TNI–Polri Perkuat Sinergi Pulihkan Stabilitas Pasca Aksi Demonstrasi
Brigjen Pol Trunoyudo: Kehadiran Aparat Adalah Bentuk Nyata Negara Hadir untuk Melindungi Rakyat
Papuanewsonline.com - 05 Sep 2025, 22:26 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan komitmennya dalam memperkuat sinergi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk menjaga stabilitas keamanan pasca aksi demonstrasi yang sempat mewarnai sejumlah wilayah di Indonesia. Pesan penting ini disampaikan oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., dalam konferensi pers di Balai Wartawan Puspen TNI, Mabes TNI, pada Jumat (5/9).
Dalam kesempatan tersebut, turut
hadir Karoprovos Divpropam Polri, Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak, yang
mendampingi jalannya konferensi. Kegiatan ini menunjukkan kekompakan TNI–Polri
sebagai garda terdepan dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.
Brigjen Pol Trunoyudo menegaskan bahwa kerja sama antara TNI dan Polri tidak sebatas jargon, melainkan diwujudkan melalui langkah nyata di lapangan. Salah satunya adalah patroli gabungan berskala besar, yang dilaksanakan di titik-titik strategis untuk memulihkan situasi serta memastikan masyarakat kembali merasa aman.

“Ini adalah wujud kehadiran
negara. TNI dan Polri hadir bersama, berdiri di tengah-tengah masyarakat, untuk
memberikan rasa aman dan nyaman. Atas perintah Bapak Presiden, kami
berkonsentrasi penuh pada pemulihan keamanan secara cepat dan terukur,” tegasnya.
Selain aspek keamanan fisik,
Polri juga menekankan pentingnya literasi informasi di tengah derasnya arus
berita. Brigjen Pol Trunoyudo mengimbau masyarakat agar lebih bijak menyikapi
berbagai isu yang beredar, khususnya di media sosial.
“Teman-teman media adalah saluran utama informasi yang kredibel. Kami berharap publik tidak mudah terprovokasi dan selalu mengedepankan klarifikasi serta konfirmasi sebelum mempercayai suatu informasi,” jelasnya.

Dalam menangani dinamika pasca
demonstrasi, Polri menekankan penggunaan pendekatan preventif, preemtif,
persuasif, hingga penindakan bila diperlukan. Proses penegakan hukum pun
dijalankan dengan prinsip transparansi dan profesionalitas melalui gelar
perkara yang objektif dan terukur.
Brigjen Pol Trunoyudo
menambahkan, Polri tetap berkomitmen menjadi organisasi modern yang terbuka
terhadap kritik dan saran dari masyarakat.
“Polri adalah milik rakyat. Kami
tidak anti kritik. Justru, masukan dari masyarakat adalah bahan evaluasi agar
kami semakin baik. Namun, tentu aspirasi harus disampaikan dalam koridor hukum
yang berlaku,” ujarnya.
Menutup keterangannya, Trunoyudo
mengajak seluruh elemen bangsa—mulai dari tokoh masyarakat, akademisi,
jurnalis, hingga generasi muda—untuk bersatu menjaga kondusivitas. Menurutnya,
keamanan bukan hanya tugas aparat, melainkan juga tanggung jawab bersama.
“Indonesia adalah rumah kita semua. Mari kita jaga bersama dengan semangat persatuan, tidak mudah terprovokasi, dan selalu mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya,” pungkasnya.(GF)