Pelaksanaan Proyek Timbunan Jalan 19 Miliar di Timika, Diduga Tidak Sesuai Dengan Kontrak Kerja
Paket proyek gemuk ini teridentifikasi dikerjakan oleh pengusaha tajir atas nama Rudy Aheng atau sering disapa Bos Rudy, yang berdomisili di Jalan Budi Utomo, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah
Papuanewsonline.com - 30 Jan 2026, 11:58 WIT
Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal
Papuanews online com, Timika-
Mega Proyek Timbunan jalan Acces Control untuk pengendali banjir di dekat arah bandara Mozes Kilangin diduga. bermasalah, karena material maupun fisik pekerjaan tidak sesuai dengan kontrak kerja.
Paket proyek gemuk ini teridentifikasi dikerjakan oleh pengusaha tajir atas nama Rudy Aheng atau sering disapa Bos Rudy, yang berdomisili di Jalan Budi Utomo, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.
" Iya benar, yang kerjakan proyek itu Bos Rudy Aheng," ucap Warga saat ditemui pada lokasi pekerjaan di Timika, Jumat (30/1/2026).
Informasi yang diterima diketahui bahwa dalam pelaksanaan proyek timbunan Mega proyek ini diduga kuat dikerjakan asal-asalan karena tidak sesuai dengan RAB yang tercantum di dalam kontrak.

Material yang digunakan sesuai kontrak seharusnya menggunakan tanah dari lokasi 32, namun yang digunakan kontraktor malah tanah timbunan dari dalam kota, sehingga Konstruksi pekerjaan tidak berkualitas.
terlihat ada beberapa bahu jalan yang memiliki selisi ketebalan timbunan yang tidak rata, pemadatan juga tidak terstruktur dengan baik.
Dari laman LPSE Kabupaten Mimika diketahui bahwa paket proyek ini bersumber dari APBD Kabupaten Mimika Tahun 2025 dengan nama tender Penimbunan Jalan Acces Control ke Arah Kolam Pengendali Banjir melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika dengan nilai pagu Rp 19.000.000.000, Nilai HPS Rp. 18.999.000.000, Mega Proyek ini dikerjakan oleh PT.Sukamaju yang beralamat di Jln Budi Utomo Kamp.Inauga Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.
Dalam paket ini Konsultan Pengawas dimenangkan oleh CV.Wira Kamil Konsultan beralamat di Jln Cumi-Cumi Lr.1b No.32 C- Makasar, Sulawesi Selatan, dengan nilai Pagu Rp.570.000.000 dan nilai HPS Rp.560.800.000.

Pekerjaan berlokasi pada sisi selatan Bandara Mozes Kilangin Mimika, dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) atas nama Elcardobes Sapakoly.ST.MSi.
Hingga berita ini dipublikasikan belum ada keterangan dari para pihak yang bertanggungjawab dalam pelaksanaan Mega proyek tersebut.
Penulis: Hendrik
Editor : GF