), selama mendapat perawatan medis  di RS. Bhayangkara Polda  Maluku  di Kota Ambon.

Ucapan terimakasih ini disampaikan Emanuel Rahabav, mewakili seluruh keluarga besar Rahabav, di Kota Ambon, Sabtu ( 25/5/2024).

"Saya atas nama keluarga, menyampaikan  banyak terimakasih kepada Bapak Kapolda Maluku beserta jajarannya, atas respon cepat dalam menyelamatkan anak kami Sesilius Gino Rahabav di RS. Bhayangkara Ambon, " Ungkapnya.

Kata Emanuel, pihak keluarga besar Rahabav, tidak dapat membalas budi baik Kapolda Maluku beserta jajarannya yang sudah memberikan pelayanan terbaik.

"Sebagai manusia biasa, kami keluarga besar mendoakan, semoga kebaikan Bapak Kapolda Maluku, akan dibalas Tuhan Yang Maha Esa, " Salutnya.

Menyoal pelayanan RS. Bhayangkara Polda Maluku di Kota Ambon, sejak pasien dijemput dengan mobil ambulance di Bandara Pattimura dan tindakan medis para dokter setempat yang bergerak cepat melakukan operasi pencabutan panah wayer yang tertancap pada perut korban, Emanuel Rahabav mengakui dirinya sangat bersyukur atas  pelayanan yang diberikan para dokter dan perawat di RS. Bhayangkara Polda  Maluku, karena telah memberikan pelayanan terbaik dalam menyelamatkan anak kami.

Rahabav menilai RS. Bhayangkara Polda Maluku adalah salah satu  rumah sakit terbaik di Kota Ambon, Maluku, buktinya pelayanan para dokter dan perawat dalam melayani pasien bersama keluarga sangat cepat serta memuaskan.

"Kami sangat puas dengan pelayanan terbaik yang diberikan RS. Bhayangkara Polda Maluku. Untuk itu sekali lagi, kami ucapkan penghargaan tinggi dan terimakasih kepada para dokter serta perawat RS. Bhayangkara Polda Maluku, " Jelasnya.

Emanuel juga menyampaikan terimakasih kepada  Kabid Dokkes Polda Maluku, Kombes Pol Bambang yang hadir secara langsung  di RS. Bhayangkara Polda Maluku, untuk melihat langsung kondisi pasien sebelum menjalani operasi saat tiba dari Langgur.

"Terimakasih atas Kunjungan Bapak Kabid Dokkes Polda Maluku yang terjun langsung melihat anak kami   di RS. Bhayangkara Ambon, ini merupakan satu kehormatan besar bagi kami keluarga,  semoga Kabid Dokkes Polda Maluku beserta jajaranya di RS. Bhayangkara akan selalu diberkati Tuhan Yang Maha Kuasa," Ucapnya.

Selain itu dirinya juga berharap Polda Maluku dan Polres Maluku Tenggara mempercepat  proses penegakan hukum atas musibah yang menimpa korban Sesilius Giino Rahabav di Langgur minggu kemarin.

"Kami keluarga menyerahkan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada polisi. Kami harap para pelaku tindak pidana kriminal ini harus segera diusut dan ditangkap pihak kepolisian, " Harap Rahabav.

Untuk diketahui, berdasarkan kronologis kasus yang diterima, korban Sesilius Rahabav (16 ), pada Sabtu ( 18 /5/2024),malam pulang berbelanja di tokoh 1 X 24 jam di Langgur bersama rekannya, diikuti dua orang yang mengendarai sepeda motor.

Ketika pulang, dua orang tadi, membuntuti dari belakang, lalu salah satunya mengeluarkan alat tajam panah wayer, memanah korban dari jarak dekat dan mengenai tepat di bagian perut korban.

Korban terjatuh dari atas motor miliknya, sedangkan dua orang yang diduga sebagai pelaku melarikan diri.

Korban kemudian diantar untuk memperoleh perawatan medis di UGD RSUD Karel Sadsuitubun Langgur. Namun Dokter Ahli di RSUD Karel Sadsuitubun Langgur tidak berani melakukan operasi dengan alasan keterbatasan peralatan medis, sehingga awalnya  korban dirujuk dokter ke Makasar, namun  atas  saran dari Kapolda Maluku, korban dirujuk ke RS. Bhayangkara di Ambon.

Pasca tiba di RS. Bhayangkara Polda Maluku di Kota Ambon, Senin ( 20/5/2024), pasien rujukan ini mendapat pelayanan cepat, sekitar pukul 20.00 WIT, langsung naik meja operasi.

Sekitar tujuh dokter ahli RS. Bhayangkara Polda Maluku melaksanakan operasi pencabutan panah wayer yang tertancap di perut korban dan berjalan lancar.

Hanya butuh waktu sekitar dua puluh menit, para dokter RS Bhayangkara Polda Maluku berhasil mengeluarkan panah wayer dari tubuh korban.

Mendapat perawatan dan pelayanan medis intensif selama lima hari di RS. Bhayangkara, akhirnya dokter menyatakan pasien sembuh, sehingga pada Jumat ( 24 /5/2024) pukul 14.30 WIT, pasien Sesilius Rahabav keluar dari RS.Bhayangkara Polda Maluku.(By Tim)

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE