Rafael Taorekeyau Terpilih Secara Ilegal, Carateker KNPI Arden Temorubun Pesanan Karena Kader PDIP
Pemuda Serukan Kejari Mimika Periksa Dana Ratusan Juta Musda KNPI, Beredar Kabar Dana Musda 500 Juta
Papuanewsonline.com - 03 Jul 2026, 13:58 WIT
Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal
Papuanewsonline.com, Timika- Carateker Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Mimika Arden Temorubun benar-benar buat semua OKP dan Cipayung di Kabupaten Mimika naik darah.
Arden Temorubun yang juga kader Partai PDIP Kabupaten Mimika ini akhirnya melakukan blunder fatal dengan mendiskualifikasi semua bakal calon ketua KNPI Mimika, dan tanpa sepengetahun OKP dan Cipayung menetapkan Calonya yakni Rafael Taorekeyau terpilih secara aklamasi.
Atas dasar ini banyak OKP dan Cipayung di Kabupaten Mimika menilai Arden Temorubun sebagai kader PDIP merangkap bendahara Kampung Nawaripi sebagai Carateker KNPI ini, merupakan pesanan Bupati Mimika Johanes Rettob untuk memenangkan Rafael Taorekeyau sebagai ketua KNPI Mimika secara ilegal.
Ketua Aliansi Pemuda Amungme (APA) Hellois Kemong mengaku Sangat Kecewa Terhadap
Kepemimpinan Carateker KNPI Kabupaten Mimika Arden Temorubun.
" Harga diri pemuda di Kabupaten Mimika sudah diinjak-injak oleh Arden Temorubun sebagai Carateker KNPI," ujar Kemong melalui keterangan tertulis yang diterima Media Papuanewsonline.com, Jumat (3/6/2026).
Kemong mengatakan Sebagai Tokoh Mudah Amungme di Kabulaten Mimika berharap agar Pihak KNPI Provinsi Papua Tengah, dan Ketua Umum KNPI Riano Panjaitan untuk tidak mengakomodir hasil musda di Kabupaten Mimika, karena tidak sesuai konstitusi dan AD/ART KNPI.
" Penentuan harus demokratis, sehingga Kami Pemuda Mimika Harus Segera Menentukan Siapa Pilihan yang Terbaik sebagai nahkoa KNPI Mimika, bukan dengan cara Carateker lari dari ruang sidang dan menentukan sendiri calon terpilih," Tegasnya.
Kata Dia, Caateker KNPI Mimika Arden Temorubun merupakan perusak reputasi pemuda di Kabupaten Mimika.
" Arden Temorubun ini sosok kader PDIP yang merusak Reputasi Pemuda di kabupaten Mimika," Pungkasnya.
Hingga berita ini dipublikasikan para pihak yang turut disebutkan dalam pemberitaan belum dikonfirmasi, dari Redaksi akan terus berupaya untuk melakukan konfirmasi agar perimbangan berita.
Penulis: Hendrik
Editor. : Gf