logo-website
Rabu, 12 Agu 2026,  WIT

Pengurus Cabang Perempuan Bangsa Mimika Mulai Dibentuk, Yustina Kwalik Terpilih Aklamasi

Pengurus Cabang Perempuan Bangsa Kabupaten Mimika periode 2026–2031 mulai dibentuk melalui rapat konsolidasi dan silaturahmi yang berlangsung di Sekretariat DPC PKB Kabupaten Mimika, Jalan Poros Charitas SP 2, Timika, Selasa (11/8/2026).

Papuanewsonline.com - 12 Agu 2026, 20:50 WIT

Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan

Dokumentasi

Papuanewsonline.com, Mimika — Pengurus Cabang Perempuan Bangsa Kabupaten Mimika periode 2026–2031 mulai dibentuk melalui rapat konsolidasi dan silaturahmi yang berlangsung di Sekretariat DPC PKB Kabupaten Mimika, Jalan Poros Charitas SP 2, Timika, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan tersebut difasilitasi DPC PKB Kabupaten Mimika dan dihadiri jajaran Pengurus Wilayah Perempuan Bangsa Provinsi Papua Tengah, di antaranya Ketua Umum Yuliana Amisim, SE., Sekretaris Umum Windy Kalbi, SE., serta Bendahara Umum Hj. Munira.

Dari DPC PKB Kabupaten Mimika hadir Ketua Dewan Tanfidz Hj. Peggi Patrisia Pattipi dan Sekretaris DPC PKB Kabupaten Mimika Syarif Lacoro, S.Kom.

Salah satu agenda utama dalam pertemuan tersebut yakni pembentukan Pengurus Cabang Perempuan Bangsa Kabupaten Mimika. Dalam forum itu, Yustina Kwalik terpilih secara aklamasi sebagai Ketua sekaligus Pimpinan Formatur untuk menyusun komposisi kepengurusan periode 2026–2031.

Terpilihnya Yustina diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun organisasi perempuan yang kuat, terbuka, inklusif, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Sebagai Ketua sekaligus Pimpinan Formatur, Yustina berkomitmen menyusun kepengurusan yang dapat merepresentasikan semangat perjuangan perempuan di Kabupaten Mimika.

Perempuan Harus Menjadi Penggerak Pembangunan

Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Kabupaten Mimika, Hj. Peggi Patrisia Pattipi, mengatakan pembentukan Perempuan Bangsa memiliki arti strategis dalam memperkuat keterlibatan perempuan dalam pembangunan.

Menurutnya, perempuan tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus tampil sebagai pelaku sekaligus penggerak perubahan.

“Perempuan Bangsa Kabupaten Mimika akan menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran strategis perempuan sebagai pilar utama penggerak kemajuan,” ujarnya.

Peggi mengatakan ruang perjuangan perempuan harus hadir dalam berbagai bidang, mulai dari sosial, ekonomi, pendidikan, pemberdayaan masyarakat hingga politik.

Perhatian juga perlu diberikan kepada mama-mama Papua agar semakin maju, kreatif, mandiri dan memiliki daya saing dalam mengembangkan potensi ekonomi keluarga maupun usaha masyarakat.

Ia berharap Perempuan Bangsa dapat menjadi ruang bersama bagi perempuan untuk berkarya, menyampaikan gagasan dan mengambil peran dalam pembangunan Kabupaten Mimika dan Papua Tengah.

Delapan Kabupaten Ditargetkan Segera Terbentuk

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Wilayah Perempuan Bangsa Provinsi Papua Tengah, Yuliana Amisim, SE., mengapresiasi proses awal pembentukan kepengurusan di Kabupaten Mimika.

Yuliana berharap kepengurusan Perempuan Bangsa di delapan kabupaten di Provinsi Papua Tengah dapat segera terbentuk sehingga pelantikan dapat dilakukan secara bersama-sama sesuai agenda yang akan direncanakan.

“Kita bersama-sama mengemban amanah ini dengan penuh dedikasi dan menghadirkan kebermanfaatan nyata bagi perempuan-perempuan Papua masa kini serta masyarakat secara luas,” katanya.

Ia menegaskan Perempuan Bangsa harus menjadi ruang perjuangan bersama untuk mendorong perempuan Papua dan perempuan Indonesia agar semakin mandiri, bermartabat dan memiliki daya saing di era digital.

Dorong Perempuan Papua Berani Berkarya

Pembentukan Pengurus Cabang Perempuan Bangsa Kabupaten Mimika juga diharapkan membuka ruang lebih luas bagi perempuan Papua untuk terlibat dalam organisasi dan pembangunan.

Perempuan Bangsa Mimika nantinya diharapkan menjadi wadah bagi perempuan dari berbagai latar belakang untuk belajar, berdiskusi, berkarya, membangun jejaring dan saling menguatkan.

Program organisasi juga diarahkan menyentuh kebutuhan nyata perempuan dan masyarakat, khususnya pemberdayaan ekonomi, pendidikan, sosial, peningkatan kapasitas perempuan, pengembangan UMKM, digitalisasi usaha, perlindungan perempuan dan anak, serta peningkatan partisipasi perempuan dalam pembangunan dan politik.

Dengan terbentuknya kepengurusan tersebut, Perempuan Bangsa Mimika diharapkan tidak sekadar menjadi struktur organisasi, tetapi menjadi bagian dari gerakan bersama untuk menghadirkan perubahan.

Semangat yang dibangun yakni “Perempuan Bangsa, Bergerak Bersama, Berdaya Bersama.”


Penulis: Bim

Editor: OF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE