logo-website
Minggu, 28 Jun 2026,  WIT

TPNPB Klaim Serangan Drone, Bom dan RPG Terjadi di Intan Jaya

TPNPB mengklaim terjadi operasi militer dan serangan di Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Jumat 26 Juni 2026.

Papuanewsonline.com - 28 Jun 2026, 16:14 WIT

Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan

Operasi militer dan serangan di Distrik Agisiga

Papuanewsonline.com, Mimika – Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB-OPM mengeluarkan Siaran Pers pada Sabtu, 27 Juni 2026. Melalui Juru Bicara Sebby Sambom, TPNPB mengklaim terjadi operasi militer dan serangan di Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Jumat 26 Juni 2026.

Klaim Serangan Drone dan Bom 

Menurut rilis, aparat militer Indonesia melakukan operasi udara menggunakan drone di Distrik Agisiga sejak pukul 09.00 WIT hingga malam. TPNPB mengklaim serangan bom terjadi di Kampung Unggau, Uyamuligo, dan Dibuga sekitar pukul 16.00-18.00. "Akibatnya warga sipil mengungsi sejak sore hingga malam hari," tulis rilis. TPNPB menyebut ledakan menghancurkan pemukiman warga.

Klaim Serangan Susulan dan RPG 

TPNPB juga mengklaim ada "serangan susulan di Kampung Tausiga sekitar jam 21.42" yang merusak pemukiman. Di Kampung Soali dan Danggoa, TPNPB mengklaim aparat melakukan serangan RPG sejak pukul 17.00 hingga 18.25. Rilis menyebut ledakan terdengar hingga pusat Kota Sugapa.

Klaim Operasi di Hitadipa dan Desakan TPNPB 

TPNPB mengklaim "di Distrik Hitadipa sekitar pukul 15.00 aparat melakukan operasi udara dan darat hingga warga ketakutan". Dalam rilis, TPNPB mendesak aparat menghentikan operasi militer dan serangan bom drone di Intan Jaya, serta mendesak Pemerintah menghentikan penangkapan warga sipil.

 

Penulis: Hendrik

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE