logo-website
Rabu, 11 Feb 2026,  WIT

Presiden Prabowo Terima Laporan KEPP OKP, Paparkan Peta Jalan Pembangunan Papua

Arah kerja, agenda strategis, dan roadmap lima tahun percepatan Otonomi Khusus Papua dipaparkan langsung kepada Presiden sebagai fondasi pembangunan ekonomi, sosial, dan geopolitik Tanah Papua

Papuanewsonline.com - 17 Des 2025, 17:51 WIT

Papuanewsonline.com/ Ekonomi

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan arahan saat menerima laporan Ketua KEPP OKP di Istana Negara, Jakarta, Selasa (16/12/2025)

Papuanewsonline.com, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menerima laporan resmi dari Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (KEPP OKP), Velix Wanggai, di Istana Negara, Selasa (16/12/2025). Pertemuan tersebut membahas arah kerja kelembagaan, agenda strategis, serta peta jalan percepatan pembangunan Papua secara terstruktur dan berkelanjutan.


Dalam laporannya, Velix menekankan pentingnya kolaborasi intensif antara pemerintah pusat, KEPP OKP, dan seluruh kepala daerah di Tanah Papua. Koordinasi tersebut disebut telah dibangun secara konsisten melalui komunikasi formal maupun informal untuk memastikan kebijakan pembangunan berjalan selaras dan responsif terhadap kebutuhan daerah.

Ia juga menegaskan bahwa Papua tidak dapat terus dilihat semata dari sudut pandang ketertinggalan. Papua diposisikan sebagai wilayah strategis yang memiliki peran penting dalam masa depan ekonomi nasional, ketahanan energi, ketahanan pangan, serta posisi Indonesia di kawasan Pasifik dalam konteks geopolitik dan geoekonomi.

KEPP OKP memaparkan sejumlah agenda prioritas yang menjadi fokus kerja ke depan. Agenda pertama adalah penguatan program quick wins yang berakar pada budaya dan karakter lokal melalui konsep “asta cita rasa Papua”, yang dirancang untuk mendorong pembangunan berbasis kearifan lokal.

Salah satu program konkret yang disiapkan adalah pembangunan 2.572 Sekolah Penggerak Pertanian Gizi (SPPG). Program ini dirancang melibatkan peran gereja sebagai simpul sosial, dengan tujuan memperkuat ekonomi jemaat, kampung, serta mendorong sirkulasi ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Agenda berikutnya diarahkan pada penguatan perlindungan sosial yang berpihak kepada orang asli Papua. Program ini mencakup bantuan langsung tunai, perluasan cakupan BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan secara universal, serta penguatan jaminan sosial sebagai fondasi kesejahteraan masyarakat.

Selain aspek sosial, KEPP OKP juga mendorong penguatan ekonomi lokal melalui penetapan satu produk unggulan di setiap kabupaten dan kota. Upaya ini dipadukan dengan pembentukan kawasan ekonomi strategis baru di Biak, Pegunungan Bintang, Merauke, dan Kaimana, guna membuka ruang investasi dan pertumbuhan ekonomi kawasan.

Velix turut memaparkan peta jalan pembangunan lima tahun yang disusun secara bertahap. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diposisikan sebagai fondasi awal, diikuti penguatan investasi lokal pada 2027, penyempurnaan sistem perlindungan sosial pada 2028, serta konsolidasi kebijakan menjelang tahun politik 2029.

Paparan tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan percepatan pembangunan Papua berjalan terarah, inklusif, dan berdampak langsung bagi masyarakat, dengan menjadikan Otonomi Khusus sebagai instrumen strategis pembangunan jangka panjang.


Penulis: Jidan 

Editor: GF

 

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE