logo-website
Minggu, 21 Jun 2026,  WIT

Pemkot Ambon dan Kedubes Belanda Siapkan Nobar Belanda vs Swedia Piala Dunia 2026

Pemerintah Kota Ambon berkolaborasi dengan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda menyiapkan acara nonton bareng pertandingan Timnas Belanda kontra Swedia pada Piala Dunia 2026

Papuanewsonline.com - 20 Jun 2026, 18:41 WIT

Papuanewsonline.com/ Olahraga

Pemkot Kota Ambon saat bertemu dengan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Ambon, Rabu (17/6/2026).

Papuanewsonline.com, Ambon – Pemerintah Kota Ambon berkolaborasi dengan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda menyiapkan acara nonton bareng pertandingan Timnas Belanda kontra Swedia pada Piala Dunia 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21 Juni 2026.


Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Ambon, Richard Luhukay, menyampaikan hal itu kepada wartawan di Ambon, Rabu (17/6/2026). Menurutnya, koordinasi intensif terus dilakukan bersama Konsulat Kehormatan Kerajaan Belanda serta lintas instansi agar pelaksanaan kegiatan berjalan optimal.

Richard menjelaskan, agenda nobar ini dirancang lebih dari sekadar menayangkan pertandingan. Pemerintah ingin menghadirkan ruang kebersamaan bagi warga untuk mempererat silaturahmi dalam nuansa sportivitas yang sehat.

"Kami ingin memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung tertib, aman, dan nyaman. Karena itu persiapan dibahas secara detail bersama Konsulat Kehormatan Belanda dan perangkat daerah terkait," kata Richard.

Pembahasan teknis kegiatan telah dilakukan melalui rapat koordinasi di Kantor Konsulat Kehormatan Kerajaan Belanda di Ambon. Rapat tersebut melibatkan perwakilan TVRI, RRI, Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Pemerintah Kota Ambon, serta sejumlah organisasi perangkat daerah.


Richard menilai antusiasme masyarakat Ambon terhadap Piala Dunia, khususnya dukungan untuk Timnas Belanda, selalu tinggi. Hal ini dipengaruhi kuatnya ikatan historis dan emosional warga Maluku dengan Belanda.

Lebih lanjut, Richard mengatakan Duta Besar Belanda untuk Indonesia dijadwalkan turut hadir dalam acara tersebut. Kehadiran Dubes dinilai menjadi bentuk dukungan diplomatik sekaligus apresiasi terhadap semangat kebersamaan warga Ambon.

Dalam rapat, sejumlah aspek menjadi fokus utama pembahasan. Mulai dari pengamanan oleh aparat kepolisian, pengaturan lalu lintas, strategi publikasi, hingga penyiapan sarana dan prasarana pendukung bagi ribuan penonton yang diperkirakan hadir.

"Pemerintah mengajak masyarakat datang dengan semangat positif. Mendukung tim kesayangan boleh, tetapi tetap hormati pilihan orang lain. Perbedaan dukungan dalam olahraga itu wajar. Yang harus kita jaga bersama adalah persaudaraan dan persatuan," pesan Richard menutup pernyataannya.

Pemkot Ambon menargetkan kegiatan ini menjadi contoh penyelenggaraan acara publik berskala besar yang kondusif, tertib, dan mencerminkan nilai kebersamaan masyarakat Maluku.

 

Penulis: Hendrik

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE