logo-website
Selasa, 10 Mar 2026,  WIT

TPNPB Klaim Tumbangkan Satu Personel Militer dalam Kontak Senjata di Tambrauw

Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB menyatakan menerima laporan dari Komandan Operasi KODAP XXXIII Ru Mana Tambrauw terkait kontak senjata dengan aparat TNI-Polri di wilayah Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya, yang diklaim menewaskan satu anggota milite

Papuanewsonline.com - 10 Mar 2026, 11:41 WIT

Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal

Personel Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) di wilayah pegunungan Papua Barat Daya.

Papuanewsonline.com, Tambrauw – Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB pada Senin (9/3/2026) menyatakan telah menerima laporan dari Komandan Operasi KODAP XXXIII Ru Mana Tambrauw, Mayor Marthen Faan, mengenai terjadinya kontak senjata dengan aparat TNI-POLRI di wilayah Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya.


Insiden tersebut dilaporkan terjadi pada Minggu, 8 Maret 2026 sekitar pukul 19.00 WIT. Lokasi peristiwa disebut berada di antara Kampung Banfot, Distrik Feef dan Kampung Jukbi, Distrik Bamus Bama.

Dalam laporan yang disampaikan kepada Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB, disebutkan bahwa satu anggota militer Kolonial Indonesia dilaporkan tewas dalam peristiwa kontak senjata tersebut.

TPNPB menyatakan bahwa operasi bersenjata tersebut dilakukan oleh pasukan KODAP XXXIII Ru Mana Tambrauw dari Batalyon Sawok yang berada di wilayah tersebut.

Melalui pernyataan resminya, pihak TPNPB juga menegaskan bahwa mereka bertanggung jawab atas kejadian kontak senjata yang terjadi di wilayah Kabupaten Tambrauw tersebut.

Peristiwa ini disebut sebagai bagian dari aktivitas operasi bersenjata yang dilakukan oleh pasukan mereka di wilayah Papua Barat Daya.

Dalam keterangannya, pihak TPNPB juga mengeluarkan imbauan kepada masyarakat sipil agar tetap berhati-hati terhadap potensi konflik yang dapat terjadi di wilayah tersebut.

"TPNPB mengimbau masyarakat sipil, baik orang asli Papua maupun pendatang, agar berhati-hati dan menjauh dari wilayah yang berpotensi menjadi lokasi konflik bersenjata," demikian pernyataan TPNPB yang disampaikan oleh juru bicara organisasi tersebut.

Hingga laporan ini disampaikan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak TNI maupun Polri terkait klaim yang disampaikan oleh TPNPB mengenai insiden kontak senjata tersebut.

 

Penulis: Hendrik

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE